CSR Lingkungan – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Mon, 23 Feb 2026 04:59:38 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Kontribusi Nyata Astra Agro: Masyarakat Berdaya, Masa Depan Terbina https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/#respond Thu, 05 Feb 2026 07:15:13 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22058 PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) bersama anak usahanya di Sulawesi senantiasa memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal. Seluruh program dirancang melalui pemetaan sosial serta dialog aktif dengan pemerintah desa dan masyarakat, guna memastikan manfaat yang relevan dan berkelanjutan.

Berpijak pada empat pilar tanggung jawab sosial yakni —pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, Astra Agro memiliki tekad untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan komunitas. Melalui inisiasi tersebut, perusahaan berusaha selalu meningkatkan kualitas hidup, keterampilan, dan kemandirian masyarakat, sekaligus menjaga pelestarian alam dan menciptakan nilai tambah ekonomi. 

Di bidang pendidikan, Astra Agro memberikan dukungan nyata melalui beasiswa, insentif bagi guru honorer, serta penyediaan sarana pendukung kegiatan belajar. Hingga kuartal ketiga 2025, dukungan tersebut menjangkau 13 sekolah per September 2025, sekaligus mendorong pengembangan karakter dan prestasi siswa melalui kegiatan non-akademik. Upaya ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda desa yang lebih percaya diri dan berdaya saing.

Pada saat yang sama, pilar kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas. Melalui layanan Posyandu, ratusan ibu hamil, balita, dan lansia mendapatkan imunisasi, pemeriksaan rutin, hingga makanan tambahan (PMT). Tidak berhenti di sana, Astra Agro juga memberikan insentif dan dukungan kapasitas bagi kader Posyandu di sejumlah desa, sehingga layanan kesehatan berbasis komunitas dapat terus berjalan secara mandiri.

Dalam pilar ekonomi pun, Astra Agro menyesuaikan pendekatan dengan potensi dan karakteristik tiap wilayah.  Untuk upaya penguatan ekonomi lokal, Astra Agro mendampingi kelompok tani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM agar mampu meningkatkan nilai tambah usaha mereka. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga dukungan akses pasar. PT Agro Nusa Abadi (ANA) di Morowali Utara, misalnya, kelompok ketahanan pangan desa didukung dengan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai pupuk organik, sekaligus pengembangan produk lokal yang bernilai ekonomi.

Sementara di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, PT Lestari Tani Teladan (LTT) membangun hubungan erat dengan masyarakat Desa Towiora dan Tinauka melalui pendampingan intensif dan diskusi partisipatif. Inisiatif ini mendorong lahirnya kembali peran pemuda desa melalui pembentukan karang taruna. Dukungan berupa rumah jamur dan baglog membuka peluang usaha budidaya jamur tiram yang dikelola secara mandiri oleh pemuda desa, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi lokal.

Kontribusi PT LTT juga mencakup pembangunan infrastruktur sosial. Fasilitasi pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Towiora—melalui penyediaan alat berat, paving block, hingga sertifikasi lahan—menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga kebutuhan sosial dan budaya masyarakat.

Tak berhenti di situ, PT Mamuang (MMG) di Sulawesi Barat turut mengimplementasikan program pemberdayaan berbasis kearifan lokal. Di Desa Martasari, perempuan didukung melalui penyediaan alat tenun dan pendampingan keterampilan, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus menghidupkan kembali tradisi. Sementara itu, kelompok tani di Desa Karya Bersama memperoleh pelatihan pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing pasar.

Selain itu, PT Agro Nusa Abadi (ANA) juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat di Desa Bunta, Tompira, dan Molino. Kelompok tani menerima benih jagung dan pupuk organik disertai pelatihan pertanian ramah lingkungan. Nelayan memperoleh peralatan tangkap yang lebih memadai, sedangkan kelompok perempuan didorong mengolah hasil kebun menjadi produk pangan yang berpotensi menjadi sumber pendapatan keluarga.

PT ANA juga memfasilitasi penyediaan air bersih melalui sumur bor dan tangki penampung yang kini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tak hanya itu, kegiatan penghijauan di bantaran sungai serta perbaikan sarana transportasi desa turut memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pilar lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan, hingga kuartal ketiga 2025, Astra Agro mencatat kemajuan signifikan dalam program rehabilitasi lingkungan di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Astra Agro telah melakukan penanaman dan rehabilitasi lahan di sepanjang sempadan sungai, pesisir, serta area bernilai konservasi tinggi (HCV), dengan total lebih dari 22.000 pohon ditanam di hampir 67 hektare lahan secara kumulatif.

 

Program ini bertujuan memulihkan fungsi ekologis—seperti mencegah erosi, menjaga kualitas air, dan memperkuat konektivitas habitat, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Selain itu, Astra Agro juga terlibat aktif dalam penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Provinsi Sulawesi Barat bersama pemerintah daerah dan akademisi.

Melalui rangkaian inisiatif tersebut, Astra Agro menegaskan keyakinannya bahwa keberhasilan operasional perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra sejati, Astra Agro terus membangun fondasi pembangunan yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan di Sulawesi.

Melalui anak usaha yang tersebar di berbagai pelosok negeri, Astra Agro ingin menegaskan bahwa pembangunan dapat hadir melalui program yang sederhana, kontekstual, dan berbasis kebutuhan nyata, perusahaan berupaya menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.

Hingga kuartal ketiga 2025, program community development Astra Agro di Sulawesi terus berkembang, menjangkau masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan dasar, penguatan ekonomi lokal, serta rehabilitasi lingkungan yang terintegrasi dengan partisipasi warga.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/feed/ 0 22058
Astra Agro tekankan pentingnya keberlanjutan melalui nol deforestasi https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/09/astra-agro-tekankan-pentingnya-keberlanjutan-melalui-nol-deforestasi/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/09/astra-agro-tekankan-pentingnya-keberlanjutan-melalui-nol-deforestasi/#respond Tue, 09 Dec 2025 03:31:32 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21630 Jakarta (ANTARA) – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menekankan pentingnya aspek keberlanjutan melalui kebijakan nol deforestasi guna menjaga kelestarian lingkungan.

Direktur Astra Agro Bandung Sahari mengatakan, kebijakan nol deforestasi telah dilakukan perusahaan dalam seluruh operasionalnya sejak satu dekade lalu.

“Kebijakan keberlanjutan ini menjadi DNA perusahaan yang wajib dipatuhi oleh seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan inti, plasma, hingga mitra pemasok pihak ketiga,” ujar Bandung dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Pada kebijakan nol deforestasi, Astra Agro memiliki empat pokok utama. Pertama, tidak ada pembangunan di hutan Stok Karbon Tinggi (SKT). Kedua, tidak ada pembangunan di area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Ketiga tidak melakukan pembakaran, dan keempat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) di perkebunan.

Area dengan Nilai Konservasi Tinggi atau High Conservation Value (HCV) adalah area-area di suatu bentang alam yang memiliki keunikan atau kepentingan yang sangat signifikan dalam konteks biologis, ekologis, hidrologis, dan sosial-budaya.

Astra Agro yang berkomitmen pada tidak ada deforestasi telah menyelesaikan pembaharuan penilaian terhadap area NKT pada seluruh wilayah operasinya sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan aspek pelestarian keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis.

Sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan, Astra Agro telah menyelesaikan pembaruan penilaian NKT di seluruh wilayah operasinya. Proses kegiatan yang ketat itu melibatkan kolaborasi dengan lembaga independen ternama seperti Daemeter Consulting, PILI Green Network, dan Eco Nusantara, serta yang terpenting, masyarakat lokal.

Bandung Sahari menekankan bahwa penilaian NKT ini menjadi landasan ilmiah dan partisipatif untuk pengelolaan keanekaragaman hayati berbasis lansekap.

“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Melalui pemetaan partisipatif dan konsultasi mendalam, kami membangun rasa kepemilikan bersama yang esensial bagi efektivitas konservasi,” ujarnya.

Proses tersebut menjadi penting bagi Astra Agro agar seluruh pemangku kepentingan mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan penilaian, termasuk pertukaran informasi yang memadai, pemetaan partisipatif, dan konsultasi akhir.

Aktivitas tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat setempat, pemberian informasi rencana kajian serta permohonan persetujuan kajian.

Bandung Sahari menambahkan kebijakan keberlanjutan merefleksikan perjalanan panjang perseroan yang berkesinambungan untuk menerapkan praktik yang berkelanjutan melalui konservasi keanekaragaman hayati, tanah dan air, mengurangi efek gas rumah kaca serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi internal dan komunitas sekitar.

“Kami menyadari bahwa keberlanjutan sektor kelapa sawit adalah tanggung jawab kolektif. Komitmen nol deforestasi Astra Agro bukan sekedar reaksi sesaat, melainkan fondasi yang kami bangun dan rawat selama bertahun-tahun untuk memastikan bahwa aktivitas operasional dapat memberikan manfaat bagi komunitas lokal tanpa mengorbankan lingkungan,” kata Bandung.

Sumber: Antaranews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/09/astra-agro-tekankan-pentingnya-keberlanjutan-melalui-nol-deforestasi/feed/ 0 21630
Astra Agro Gandeng CTSS IPB Gelar Training di STN Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Keanekaragaman Hayati https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-gandeng-ctss-ipb-gelar-training-di-stn-tingkatkan-kapasitas-pengelolaan-keanekaragaman-hayati/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-gandeng-ctss-ipb-gelar-training-di-stn-tingkatkan-kapasitas-pengelolaan-keanekaragaman-hayati/#respond Fri, 21 Nov 2025 06:35:40 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21522 PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) kembali memperkuat komitmennya dalam pengelolaan kawasan High Conservation Value (HCV), keanekaragaman hayati, dan ekosistem alami dengan menggelar training Biodiversity and Ecosystem Sustainability di PT Sukses Tani Nusasubur (STN) berkolaborasi bersama Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) IPB University.

“Perusahaan menunjukkan kesungguhan yang luar biasa untuk benar-benar menjaga kawasan,” kata Dosen IPB University sekaligus Direktur CTSS IPB University, Prof. Damayanti Buchori, Ph.D, M.Sc usai acara yang dilengkapi dengan kunjungan lapangan melihat program konservasi perusahaan.

Menurut Prof. Damayanti, area konservasi yang dipertahankan perusahaan bahkan lebih luas dibandingkan area yang dibuka untuk perkebunan sawit.

Langkah itu, menurutnya mencerminkan penerapan sustainable landscape yang berjalan baik.

“Cara mereka menjaga landscape-nya itu impressive,” ujar Prof. Damayanti, tampak bangga dengan langkah dan keseriusan PT STN menjaga lingkungan bernilai konservasi tinggi.

Training strategis yang diselenggarakan September lalu ini sendiri ditujukan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan koordinasi implementasi konservasi di lanskap perkebunan.

Kegiatan diikuti 25 peserta dari berbagai entitas Astra Group, termasuk PT Astra International Tbk, PT Pamapersada Nusantara, PT Energia Prima Nusantara, PT United Tractors, PT Agincourt Resources, serta anak perusahaan AAL.

Saat melakukan peninjauan lapangan para peserta diajak melihat bagaimana perusahaan memelihara kawasan karst dan gua-gua secara aktif, termasuk melakukan perawatan yang membutuhkan biaya besar. 

Ia mengungkapkan bahwa hasil rapid biodiversity assessment menunjukkan kekayaan hayati yang luar biasa, mulai dari populasi beruk yang kuat hingga kupu-kupu dan burung yang masih mudah dijumpai di sekitar area konservasi.

Selain melibatkan IPB, kegiatan juga melibatkan Dosen University of Vienna, Prof. Dr. Christian Hansjoachim Schulze dan Dosen IPB University, Prof. Dr. Ir. Mirza Dikari Kusrini, M.Si, serta tim ahli dari IPB University lainnya.

Mereka pun memberikan pendalaman ilmiah, bimbingan teknis identifikasi spesies, serta penilaian terhadap metode pengumpulan data lapangan, pengolahan data berdasarkan kaidah ilmiah.

Vice President Sustainability Astra Agro, Susila Darma Wati, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari penguatan sistem keberlanjutan perusahaan.

“Pelatihan Biodiversity ini kami selenggarakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memenuhi standar keberlanjutan, yang menekankan pentingnya penguatan pengelolaan kawasan High Conservation Value (HCV),keanekaragaman hayati, da nekosistem alamidi seluruh wilayah operasional,” ujar Susi

Baginya, pelaksanaan pelatihan merupakan tindak lanjut 5 Years Action Plan (5YAP) serta langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas tim sustainability dalam mengelola dan mengevaluasi efektivitas program konservasi.

Ia mengungkapkan, program ini juga mendukung implementasi Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran sektor swasta dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati.

Sumber: Tribun News Kaltim

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi ber hak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-gandeng-ctss-ipb-gelar-training-di-stn-tingkatkan-kapasitas-pengelolaan-keanekaragaman-hayati/feed/ 0 21522
Dukung program green policing, PT TPP bersama Polsek Lirik gelar penanaman pohon https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/20/dukung-program-green-policing-pt-tpp-bersama-polsek-lirik-gelar-penanaman-pohon/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/20/dukung-program-green-policing-pt-tpp-bersama-polsek-lirik-gelar-penanaman-pohon/#respond Thu, 20 Nov 2025 06:26:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21519 Rengat (ANTARA) – Polsek Lirik bersama PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP), perusahaan perkebunan kelapa sawit anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan sosialisasi di Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Tunggal Lestari, Kamis.

Kegiatan yang digelar dalam rangka mendukung program green policing Kapolda Riau sekaligus menyambut “Hari Pohon Nasional”yang diperingati setiap 21 November.

Kegiatan itu, dipimpin oleh Kapolsek Lirik, AKP Novris H. Simanjuntak dihadiri beberapa pihak terkait.

“Terima kasih kepada PT Tunggal Perkasa Plantations dan SMPS Tunggal Lestari yang telah melaksanakan kegiatan ini dan mendukung program Kapolda Riau,” kata Kapolsek Lirik.

Ia mengatakan, dengan realisasi kegiatan Polda Riau itu memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi semua pihak.

Melalui penanaman pohon bersama, tentu dengan harapan lingkungan semakin hijau dan lestari.

Bahkan, memberikan manfaat bagi masyarakat, menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Administratur PT TPP, Victor Aybund menyebutkan, kegiatan itu sebagai langkah positif dalam membangun kesadaran peduli lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Polsek Lirik yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga aktif mendorong kesadaran lingkungan dan pendidikan karakter bagi pelajar,” ujar Victor.

Ia menegaskan, sebagai bagian dari PT Astra Agro Lestari Tbk, PT TPP memiliki komitmen kuat dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan masyarakat.

Kolaborasi positif sebaiknya dapat terus berlanjut dan memberikan dampak baik bagi generasi muda, khususnya di wilayah Indragiri Hulu.

Sebab, kegiatan itu menghadirkan potret sinergi yang nyata antara kepolisian, pemerintah, dunia pendidikan, dan perusahaan.

Serta mewujudkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang hijau, aman, sehat dan berdaya sebagai investasi jangka panjang bagi Inhu.

Untuk diketahui, turut hadir dalam momen tersebut, Camat Lirik, Kepala Desa Sungai Sagu, Administratur PT TPP, CDO PT TPP, Asisten CSR PT TPP, para siswa SMPS Tunggal Lestari, Polisi Cilik, hingga duta konservasi sekolah.

Setelah penanaman pohon, rangkaian acara berlanjut dengan sosialisasi tentang bahaya bullying, penyalahgunaan narkoba dan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas serta tiga isu sosial yang erat dengan kehidupan generasi muda. ***

Sumber: riau.antaranews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/20/dukung-program-green-policing-pt-tpp-bersama-polsek-lirik-gelar-penanaman-pohon/feed/ 0 21519
Menumbuhkan Kehidupan dari Komunitas: Cerita Paguyuban Terbaik Astra Agro 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/#respond Mon, 17 Nov 2025 08:53:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21440 Di tengah hiruk pikuk aktivitas di perkebunan, terdapat ruang-ruang hangat yang memupuk kehidupan di dalamnya. Ruang di mana para karyawan dan keluarga besar PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) tumbuh bersama, dan menebar manfaat bagi sekitar. Di sinilah para komunitas inspiratif lahir dan berkembang. Kerap dikenal dengan nama paguyuban, namun maknanya lebih dari sekedar perkumpulan manusia semata. Namun sebuah rumah yang melahirkan nilai kemanusiaan, membangun kepedulian serta menumbuhkan kemandirian yang berkelanjutan. 

Paguyuban Kencana Lestari

Di lingkungan PT Gunung Sejahtera Puti Perdana (GSPP), Kalimantan Tengah, tumbuh sebuah komunitas yang seindah namanya: Paguyuban Kencana Lestari. Di bawah kepemimpinan Dimas Saputra selaku Ketua Paguyuban, mereka menghidupkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang kuat.

Paguyuban ini berdiri di atas semangat sederhana, saling peduli dan berkembang bersama. Berbagai program unggulan mereka menjadi bukti nyatanya. Program Zero Accident dan Safety Agent, misalnya, bukan hanya slogan keselamatan kerja, tetapi budaya hidup. 

“Keselamatan mulai dari rumah.” menjadi jargon mereka. Dengan menganut sistem Triple S, yakni Sebelum, Saat, dan Sesudah bekerja, bagi mereka keselamatan adalah karakter, bukan kewajiban.

Di sela rutinitas, mereka juga menghidupkan nilai budaya, melalui Siskamling Temu Paguyuban, warga memperkuat rasa aman dan solidaritas. Sementara kesenian kuda lumping menjadi ruang ekspresi budaya yang mengakar, menyatukan warga lintas generasi dalam semangat gotong royong.

Kemandirian ekonomi pun menjadi pilar penting. Melalui UMKM Mandiri, warga memproduksi jamu, nasi tiwul, dan keripik singkong, serta mengelola layanan pangkas rambut secara kemitraan. Serta di bidang lingkungan, program Biopori menjadi simbol kepedulian terhadap bumi, berjalan beriring dengan TPA Keagamaan yang memperkuat moral dan spiritual warga.

Paguyuban ini menjadi cermin nyata bagaimana nilai-nilai 4 pilar tanggung jawab sosial kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup dari rumah ke rumah.

Paguyuban Hidup Baru

Sementara itu, di Desa Laburan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdiri Paguyuban Hidup Baru, komunitas yang benar-benar hidup sesuai namanya. Di bawah naungan PT Borneo Indah Marjaya (BIM), paguyuban ini mengajarkan bagaimana sinergi dan keberlanjutan bisa menjadi rumah bersama.

Paguyuban ini mengedepankan tiga pilar utama: Selamat, Sehat, dan Hijau. Melalui agen safety, ronda malam rutin, dan rambu-rambu keselamatan, mengacu pada komitmen yang sama bahwa menanamkan kesadaran tentang keselamatan bukan hanya urusan kerja, tapi gaya hidup.

Di bidang kesehatan, mereka menjalankan Posyandu warga, jumantik aktif, serta program Ready to Work (RTW) yang membiasakan warga menjaga kebugaran sebelum bekerja. Tidak berhenti di sana, kegiatan olahraga bersama dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadikan paguyuban ini tempat belajar hidup sehat yang nyata.

Hal yang paling membanggakan adalah program Bank Sampah pada Paguyuban Hidup Baru, yang telah berjalan sejak 2021. Program ini bukan hanya mengubah sampah menjadi sumber ekonomi, tetapi juga mengajarkan warga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Bank sampah ini bahkan telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur dan meraih penghargaan Proklim tingkat provinsi.

Di sela aktivitas lingkungan, warga juga mengembangkan UMKM Paguyuban Mandiri seperti keripik pisang, jamu, dan kerajinan tangan. Semua keuntungan dikembalikan untuk kepentingan bersama. Paguyuban Hidup Baru telah menghadirkan kehidupan baru yang sehat dalam kebiasaan, hijau dalam harmoni, dan mandiri dengan hati.

Paguyuban Hotel Berseri

Dari tanah Kalimantan menuju tanah Riau, Paguyuban Hotel Berseri yang menjadi binaan dan bimbingan PT Kimia Tirta Utama (KTU) juga tak kalah memancarkan semangat kebersamaan yang cerah seperti namanya yakni Berseri. Dengan visi menciptakan lingkungan yang “hijau, guyub, sehat, selamat, dan produktif,” mereka membangun harmoni antara warga, alam, dan perusahaan.

Paguyuban ini berdiri kokoh di atas empat pilar: Sehat, Selamat, Hijau, dan Sejahtera. Melalui program Hotel Berseri Sehat, mereka menjaga kesehatan warga lewat Posyandu Anggrek, apotek hidup, dan senam ibu-ibu setiap minggu. Fitness center juga hadir untuk meningkatkan kesehatan fisik sekaligus menjadi usaha produktif bagi paguyuban.

Dalam pilar Selamat, budaya Safety Culture diterapkan konsisten, dengan Tugu Komitmen Keselamatan, pemeriksaan APD rutin, dan program Ready to Work. Berkat disiplin tinggi ini, PT KTU berhasil mempertahankan predikat Zero Accident hingga 2025.

Tak mau ketinggalan, pilar Hijau juga menjadi program yang menjadi perhatian, dengan dijalankan bersama kreativitas warga. Melalui inovasi LIMBAH (Lihat, Inisiatif, Manfaatkan, Buat, dan Hadirkan solusi), galon bekas disulap jadi pot tanaman, ban bekas jadi pagar dan monumen, serta sampah organik diolah jadi pupuk kompos. Lingkungan pun menjadi taman yang hidup dan indah.

Di pilar terakhir yaitu Sejahtera, warga memberdayakan diri melalui usaha jual beli ternak kambing, budidaya ikan lele, produksi serbuk jahe, serta warung hidup yang menyediakan sayur segar hasil kebun. Semua kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan, tapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga.

Tiga paguyuban ini, Kencana Lestari, Hidup Baru, dan Hotel Berseri, mewakili wajah sejati keberlanjutan di Astra Agro. Mereka menanam nilai-nilai kemanusiaan di setiap langkah, mengelola lingkungan dengan hati, dan menumbuhkan ekonomi melalui kebersamaan.

Sebagai bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras tersebut, ketiga paguyuban ini berhasil menjadi tiga terbaik dalam ajang Inovasi Astra Agro (Innovagro) Lomba Paguyuban 2025. 

Sebuah pengakuan atas semangat kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian yang tumbuh dari sebuah  komunitas.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/feed/ 0 21440
Dari Tangan Kecil untuk Bumi, Gerakan Hijau Astra Agro di Kalimantan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/#respond Thu, 02 Oct 2025 03:47:16 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21237 Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis lingkungan, khususnya polusi plastik, entitas usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) di Kalimantan menunjukkan bahwa solusi bisa lahir dari tempat-tempat sederhana—dari halaman sekolah, botol-botol bekas, hingga tangan mungil para siswa.

Inisiatif inspiratif datang dari wilayah berbeda di Kalimantan, namun berangkat dari semangat yang sama yakni membangun kesadaran lingkungan sejak dini dan menjadikan sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber kehidupan baru.

Tiga anak usaha Astra Agro di Kalimantan Timur, PT Sumber Kharisma Persada (SKP), PT Cipta Narada Lestari (CNL), dan PT Karyanusa Ekadaya (KED) yang menggandeng sekolah-sekolah binaan dalam menumbuhkan karakter cinta lingkungan. 

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, peringatan ini menjadi ajang memperkuat komitmen bersama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Tak hanya pamer kebijakan, kegiatan ini turut diisi lomba-lomba lingkungan, edukasi pengelolaan sampah, hingga penandatanganan Deklarasi Komitmen Sampah di tingkat RT.

Puncaknya, SD Kharisma Persada, SD Astra Agro Lestari School, dan SMP Karya Nusa Lestari berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Kutai Timur.

Poniso Suryo Renggono, Asisten Pemerintahan dan Kesra yang hadir mewakili Bupati Kutai Timur, menyampaikan rasa bangganya kepada semua pihak yang telah berkontribusi termasuk kepada seluruh entitas Astra Agro di Kalimantan yang turut mendukung pemerintah daerah untuk menjadikan lingkungan berkelanjutan. 


“Dukungan pemerintah bukan hanya tertulis di kebijakan, tapi juga diwujudkan lewat aksi nyata bersama. Kesadaran kita bersama adalah pondasi untuk menjaga lingkungan hidup kita,” ujarnya dengan penuh semangat.

Bagi Astra Agro predikat Adiwiyata menjadi bukti bahwa impian besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil. “Kami mendidik anak-anak bukan hanya untuk cerdas, tapi juga berkarakter, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ini identitas yang akan terus kami jaga,” ujar sang kepala sekolah, Furwandi, penuh bangga.

Di balik kiprah sekolah-sekolah ini, ada peran besar PT SKP, PT CNL, dan PT KED yang menjadi motor penggerak, sejalan dengan implementasi Surat Edaran Menteri LHK RI Nomor 5 Tahun 2025 tentang pengurangan polusi plastik.

Namun, keberhasilan ini bukanlah hasil instan. Ada kerja keras guru-guru yang dengan sabar mengajarkan cara memilah sampah, murid-murid yang riang menanam pohon di halaman sekolah, hingga para orang tua yang ikut menjaga lingkungan di sekitar rumah.

Bagi anak-anak, menjaga bumi tak lagi terdengar sebagai konsep rumit. Ia menjadi keseharian: membawa botol minum pribadi, mengumpulkan plastik bekas untuk didaur ulang, menanam sayuran di pot daur ulang, hingga menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah.

Komitmen serupa juga dijalankan oleh PT Subur Agro Makmur (PT SAM), anak perusahaan AAL di Kalimantan Selatan, meluncurkan program kreatif “Menyulap Sampah Plastik Menjadi Hidroponik”. Bekerjasama dengan TK Negeri Pembina Daha Selatan, program ini tidak hanya mendukung Lomba Sekolah Sehat, tetapi juga mengajarkan praktik waste-to-value secara langsung kepada siswa, guru, dan orang tua.

Dalam kegiatan ini, botol-botol plastik bekas disulap menjadi instalasi hidroponik yang menumbuhkan sayuran segar. Anak-anak pun belajar bahwa limbah yang mereka hasilkan sehari-hari ternyata bisa menjadi “rumah” bagi tanaman yang bermanfaat.

Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. “Ini bukan sekadar proyek, tapi investasi masa depan,” ujar Yeni Kusuma Ahmad Yani, Ketua PKK Kecamatan Daha Selatan.

 

Tidak berhenti di konsep, PT SAM juga turut dalam pendampingan langsung: mulai dari proses pemilahan sampah, perancangan instalasi hidroponik, hingga penyuluhan kepada siswa serta orang tua. Pendekatan ini menjadikan sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi juga laboratorium kecil kreativitas lingkungan.

Kepedulian anak usaha Astra Agro terhadap pengelolaan sampah plastik di Kalimantan menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil dan konsisten. Melibatkan sekolah, komunitas, dan pemerintah, inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.

Astra Agro memiliki komitmen terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan. Termasuk dalam mengurangi dampak lingkungan dari sampah serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 5R (reduce, reuse, recycle, refine, dan repair). Selain itu Astra Agro melalui anak usahanya kerap aktif dalam program bina lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. 

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/feed/ 0 21237
Ragam Kontribusi Astra Agro Reduksi Efek Gas Rumah Kaca https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/01/ragam-kontribusi-astra-agro-reduksi-efek-gas-rumah-kaca/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/01/ragam-kontribusi-astra-agro-reduksi-efek-gas-rumah-kaca/#respond Mon, 01 Sep 2025 13:08:14 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20993 Di hamparan hijau perkebunan sawit yang membentang, di sanalah kehidupan tumbuh, tidak hanya bagi tanaman, tetapi juga bagi jutaan manusia yang menggantungkan harapannya. Sinergi antara alam dan makhluk hidup di dalamnya telah menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan saling terikat satu sama lain.

Kelapa sawit sama seperti tanaman lain yang mampu menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen yang dibutuhkan bagi kehidupan. Adapun dalam buku Mitos vs Fakta Kelapa sawit yang diterbitkan oleh Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), ditemukan bahwa setiap hektar kebun sawit mampu menyerap 64 ton karbon dioksida setiap tahun dan menghasilkan oksigen sekitar 18 ton.

Kendati demikian, kelapa sawit seringkali dinarasikan sebagai tanaman yang memberikan dampak negatif bagi kehidupan, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya. Terutama dalam melepaskan efek gas rumah kaca (GRK) yang berdampak pada pemanasan global.

Satu hal yang perlu disadari ialah pemanasan global dapat berdampak terhadap perkebunan kelapa sawit. Misalnya adalah fenomena El-Nino yang menyebabkan cuaca panas ekstrem sehingga mengganggu produksi nasional pada 2023 dan berdampak panjang bagi produktivitas tanaman. Oleh sebab itu, perubahan iklim menjadi tantangan serius yang kini dihadapi masyarakat dunia dan diyakini akan berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk industri sawit seperti halnya sektor pertanian lainnya.

Gas rumah kaca mampu mengubah iklim karena menjadikan bumi seperti ‘rumah kaca’. Gas-gas ini menyerap energi dan memperlambat laju pelepasan energi ke luar angkasa. Gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dan lainnya, mempunyai kemampuan berbeda-beda dalam menyerap panas matahari dan juga berbeda lamanya bertahan di atmosfer. Ada yang cepat hilang, ada juga yang bertahan puluhan hingga ratusan tahun.

Secara alami, bumi punya sistem yang seimbang: jumlah energi yang masuk dari matahari sama dengan yang dipantulkan kembali ke luar angkasa. Ini menjaga suhu Bumi tetap stabil dan mendukung kehidupan. Namun, karena aktivitas manusia dan industri, jumlah gas rumah kaca di atmosfer semakin banyak. Akibatnya, lebih banyak energi panas yang terperangkap di atmosfer, yang membuat suhu bumi terus naik, inilah yang kita kenal sebagai perubahan iklim atau pemanasan global.

Misalnya pada industri kelapa sawit, seperti yang disebutkan dalam Journal of Natural Resources and Environmental Management untuk memenuhi kebutuhan pasar akan permintaan minyak nabati diperlukan upaya untuk peningkatan produktivitas tandan buah segar (TBS) di dalam perkebunan kelapa sawit.

Salah satunya dengan kegiatan ekspansi lahan dan intensifikasi pemupukan. Akan tetapi di sisi lain dampak negatif berupa peningkatan jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) yang ditimbulkan dari kegiatan ini cukup besar yang berdampak pada perubahan iklim.

PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) sebagai salah satu pelaku industri kelapa sawit ikut terdampak akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem, seperti penurunan produksi TBS Astra Agro yang terjadi belakangan ini akibat kekeringan panjang di tahun 2019 dan musim panas di akhir 2023 dan berlanjut hingga 2024.

Kesadaran akan pentingnya bisnis yang berkelanjutan telah mendorong Astra Agro menetapkan Sustainability Policy sejak 2015. Kebijakan tersebut telah mendorong seluruh insan Astra Agro senantiasa berupaya dan berkomitmen kuat dalam menjaga ekosistem lingkungan. Salah satunya komitmen perusahaan terhadap transparansi pengelolaan emisi karbon serta kontribusi dalam mereduksi Gas Rumah Kaca secara berkala untuk ikut berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim.

Saat ini pengukuran emisi GRK Astra Agro terdiri dari emisi scope 1 dan 2, yang berasal dari 46 anak perusahaan, terdiri dari kebun inti, pabrik pengolahan kelapa sawit, refinery, pabrik NPK blending, serta kantor pusat.

Astra Agro mencatatkan pencapaian kinerja lingkungan yang berhasil melampaui berbagai target Astra Agro Sustainability Aspiration 2030. Pemanfaatan energi terbarukan oleh Astra Agro telah mencapai 92,17%, sehingga membuahkan hasil pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) 126,3 ktCO2eq.

Astra Agro berhasil mengurangi intensitas emisi pada tahun 2024 jika dibandingkan dengan tahun 2023, inisiatif ini akan memberikan dampak positif yang besar pada kinerja portfolio roadmap dalam mereduksi GRK dan menjalankan operasional di masa yang akan datang.

Pencapaian dan penurunan intensitas emisi ini hasil dari berbagai implementasi program pengurangan emisi gas rumah kaca yang dilakukan Astra Agro di seluruh anak usahanya. Dalam rangka berperan aktif mendukung Nationally Determined Contribution tahun 2030 serta Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.

Astra Agro telah mengembangkan program Nature-based Solution (NbS) yang tidak hanya sebagai salah satu inisiatif untuk mereduksi karbon tetapi juga untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas ekosistem.

Hingga tahun 2024, Astra Agro telah melakukan penanaman tanaman hutan seluas 201 Ha dengan total pohon yang ditanam sekitar 173.240 pohon, tak hanya itu, Astra Agro juga melakukan upaya penghematan air melalui solar Water Management System (WMS) sebesar 200.000 liter dengan melakukan penggantian kapasitas pompa.

Dalam pengolahan limbah pun, Astra Agro terus menunjukan peningkatan, yakni jumlah limbah terolah dibandingkan dengan limbah yang dihasilkan untuk limbah padat B3 adalah 0,68%. Persentase tersebut naik dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar 0,48%. Sedangkan untuk limbah cair B3 dibandingkan limbah yang dihasilkan sudah mencapai 100% baik di tahun 2024 maupun 2023.

Inisiatif lain yang dilakukan oleh Astra Agro ialah memanfaatkan limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang kaya bahan organik menjadi energi baru terbarukan, hingga membangun fasilitas methane capture, serta mengurangi penggunaan baru bara dengan melakukan substitusi ke cangkang sawit.

Berdasarkan Journal of Natural Resources and Environmental Management, kegiatan pemupukan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap timbulnya emisi GRK, karena pupuk memiliki unsur yang dapat mengakibatkan emisi GRK yaitu CO2 dan N2O. Padahal, pemberian pupuk merupakan hal yang harus dilakukan agar memperoleh produktivitas yang baik.

Untuk itu lah, Astra Agro berinisiasi mereduksi penggunaan pupuk kimia atau NPK dengan alternatif menggunakan produk pupuk buatan yang memanfaatkan penggunaan pupuk hayati ASTEMIC (Astra Efficient Microbe). Pupuk ini merupakan produk inovasi Astra Agro pertama berbasis mikroba spesifik pada areal mineral seluas 50.000 ha.

Seluruh langkah yang dilakukan Astra Agro dalam mereduksi GRK sejalan dengan inisiatif keberlanjutan dalam strategi perusahaan yakni Astra Agro Sustainability Aspirations 2030.

Inisiatif ini berfokus pada upaya-upaya dalam mengurangi efek gas rumah kaca, keberagaman dan lingkungan yang inklusi serta memastikan jalannya operasional perusahan memberikan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, serta bagi bangsa pada umumnya, sesuai dengan misi prosper with the nations.

Bahkan upaya dan pencapaian Astra Agro ini dibuktikan melalui penghargaan yang baru-baru ini dianugerahi kepada Astra Agro, dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025. Astra Agro berhasil dinobatkan sebagai penerima Green Achievement Awards in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/01/ragam-kontribusi-astra-agro-reduksi-efek-gas-rumah-kaca/feed/ 0 20993
Cerita Masyarakat Adat Kaili Tado dan Fasilitas Air Bersih dari PT LTT https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/#respond Tue, 05 Aug 2025 03:32:21 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20817 Saban hari, seorang ibu rumah tangga, Liliana (38), harus berjalan kaki sekitar 45 menit menyusuri semak belukar dan menuruni serta menaiki jalan terjal untuk mengambil air bersih di sumber mata air di Sungai Lariang, Desa Towiora, Kabupaten Donggala, Sulawesi Barat. Tak terhitung berapa kali dalam sehari ia dan anggota Suku Kaili Tado lainnya harus bolak-balik memikul jerigen dan ember untuk menampung air bersih yang akan mereka gunakan.

Liliana bukan hanya memikul air bersih untuk konsumsi, tetapi ia dan masyarakat Kaili Tado di Desa Towiora juga menggantungkan kebutuhan air mereka untuk mandi, cuci, kakus (MCK) di Sungai Lariang tersebut. Hal ini terjadi karena mereka tidak memiliki akses air bersih, sumur, atau kamar mandi. Bayangkan saja, seluruh kegiatan yang memerlukan air berlangsung di sungai tersebut, tanpa adanya pembatas antara air yang digunakan untuk keperluan konsumsi dan MCK.

Menurut Liliana, kondisi desanya yang mengharuskan bolak-balik ke sungai untuk memikul air bersih sudah menjadi hal yang mau tidak mau harus ia dan warga di Dusun Towiora terima sebagai rutinitas. “Bahkan yang lebih menantang lagi, kalau kami kebelet mau buang air, ya kami juga harus lari-lari menuju sungai, apalagi kalau posisinya malam, gelap tidak ada penerangan sama sekali. Bolak-balik antara rumah ke sungai saja sudah satu jam lebih,” ujarnya.

Kondisi itu tak jarang membuat warga lelah sehingga banyak yang mengeluh. Sampai-sampai jika memasuki musim penghujan, warga lebih memilih menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air di rumah, meski kadang kualitasnya tidak layak. “Kalau lagi kepepet, enggak tahan lagi, atau lagi kelelahan jalan pikul air, daripada enggak ada sama sekali, ya sudah kami pakai saja air hujan,” kata Liliana.

Fakta lain dari kondisi Sungai Lariang adalah arusnya yang sangat deras ketika banjir. Hal ini menjadi ancaman yang sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat yang beraktivitas sehari-hari di sana. Meskipun kemarau kering, atau badai dan banjir melanda, mereka yang memerlukan air, apapun kondisi sungai, tetap bergantung padanya. Siapa yang bisa menjamin keselamatan mereka jika situasi dan kondisinya tidak memungkinkan?

Senada dengannya, ibu rumah tangga lainnya, Romlia, juga menceritakan hal serupa. Setiap sebelum matahari terbit, Romlia harus bangun lebih dulu menuju sungai untuk mandi dan memandikan anaknya. “Kalau sudah terang itu banyak sekali orang pada mandi, cuci, dan keperluan lainnya, supaya enggak antre dan anak saya enggak terlalu malu jadi saya duluan, meski masih gelap,” kata Romlia.

Romlia melanjutkan ceritanya, di saat masih gelap gulita ia membawa dua jerigen lima liter air untuk dibawa pulang setelah selesai memandikan anaknya. Romlia, yang merupakan wanita paruh baya ini, mengaku sering sakit punggung karena usianya yang tidak muda lagi untuk mengangkut dan berjalan jauh berkali-kali ke sungai.

“Tapi ya bagaimana lagi, namanya kebutuhan tetap kami jalani, sampai akhirnya kami mendapatkan keajaiban sumber air bersih yang dekat,” tuturnya.

Air bersih dan sanitasi yang layak merupakan kebutuhan dasar manusia. Salah satu poin tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) adalah memastikan bahwa masyarakat memiliki akses universal terhadap air bersih dan sanitasi.

Hal ini yang mendasari PT Lestari Tani Teladan (LTT) meningkatkan inisiasi dukungan kepada masyarakat sekitar, khususnya bagi masyarakat Desa Towiora. Melihat keprihatinan terhadap masyarakat akan keperluan air bersih, PT LTT telah berhasil membangun lima fasilitas air bersih berupa sumur umum dan fasilitas sanitasi (MCK) untuk Desa Towiora.

Alhamdulillah kami sudah sangat terbantu, kami jadi sudah jarang ke sungai, sudah ada sumur dan kamar mandi yang airnya jernih,” kata Romlia.

Bahkan, Liliana menambahkan, warga di luar Desa Towiora ini juga suka ikut mengambil air bersih dari fasilitas PT LTT, khususnya di saat musim kemarau tiba atau di saat kualitas air di Sungai Lariang keruh.

“Fasilitas air dan sanitasi ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 100 keluarga yang memerlukan akses air bersih,” kata Kepala Desa Towiora, Sukri DM Lage.

Baginya, ini merupakan hal yang sangat berarti bagi desanya yang terus menghadapi kekurangan air bersih serta ketiadaan fasilitas sanitasi yang memadai bagi sebagian warga.

Sementara itu, Warni, Ketua Dewan Adat Desa Towiora, menjadi saksi yang mengikuti proses awal mula PT LTT membangun sumur dan fasilitas sanitasi bagi desanya. Ia berharap warga tidak lagi kesulitan dalam mengakses air bersih dan dapat melakukan kegiatan MCK dengan lebih nyaman dan higienis.

“Satu per satu kita benahi Desa Towiora ini dengan dibantu oleh perusahaan. Kalau sudah ada air bersih, mudah-mudahan warga di sini jadi lebih sehat dan produktif ke depannya,” ungkap Warni.

Inisiatif yang dilakukan oleh PT LTT ini merupakan hasil diskusi berkelanjutan, konstruktif, dan partisipatif antara anggota masyarakat dan PT LTT. Kebutuhan ini disampaikan dan ditelusuri langsung atas keterlibatan intensif tim PT LTT dengan apa yang diharapkan dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Sejalan dengan proses rencana aksi yang sedang dilakukan oleh PT LTT bersama masyarakat, perusahaan senantiasa duduk bersama, berdiskusi, dan selalu membuka dialog dengan pemangku kepentingan, khususnya masyarakat sekitar perusahaan.

Dengan adanya penguatan kapasitas forum desa yang ada, serta memperkuat kualitas ruang dialog ke perangkat desa dan masyarakat, semakin mempermudah PT LTT mendengarkan apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Harapannya, semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan kontribusi kehadiran perusahaan di sekitarnya, serta terus membantu mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/feed/ 0 20817
Ketika Pohon-Pohon Sawit PT ANA Tumbuh Selaras Bersama Masyarakat Desa https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/#respond Mon, 04 Aug 2025 03:05:10 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20811 Di antara lekuk perbukitan hijau dan hamparan laut biru yang menyentuh cakrawala, Morowali Utara menyimpan kisah-kisah sederhana yang penuh makna. Di tempat ini, PT Agro Nusa Abadi (ANA) menjejakkan langkah beberapa tahun silam, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari denyut nadi masyarakat. Lewat program-program tanggung jawab sosial yang berpijak pada kebutuhan nyata warga dan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat.

Harapan-harapan kecil terus tumbuh. Harapan dari para pendidik yang senantiasa membagikan ilmunya tanpa tanda jasa, harapan pekerja kesehatan seperti kader posyandu yang setia memastikan tumbuh kembang para ibu hamil, bayi, dan balita sesuai grafik normal pertumbuhannya. Pun harapan para pelaku UMKM yang mencoba bangkit lewat usaha rintisannya. Di balik itu semua, PT ANA hadir menjadi partner yang memilih untuk tidak sekedar beroperasi, tetapi juga berkontribusi. 

PT ANA menjalankan program-program keberlanjutannya di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada desa-desa binaan: Towara Pantai, Peboa, Towara, Molino, Bungintimbe, Tompira, dan Bunta yang terletak di Kecamatan Petasia Timur. Program-program ini dilaksanakan secara rutin berdasarkan pada Empat Pilar CSR, bekerja sama dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal. Melalui pertemuan partisipatif, masyarakat dan perusahaan bersama-sama merancang inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Baru-baru ini pada pilar ekonomi PT ANA menyasar pada pasar tradisional yang sederhana, namun denyut ekonomi lokal berdetak di sana. PT ANA, melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan warga, membantu revitalisasi Pasar Bungintimbe. Dukungan alat berat dari perusahaan membantu memperluas area pasar, memberi ruang bagi lebih banyak pedagang, lebih banyak pembeli, dan tentu saja, lebih banyak peluang.

Musniati, Kepala Desa Bungintimbe begitu mengapresiasi kontribusi yang diberikan PT ANA, menurutnya pembenahan pasar ini menjadi salah satu alat perputaran ekonomi bagi warganya,  besar harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung pembangunan desa ke depannya. 

“Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan area yang luas, pasar ini akan siap menjadi sentra ekonomi baru bagi warga Bungintimbe,” terang Musniati.

Pada saat yang sama, PT ANA juga memberikan dukungan kepada UMKM Sinergi Magasi, sebuah kelompok usaha yang dibentuk oleh kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Molino. Usaha ini mencakup produksi makanan olahan dan pertanian hortikultura, khususnya budidaya cabai. Untuk membantu pengembangan usaha tersebut, PT ANA hadir mendukung mereka dengan alat-alat produksi dan infrastruktur sederhana karena usaha kecil pun layak mendapat perhatian besar.

“Kami cuma bisa bilang terima kasih banyak lah kepada PT ANA, konsisten tidak hanya bantu desa, tapi juga langsung ke warganya,” ungkap Ketua PKK Desa Molino.

Bagi PT ANA, pemberdayaan bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang menumbuhkan potensi yang telah lama ada dalam diri masyarakat desa—potensi untuk maju dan hidup mandiri. PT ANA menilai positif para perintis usaha melalui UMKM yang ada dapat memberikan dampak serta contoh yang baik bagi warga bahkan desa lain.

Tak hanya berhenti di situ, PT ANA senantiasa menjalankan pilar-pilar CSR lainnya dengan semangat sejahtera bersama bangsa. Dalam dunia pendidikan PT ANA secara konsisten mendukung dunia pendidikan dengan memberikan insentif kepada 21 guru honorer di 13 sekolah binaan hingga Maret 2025. Para penerima manfaat terdiri dari 13 guru Sekolah Dasar (SD), 7 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 1 guru Sekolah Menengah Atas (SMA).  PT ANA memberikan insentif kepada mereka, bukan sekadar angka, tapi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak desa.

Kemudian pada pilar kesehatan,  PT ANA menunjukkan perhatiannya dengan memberikan insentif kepada 60 kader Posyandu dari 12 desa binaan. Para kader ini adalah para ibu yang tanpa pamrih mengawal tumbuh kembang balita, memantau kesehatan ibu hamil, hingga merawat para lansia. Selain itu, PT ANA juga rutin menyalurkan Makanan Tambahan (PMT) sebagai dukungan nyata untuk gizi masyarakat.

Dan yang tak kalah penting sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah kekayaan alam Sulawesi Tengah, PT ANA menyadari bahwa keberlanjutan dapat dicapai dengan tetap menciptakan keseimbangan lingkungan. Dalam kurun waktu 2024 hingga 2025, PT ANA memperkuat komitmennya melalui berbagai inisiatif lingkungan yang menyentuh langsung aspek pelestarian, pengurangan dampak, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar.

Langkah tersebut seperti menanam pohon di area-area penyangga desa untuk mengurangi risiko erosi dan memperbaiki kualitas udara. Ribuan bibit pohon lokal ditanam bekerja sama dengan masyarakat dan sekolah-sekolah di desa binaan.

PT ANA juga senantiasa memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup kepada warga desa, kelompok tani, serta pelajar. Adapun yang diangkat mencakup pengelolaan sampah rumah tangga, konservasi air, hingga praktik pertanian ramah lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT ANA akan terus hadir, mendengarkan, dan bergerak bersama, menanam harapan di tanah yang subur, dan memanen masa depan yang lebih cerah bagi generasi Morowali Utara yang akan datang.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/feed/ 0 20811
Inovatif dan Inspiratif, PT SAM Ubah Sampah Plastik Jadi Kebun Hidroponik di Sekolah https://www.astra-agro.co.id/id/2025/07/21/inovatif-dan-inspiratif-pt-sam-ubah-sampah-plastik-jadi-kebun-hidroponik-di-sekolah/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/07/21/inovatif-dan-inspiratif-pt-sam-ubah-sampah-plastik-jadi-kebun-hidroponik-di-sekolah/#respond Mon, 21 Jul 2025 09:59:29 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20737 Di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia terhadap limbah plastik, PT Subur Agro Makmur (PT SAM), anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk., hadir dengan solusi kreatif yang membawa harapan: mengubah sampah plastik menjadi media tanam hidroponik.

Lewat program bertajuk “Menyulap Sampah Plastik Menjadi Hidroponik”, PT SAM menggandeng TK Negeri Pembina Daha Selatan sebagai lokasi percontohan. Inisiatif ini tak hanya mendukung Lomba Sekolah Sehat, tetapi juga menjadi langkah nyata membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan ini menuai pujian dari berbagai kalangan. Ketua PKK Kecamatan Daha Selatan, Yeni Kusuma Ahmad Yani, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata PT SAM dalam menumbuhkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah.

“Ini bukan sekadar proyek, tapi bentuk investasi masa depan. Terima kasih kepada PT SAM yang telah menghadirkan gagasan segar dan mendidik bagi sekolah dan masyarakat,” ujar Yeni.

Hal senada diungkapkan Hj. Asmah, Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Daha Selatan. Menurutnya, selain membantu dalam penilaian lomba, program ini juga memberikan pelajaran berharga bagi siswa dan guru.

“Anak-anak jadi tahu bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tak berguna, ternyata bisa menjadi sumber kehidupan baru melalui hidroponik,” ungkap Asmah.

Solusi Ramah Lingkungan yang Edukatif dan Berkelanjutan

Program ini menjadi bagian dari komitmen Astra Agro Lestari dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Esti Setyaningsih, Asisten Sustainability PT SAM, menjelaskan bahwa ide mengolah sampah plastik menjadi media tanam adalah bagian dari prinsip waste-to-value yang kini digencarkan perusahaan.

“Sampah plastik seringkali dianggap masalah. Padahal, jika dikelola dengan baik, justru bisa jadi solusi. Dengan hidroponik, kita tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga menciptakan sumber pangan sehat bahkan potensi usaha kecil,” terang Esti.

Lebih dari sekadar mengenalkan konsep, PT SAM juga terjun langsung mendampingi proses pembuatan instalasi hidroponik di sekolah. Aktivitas ini mengajarkan siswa, guru, hingga orang tua tentang pentingnya pengelolaan sampah yang kreatif dan bermanfaat.

Bukti Komitmen Nyata Astra Agro untuk Lingkungan dan Komunitas

Apa yang dilakukan PT SAM menjadi contoh konkret bagaimana kepedulian terhadap lingkungan bisa dikolaborasikan dengan pengembangan komunitas.

Tak hanya fokus pada kelapa sawit berkelanjutan, PT SAM membuktikan bahwa inovasi sosial bisa dimulai dari sekolah, dari hal-hal kecil, dan dari kesadaran untuk mengubah “sampah” menjadi “harapan”.

Dengan inisiatif ini, PT SAM mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tak lagi memandang sampah sebagai masalah semata, tapi sebagai peluang membangun masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berdaya.

Sejumlah botol bekas dimanfaatkan sebagai media tanaman hidroponik di TK Negeri Pembina Daha Selatan melalui bimbingan PT SAM

Sumber: Kalselhits.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/07/21/inovatif-dan-inspiratif-pt-sam-ubah-sampah-plastik-jadi-kebun-hidroponik-di-sekolah/feed/ 0 20737
PT KED Dukung Pesta Adat Lom Plai Wujudkan Komitmen Astra Agro untuk Harmoni dan Pelestarian Budaya https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/22/pt-ked-dukung-pesta-adat-lom-plai-wujudkan-komitmen-astra-agro-untuk-harmoni-dan-pelestarian-budaya/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/22/pt-ked-dukung-pesta-adat-lom-plai-wujudkan-komitmen-astra-agro-untuk-harmoni-dan-pelestarian-budaya/#respond Thu, 22 May 2025 08:14:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20409 Kutai Timur – PT Astra Agro Lestari Tbk melalui anak usahanya, PT Karyanusa Ekadaya (KED) memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pesta Adat Lom Plai 2025 yang berlangsung di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kegiatan tahunan yang merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Dayak ini menjadi wujud pelestarian tradisi sekaligus sarana memperkuat hubungan harmonis antara manusia dan alam, khususnya dalam konteks pertanian.

Administratur PT Karyanusa Ekadaya, Rasid, menyampaikan bahwa dukungan terhadap Pesta Adat Lom Plai merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga harmoni dengan masyarakat adat serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Pesta Adat Lom Plai adalah warisan budaya yang sarat makna. Kami mendukung penuh pelaksanaannya sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pelestarian tradisi serta keharmonisan antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” ujar Rasid.

Pesta Adat Lom Plai merupakan tradisi yang diselenggarakan setiap selesai masa panen. Secara harfiah, “Lom Plai” berarti “mengantisipasi agar tidak sakit” atau “selalu sehat, selamat, dan panjang umur”.

Filosofi tersebut tercermin dalam berbagai rangkaian kegiatan, yang juga berfungsi sebagai bentuk penghormatan serta penyembuhan terhadap tanaman, terutama padi, yang dianggap sejajar dengan manusia.

Rangkaian acara telah berlangsung sejak 24 April 2025 dan mencapai puncaknya pada 8 Mei 2025. Pembukaan diwarnai dengan pameran budaya, sementara penutupan diisi dengan berbagai atraksi khas seperti Embos Epaq Plai, pembagian hadiah, penampilan seni Thambunesia, serta Embos Jia yang menggambarkan kekayaan nilai budaya Dayak.

Dukungan dari PT Karyanusa Ekadaya ini menjadi bagian dari komitmen Astra Agro Lestari dalam mendukung pengembangan masyarakat dan pelestarian budaya lokal di wilayah operasionalnya. Perusahaan berharap partisipasi ini dapat memperkuat sinergi antara dunia usaha dan masyarakat adat dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya Nusantara.

“Kami percaya bahwa budaya lokal seperti Lom Plai merupakan kekayaan bangsa yang patut dilestarikan. Melalui dukungan ini, kami ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” tambah Rasid.

Dengan kolaborasi ini, Pesta Adat Lom Plai 2025 diharapkan menjadi tidak hanya pesta panen, tetapi juga momentum mempererat solidaritas dan kesehatan sosial masyarakat Kutai Timur.

Source: https://kaltimwave.id/

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/22/pt-ked-dukung-pesta-adat-lom-plai-wujudkan-komitmen-astra-agro-untuk-harmoni-dan-pelestarian-budaya/feed/ 0 20409
Kapolres Pasangkayu Hadiri Penanaman Mangrove dalam Program “Vovasanggayu Wanuakku” https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/kapolres-pasangkayu-hadiri-penanaman-mangrove-dalam-program-vovasanggayu-wanuakku/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/kapolres-pasangkayu-hadiri-penanaman-mangrove-dalam-program-vovasanggayu-wanuakku/#respond Wed, 21 May 2025 08:08:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20406 PASANGKAYU,Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, menghadiri kegiatan penanaman mangrove dalam program “Vovasanggayu Wanuakku” yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan, bertempat di pesisir pantai Kabupaten Pasangkayu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pasangkayu H. Yaumil Ambo Djiwa., perwakilan Dandim 1427 Pasangkayu Kapten Inf. Ismail, perwakilan Kajari Pasangkayu Muhammad Aqib Razak,, serta sejumlah pimpinan perusahaan dan instansi terkait lainnya, antara lain:

Heri Handoko (Manajer) Randomayang Tambak Lestar, Ivan Santosa (Manajer PT. Tambak Paname Kasoloang), Herman Wijaya (Manajer PT. Randomyang Bintang 8), Yudi (Humas PT. Awana Sawit Lestari), Eka Prasetiawan (Adm PT. TSL),Ahmad Faisal (CSR PT. Letawa), M. Firdan (Asisten Konservasi Mamuang), Ferdinand James (KTU PT. Pasangkayu), Kartina (CSR PT. TSL), Segenap OPD Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Personel Polres dan Kodim 1427 Pasangkayu.

Dalam sambutannya, Bupati Pasangkayu menyampaikan bahwa penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dan strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah abrasi pantai, menjadi habitat berbagai biota laut, dan sebagai penyerap karbon yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dengan garis pantai yang cukup panjang, Kabupaten Pasangkayu memiliki potensi sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga ekosistem pesisir.

Sementara itu, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memberikan dampak positif bagi lingkungan serta mempererat hubungan antara institusi dan masyarakat.

“Dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini, Polres Pasangkayu menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah Pasangkayu,” tuturnya.

Source: http://wartaamperak.com/

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/kapolres-pasangkayu-hadiri-penanaman-mangrove-dalam-program-vovasanggayu-wanuakku/feed/ 0 20406
Peringati Hari Air dan Hutan Sedunia, PT GSIP-AMR Tanam Blangeran di Bantaran Sungai Kuning https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/24/peringati-hari-air-dan-hutan-sedunia-pt-gsip-amr-tanam-blangeran-di-bantaran-sungai-kuning/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/24/peringati-hari-air-dan-hutan-sedunia-pt-gsip-amr-tanam-blangeran-di-bantaran-sungai-kuning/#respond Mon, 24 Mar 2025 05:27:11 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19331 Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, Salah satu anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi (GSIP) dan PT Agro Menara Rachmat (AMR) menggelar aksi penanaman Pohon Blangeran di sempadan Sungai Kuning, Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Air dan Hari Hutan Sedunia serta bertujuan untuk menjaga ekosistem sungai, mengurangi erosi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi sumber daya alam.

Blangeran dikenal sebagai salah satu jenis pohon yang memiliki peran penting dalam konservasi lingkungan, terutama di daerah sempadan sungai.

Akar pohon ini mampu menahan tanah dengan kuat, sehingga efektif dalam mencegah erosi dan menjaga stabilitas tebing sungai.

Selain itu, keberadaan Blangeran turut mendukung keseimbangan ekosistem dengan memberikan habitat alami bagi berbagai jenis fauna lokal.

Kepala Desa Pandu Senjaya, Jumilan, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PT GSIP-AMR.

Beliau menjelaskan bahwa upaya ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan, terutama di daerah sempadan sungai yang rentan terhadap kerusakan.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan serta menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan lestari bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup edukasi lingkungan kepada masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh CDO dan Konservasi PT. GSIP AMR, Sekretaris Camat, tim ICS Desa, Penyuluh Pertanian, dan BPD Desa Pandu Sanjaya.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya konservasi hutan dan sumber daya air sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi perubahan iklim.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari partisipasi aktif mereka dalam menanam bibit serta berdiskusi mengenai langkah-langkah konkret untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah mereka.

Sementara itu, Pingkan Nabilla CSR PT GSIP-AMR menegaskan bahwa penanaman pohon di kawasan sempadan sungai ini tidak hanya membantu dalam menjaga kualitas air dan mencegah erosi, tetapi juga memberikan manfaat ekologis bagi flora dan fauna di sekitar sungai.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung target SDGs, terutama pada tujuan ke-6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan ke-15 (Ekosistem Daratan),” ujar Pingkan.

Melalui aksi ini, PT GSIP-AMR kembali menegaskan komitmennya terhadap sustainability aspirations yang sejalan dengan kebijakan Astra Agro dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam menjaga keseimbangan alam demi masa depan yang lebih baik.

Sumber: Radar Sampit

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/24/peringati-hari-air-dan-hutan-sedunia-pt-gsip-amr-tanam-blangeran-di-bantaran-sungai-kuning/feed/ 0 19331
Menghidupkan Kembali Sungai Melalui Rehabilitasi Sempadan Sungai https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/menghidupkan-kembali-sungai-melalui-rehabilitasi-sempadan-sungai/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/menghidupkan-kembali-sungai-melalui-rehabilitasi-sempadan-sungai/#respond Mon, 17 Mar 2025 09:07:26 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19173 Ekosistem riparian atau sempadan sungai merupakan habitat bagi berbagai macam tumbuhan dan hewan, yang memiliki peran penting bedalam menjaga kenakeragaman hayati. Garis pembatas ini juga memiliki fungsi ekologi yang vital, seperti menjaga kualitas air, mencegah erosi, dan mengurangi dampak banjir. 

Oleh karena sempadan sungai sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem yang hidup di dalamnya, maka Astra Agro berkomitmen untuk senantiasa menjaganya. Hal itu bahkan tertuang dalam rencana aksi keberlanjutan lima tahun (2021 – 2025). Perusahaan memfokuskan program rehabilitasi kapada ekosistem riparian sebab perannya yang penting bagi kelangsungan hidup spesies dengan memastikan ketersediaan makanan dan habitatnya. 

Penanaman pohon atau replanting menjadi fokus utama dalam program rehabilitasi sempadan sungai. Astra Agro menyediakan kebutuhan bibit  yang sesuai dengan lluas area serta kecocokan lahan. Perseroan tidak menanam pohon kelapa sawit pada sempadan sungai.

Beragam jenis tanaman  seperti pohon peneduh, pohon buah-buahan, serta sejumlah tanaman pelindung api telah ditanam oleh Astra Agro di sempadan sungan, sehingga akar tanaman dapat mencegah erosi tanah. Pemilihan tanaman ini didasarkan pada berbagai aspek ekologi seperti tanaman asli tanah, varietas lokal, dan bukan merupakan spesies invasif.

Strategi pelaksanaan kegiatan rehabilitasi Astra Agro bersifat berkelanjutan dan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. Kami juga melakukan peninjauan dan pembaruan data dari upaya rehabilitasi riparian sebelumnya. Manfaat dari upaya rehabilitasi kami dapat dilihat dari hasil pengukuran dan pendokumentasian dampak dari berbagai spesies burung yang memanfaatkan lokasi rehabilitasi.

Kegiatan rehabilitasi sempadan sungai dilakukan di dalam konsesi Perseroan dengan jumlah tanaman mencapai 3.100 pohon di kuartal ketiga 2024 di Riau, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat. Pohon-pohon ini, yang mewakili berbagai spesies seperti Shorea sp., Aquilaria malaccensis, Cerbera manghas, Pterocarpus indicus, Alstonia scholaris, Handroanthus chrysotrichus, Heritiera sp., dan Mimusops elengi, ditanam di lahan seluas kurang lebih 19,75 hektar. Tujuan dari inisiatif penanaman ini adalah untuk mengembalikan fungsi ekologis dari area riparian, termasuk pengendalian erosi dan perlindungan sungai.

Keterlibatan aktif karyawan dan masyarakat sekitar dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keberhasilan program, namun juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih kuat terhadap lingkungan. Untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan ekosistem sungai, contoh konsesi yang berpartisipasi dalam penanaman pohon untuk rehabilitasi sempadan sungai di kuartal III antara lain PT Eka Dura Indonesia (PT EDI) dan PT Kimia Tirta Utama (PT KTU). Melalui upaya-upaya tersebut, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan akan semakin meningkat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem sungai.

PT Eka Dura Indonesia menjadi salah satu lokasi dalam melakukan upaya rehabilitasi mangrove
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/menghidupkan-kembali-sungai-melalui-rehabilitasi-sempadan-sungai/feed/ 0 19173
Jaga Ketahanan Pangan, Astra Agro Bantu Penanaman Benih Padi Gogo Seluas 100 Ha https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/jaga-ketahanan-pangan-astra-agro-bantu-penanaman-benih-padi-gogo-seluas-100-ha/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/jaga-ketahanan-pangan-astra-agro-bantu-penanaman-benih-padi-gogo-seluas-100-ha/#respond Mon, 17 Mar 2025 03:51:29 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19153 PT Astra Agro Lestari Tbk ( AALI ) memberikan bantuan benih padi gogo kepada sejumlah kelompok tani di Cianjur, Jawa Barat, untuk ditanam di atas lahan seluas 100 hektare. Menurut Vice President Research and Development, Astra Agro, Cahyo Wibowo dalam siaran pers AALI yang dikutip Minggu (16/3), pemberian bantuan benih padi gogo tersebut sejalan dengan program ketahanan pangan yang digagas pemerintah dan sekaligus untuk menjaga warisan budaya leluhur. 

Padi gogo atau padi huma adalah jenis padi yang mampu ditanam di lahan kering atau tadah hujan dan diketahui menjadi salah satu sumber ketahanan pangan masyarakat Baduy. Budidaya padi gogo sudah dilakukan sejak jaman leluhur, karena tanaman ini memiliki daya tahan yang lebih baik pada masa kering.

Lebih lanjut Fenny mengatakan, AALI komitmen untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan program Ketahanan Pangan Nasional. Program ini dinilai juga sejalan dengan misi Astra Agro untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Motto perusahaan kami adalah Prosper With The Nation, sehingga kami perlu berkontribusi dalam penanaman padi gogo sebagai bentuk komitmen kami untuk ikut menyejahterakan bangsa. Selain, padi gogo kami juga telah melakukan penanaman jagung secara serentak untuk menjaga ketahanan pangan beberapa waktu lalu,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pembina Pelayanan Sentra Agribisnis Terpadu (PESAT), Nurjaya menyebutkan bahwa padi gogo merupakan warisan budaya yang sedang dihidupkan kembali di Jawa Barat.

“Kami belajar banyak dari desa adat, Kasepuhan Ciptagelar yang memiliki stok beras melimpah untuk puluhan tahun ke depan. Kami berharap dengan penanaman padi gogo ini menjadi solusi untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya daerah Cianjur dan sekitarnya,” ujar Nurjaya.

Dia mengungkapkan, PESAT melakukan pendampingan dalam proses budidaya padi gogo bersama Gapoktan Sukatani yang menaungi 1.400 petani di Cianjur. Ketika panen, kata Nurjaya, organisasinya akan menjadi off taker bagi hasil panen para petani.

Penanaman padi gogo di Cianjur akan berlangsung di tujuh lokasi, seperti Desa Kanoman, Desa Cigea dan Desa Cibokor. Astra Agro bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian untuk menentukan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang akan menjadi penerima bantuan.

Plt Direktur Jendera Perkebunan Kementan, Heru Tri Widarto menyebutkan, penanaman padi gogo antara Astra Agro sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan Gapoktan di Cianjur merupakan kolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Kami sangat mengapresiasi peran sektor swasta dalam mendukung petani melalui berbagai inisiatif seperti ini. Kerjasama antara pemerintah dan perusahaan menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di lahan kering yang membutuhkan inovasi dan pendampingan khusus,” tutur Heru.

Dia menyampaikan, budidaya padi gogo di lahan kering merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dengan total luasan lahan mencapai 500 ribu hektare. “Kami juga menggugah perusahaan perkebunan lainnya, ayo kita berkontribusi untuk pencapaian swasembada pangan, khususnya beras,” ucapnya. 

Sumber: Financial Review ID

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/17/jaga-ketahanan-pangan-astra-agro-bantu-penanaman-benih-padi-gogo-seluas-100-ha/feed/ 0 19153
Mengubah Limbah Menjadi Pakan Ikan dengan Sumber Nutrisi Berkualitas https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/12/mengubah-limbah-menjadi-pakan-ikan-dengan-sumber-nutrisi-berkualitas/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/12/mengubah-limbah-menjadi-pakan-ikan-dengan-sumber-nutrisi-berkualitas/#respond Wed, 12 Feb 2025 08:15:05 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=18672 Keterbatasan memiliki dua sisi, bisa menjadi penghalang bila diamini atau menjadi peluang jika berani diterjang. Kira-kira begitu yang dialami oleh Pokdakan (Kelompok Budi Daya Perikanan) Maju Bersama di Penajam Pases Utara, Kalimantan Timur. Beruntung mereka memilih opsi kedua dalam menghadapi hambatan.

Pasokan bahan baku pakan ternak yang terbatas dan cenderung tinggi, lalu ditambah harga jual ikan yang relatif stabil mendorong kelompok tersebut berinovasi menciptakan SINTAPIBABE atau (Mesin Pembuatan Pakan Ikan dari Barang Bekas) 

SINTAPIBABE adalah mesin pengolah limbah yang sebelumnya menjadi masalah dapat menjadi sumber daya bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Mesin ini mampu memproduksi pakan ikan yang merupakan inovasi dari Pokdakan (Kelompok Budi Daya Perikanan) Maju Bersama yang adalah binaan dari PT WKP (Waru Kaltim Plantation), salah satu anak perusahaan Astra Agro.

Inspirasi dari pembuatan SINTAPIBABE di awali oleh ketergantungan pakan pada pabrik sedangkan harga yang terus meningkat telah memengaruhi kemampuan pembudi daya dalam mengais keuntungan. Pasalnya, harga jual ikan cenderung stabil di pasaran yang berkisar antara Rp 23.000 s/d 25.000 per kg.

Sebagai gambaran, pembudi daya perlu mengeluarkan dana sebesar Rp380.000 untuk 30 kilogram pakan selama empat hari. Adapun pakan tersebut mampu mencukupi kebutuhan 35 keramba jaring, delapan kolam terpal dan satu kolam tanah milik Pokdakan Maju Bersama.

Permasalahan itu membuat Pokdakan Maju Bersama berinovasi untuk memproduksi pakan ikan dengan memanfaatkan barang bekas dan bahan baku lokal. Bahan baku utamanya pun memanfaatkan ikan runcah yakni ikan kecil-kecil yang tertangkap tidak sengaja oleh nelayan dan tidak memiliki nilai ekonomi.

“Sebagai solusi, kami mengarahkan warga yang memiliki keahlian teknis untuk membuat mesin pengolah pakan melalui bimbingan dan referensi online.” jawab Zakaria selaku perwakilan tim CSR (Corporate Social Responsibility) PT WKP.

Kemudian bungkil kedelai, singkong atau labu merah, bulu ayam, tulang ayam dan tulang ikan yang besar. Selanjutnya semua bahan baku itu diolah menjadi tepung, berikutnya dengan menggunakan SINTAPIBABE jadilah pelet untuk pakan ikan.

Dalam satu jam SINTAPIBABE mampu menghasilkan 50 kilogram pakan ikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan semua keramba jaring apung, kolam terpal dan kolam tanah yang dimiliki Pokdakan Maju Bersama. Adapun kelompok ini membudidayakan berbagai jenis ikan diantaranta lele, nila dan gurami.

Pembuatan pakan lokal secara mandiri oleh Pokdakan Maju Bersama berhasil memangkas pengeluaran untuk pakan ikan hingga antara 50 persen sampai 60 persen. Nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan ternak mereka juga terpenuhi. Buktinya, produksi ikan air tawar yang diunggulkan Pokdakan Maju Bersama berjenis lele Sangkuriang, mampu tembus antara 200 kilogram hingga 300 kilogram untuk satu keramba apung dalam 10 hari.

Pokdakan Maju Bersama menggunakan sistem tangga atau berjenjang dari satu keramba jaring apung ke keramba jaring apung lainnya untuk melakukan panen lele. Dari 19 keramba jaring apung yang disemai bibit ikan lele, kelompok tersebut dalam satu bulan mampu panen mencapai lebih kurang satu ton ikan lele Sangkuriang. Sementara itu rata-rata panen ikan lele untuk satu keramba jaring apung dalam 10 hari mampu meraup penghasilan sekitar Rp6.000.000.

“Dengan sistem keramba jaring apung, pakan ikan dapat terdistribusi secara maksimal sehingga menghasilkan ikan-ikan yang lebih berkualitas.”

Inovasi dari barang bekas dan limbah untuk pakan ikan yang dikembangkan Pokdakan Maju Bersama juga dapat dukungan dari PT WKP, dari inovasi itu Pokdakan Maju Bersama memperoleh penghargaan pada Festival Astra 2024 kategori perikanan sebagai juara satu.

Tidak hanya meraih penghargaan, namun sejumlah lembaga dan desa turut menunjukan ketertarikan untuk mereplikasi dan mengimplementasikan mesin SINTAPIBABE untuk operasional bisnis.

“Akhir-akhir ini Pokdakan juga mendapatkan tawaran kerjasama dengan sebuah perusahaan untuk mengembangkan mesin SINTAPIBABE dalam pengolahan sayur. Jadi kegunaan mesin pengolah ini tidak hanya terbatas pada pengolahan pakan ikan saja, namun memiliki potensi penggunaan yang lebih luas.”

Kedepannya, tim CSR PT WKP berencana untuk mengembangkan mesin SINTAPIBABE sebagai alat pengolahan bahan untuk pupuk kompos untuk perkebunan sayur desa. 

“Mesin yang awalnya kami ciptakan untuk mengatasi permasalahan harga pakan ikan yang tinggi, kini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bahkan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar WKP” ujar Zakaria. 

Sejumlah warga mengolah limbah untuk menjadi pakan ikan dengan mesin SINTAPIBABE
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/12/mengubah-limbah-menjadi-pakan-ikan-dengan-sumber-nutrisi-berkualitas/feed/ 0 18672
Kurangi Sampah Plastik, PT TPP Luncurkan Program GKSP di Indragiri Hulu https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/07/kurangi-sampah-plastik-pt-tpp-luncurkan-program-gksp-di-indragiri-hulu/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/07/kurangi-sampah-plastik-pt-tpp-luncurkan-program-gksp-di-indragiri-hulu/#respond Fri, 07 Feb 2025 04:26:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=18658 Sampah plastik menjadi ancaman serius bagi lingkungan, mulai dari pencemaran, kerusakan ekosistem, hingga perubahan iklim. United Nations Environment Programme (UNEP) mencatat bahwa pada tahun 2024, Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP)—anak perusahaan Astra Agro Lestari yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit—meluncurkan program Gerakan Kurangi Sampah Plastik (GKSP) di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, salah satunya dengan mengganti kantong belanja plastik dengan tas ramah lingkungan.

Program GKSP PT TPP dijalankan di 14 desa binaan yang tersebar di dua kecamatan di Indragiri Hulu, yaitu Kecamatan Lirik dan Kecamatan Pasir Penyu.

Berikut daftar desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program, yakni Kecamatan Lirik (Desa Sungai Sagu, Mekar Sari, Redang Seko, Banjar Balam, Gudang Batu). Kecamatan Pasir Penyu (Desa Tanah Merah, Sekar Mawar, Kembang Harum, Petalongan, Serumpun Jaya, Jati Rejo, Candi Rejo).

Ketua Posyandu Desa Sungai Sagu, Leles Pujianti, menyampaikan apresiasinya kepada PT TPP atas inisiatif baik ini.

“Terima kasih atas edukasi dan bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga berdampak positif bagi lingkungan, serta semakin mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam program ini, PT TPP membagikan tas belanja non-plastik kepada masyarakat desa sebagai alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai.

Community Development Officer (CDO) PT TPP, Yudita Robi C, serta Asisten Corporate Social Responsibility (CSR) PT TPP, Panji Wisnu Aji, turut hadir dalam kegiatan ini bersama perangkat desa, ketua, dan para kader posyandu.

Menurut Panji Wisnu Aji, program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap melalui edukasi kepada masyarakat, penggunaan plastik bisa berkurang dan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

PT TPP berharap, program GKSP menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas sampah plastik di wilayah operasionalnya.

Dengan berkelanjutan program ini, PT TPP optimis dapat membantu mewujudkan desa binaan yang ramah lingkungan dan bebas plastik.

Sumber: Riau Aktual

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/07/kurangi-sampah-plastik-pt-tpp-luncurkan-program-gksp-di-indragiri-hulu/feed/ 0 18658
Dukung Swasembada Jagung, Perusahaan Sawit ini Sediakan Lahan Hingga Pendamping Teknis https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/06/dukung-swasembada-jagung-perusahaan-sawit-ini-sediakan-lahan-hingga-pendamping-teknis/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/06/dukung-swasembada-jagung-perusahaan-sawit-ini-sediakan-lahan-hingga-pendamping-teknis/#respond Thu, 06 Feb 2025 06:20:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=18609 Dukung program nasional pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, PT Eka Dura Indonesia (EDI) melakukan penanaman jagung secara masif untuk meningkatkan produksi dalam negeri.

Anak usaha Astra Agro Lestari itu menggelar kegiatan penanaman jagung secara serentak dengan menggunakan lahan di dalam area Hak Guna Usaha (HGU) perseroan, Selasa (4/2). 

Administratur PT EDI Dwi Setiyo Budiawan mengatakan, program ini tidak sekadar mencapai target produksi, tetapi juga memberikan pemberdayaan maksimal kepada petani.

Menurutnya, PT EDI telah menggunakan pendekatan komprehensif dalam mewujudkan program ketahanan pangan pemerintah. Adapun praktik-praktik pertanian telah mengikuti standar dengan menggunakan bibit jagung hibrida berkualitas tinggi, pendampingan teknis intensif kepada petani dan evaluasi bertahap untuk memaksimalkan produktivitas.

“Kami telah membentuk tim khusus dan struktur organisasi penanaman jagung yang terencana untuk memastikan hasil panen yang optimal,” kata Dwi kepada elaeis.co, Rabu (5/2).

Adapun acara penanaman jagung serentak ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat yang mencerminkan tingginya perhatian lintas instansi terhadap program ini. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kunto Darussalam AKP Buyung Kardinal, Camat Kunto Darussalam Dedi Saputra, Danramil, Lurah Kota Lama.

Sementara itu, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Buyung Kardinal menyatakan bahwa program swasembada jagung merupakan program nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan perkebunan sawit. Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Kunto Darussalam Dedi Saputra dengan menyatakan optimisme tinggi terhadap kolaborasi ini. “Kehadiran kami bersama unsur Muspika membuktikan keseriusan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, kami yakin dapat menghasilkan produktivitas yang optimal,” ujarnya.

Program penanaman jagung PT EDI ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi jagung nasional, tetapi juga menjadi model pendekatan kolaboratif antara perusahaan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. 

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

Sumber: elaeis.co

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/06/dukung-swasembada-jagung-perusahaan-sawit-ini-sediakan-lahan-hingga-pendamping-teknis/feed/ 0 18609
Dukung Swasembada Pangan, Astra Agro dan Polres Donggala Tanam Jagung Serentak https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/23/dukung-swasembada-pangan-astra-agro-dan-polres-donggala-tanam-jagung-serentak/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/23/dukung-swasembada-pangan-astra-agro-dan-polres-donggala-tanam-jagung-serentak/#respond Thu, 23 Jan 2025 02:22:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17768 Anak perusahaan Astra Agro Lestari, yakni PT Lestari Tani Teladan (PT LTT) sukses melaksanakan program tanam jagung serentak di area operasional perusahaan di Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Selasa (21/01/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional tanam jagung serentak 1 juta hektar, yang bertujuan untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia.

Program tanam jagung serentak ini menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan, memanfaatkan lahan yang tersedia, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Tanam jagung serentak turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Polres Donggala, perwakilan Polsek Rio Pakava, perwakilan Koramil Rio Pakava, perwakilan Kecamatan Rio Pakava, para kepala desa, Kepala BPP Kecamatan Rio Pakava, serta manajemen PT LTT.

Kapolres Donggala, melalui AKP Zainuddin S.SI.P, memberikan apresiasi terhadap kesiapan PT LTT dalam menyelenggarakan acara tersebut.

“Kami dari pihak Kepolisian sangat mengapresiasi kesiapan PT LTT, baik itu sebelum acara penanaman perdana tumpang sari jagung hingga terlaksananya kegiatan tanam serentak 1 juta hektar menuju swasembada pangan,” ungkapnya.

Administratur PT LTT, Ari Iswahyudi menjelaskan bahwa kegiatan tanam jagung serentak juga dilaksanakan di seluruh wilayah operasional Astra Agro, meliputi area Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan misi Astra Agro untuk mendukung program swasembada pangan,” tegas Ari.

Menurut Ari, inisiatif Astra Agro dilandasi oleh kesadaran akan pentingnya sektor agribisnis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia memastikan bahwa Astra Agro memiliki visi yang sejalan dengan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produktivitas jagung sebagai komoditas unggulan.

Proses penanamandilakukan secara sistematis, mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga pengelolaan pasca-tanam. Setiap tahap dirancang untuk memastikan optimalisasi hasil produksi serta keberlanjutan ekosistem di sekitar lahan.

“Kami berharap program ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani lokal. Dengan hasil produksi yang optimal, kami optimis kontribusi nyata dapat diberikan untuk mengurangi impor jagung, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mendukung swasembada pangan Indonesia,” tutup Ari. 

Source: metrosulteng.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/23/dukung-swasembada-pangan-astra-agro-dan-polres-donggala-tanam-jagung-serentak/feed/ 0 17768
Tanam Jagung Serentak, Astra Agro Lestari Area Kaltim Dukung Swasembada Pangan 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/22/tanam-jagung-serentak-astra-agro-lestari-area-kaltim-dukung-swasembada-pangan-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/22/tanam-jagung-serentak-astra-agro-lestari-area-kaltim-dukung-swasembada-pangan-2025/#respond Wed, 22 Jan 2025 05:43:30 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17750 Guna menyukseskan swasembada pangan nasional, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turut berkontribusi melalui program Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare, Selasa (21/12025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan 2025.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan penanaman jagung hibrida yang berlokasi di areal perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk, area Kalimantan Timur. Yakni PT Waru Kaltim Plantation (WKP), PT Sukses Tani Nusasubur (STN), PT Borneo Indah Marjaya (BIM), PT Karyanusa Ekadaya (KED), PT Subur Abadi Plantations (SAP), PT Sumber Kharisma Persada (SKP).

Pada penanaman jagung di PT WKP, kegiatan tersebut langsung dipimpin Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Supriyanto.

Didampingi Administratur (ADM) PT WKP Eko Andrianto, Community Development Area Manager (CDAM) Kaltim Hermanto Rudi, Partnership Area Manager (PSAM) Kaltim-Kalsel Bagus Setiawan, Partnership Management Specialist Sigid Edy Pranata, serta Asisten Sustainability/CSR PT WKP Zakaria.

“Kami dari PT WKP mewakili PT Astra Agro Lestari Tbk, melakukan penanaman jagung. Hal ini dilakukan oleh semua perusahaan yang di bawah naungan PT Astra Agro Lestari Tbk, baik dari Sumatra, Kalimantan hingga Sulawesi,” ujar Eko Andrianto, ditemui usai kegiatan.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan misi PT Astra Agro Lestari Tbk, untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan melalui program pemerintah. Bekerja sama dengan kepolisian setempat, dalam hal ini Polres PPU.

Ia memastikan bahwa PT WKP akan terus melanjutkan program ini. Termasuk setelah panen, pihaknya berkomitmen untuk kembali menggarap tanah dan menanam kembali jagung yang diharapkan mampu menjadi penyumbang komoditas bahan pangan. Yang merupakan salah satu indikator keberhasilan asta cita Presiden Prabowo dalam hal swasembada pangan.

“Kita akan lakukan berkesinambungan dan kita akan bekerja sama dengan karyawan PT WKP untuk mengelola ini dan hasilnya nanti akan dipetik oleh mereka,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Supriyanto turut menyerahkan sekitar 75 kilogram bibit jagung hibrida, kepada manajemen PT WKP dan kelompok petani setempat. AKBP Supriyanto menyampaikan rasa bangganya bahwa Kabupaten PPU turut melaksanakan penanaman jagung pada areal PT WKP dan PT STN.

“Harapan kami, bisa mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah untuk swasembada pangan khususnya jagung dalam waktu dan tempo yang sesingkat-singkatnya,” ungkap AKBP Supriyanto.

Ia turut berharap agar PT Astra Agro Lestari Tbk menjadi contoh yang dapat diikuti oleh elemen masyarakat lainnya, termasuk perusahaan-perusahaan lain dalam mendukung ketahanan pangan di PPU.

“Polri sebagai institusi yang diberikan tugas dan tanggung jawab tambahan untuk mendukung hal tersebut,” ulasnya. Ia menyebut akan mengawal program jagung mulai dari proses penanaman, pemupukan, hingga setelah panen.

“Kebetulan yang sudah kita tanam di daerah Kecamatan Babulu, 10 sampai 15 hari nanti akan panen. Harapannya jagung yang sudah kita panen akan menjadi bibit untuk penanaman berikutnya,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian PPU Andi Trasodiharto, menyambut baik kegiatan yang dapat menjadi langkah percepatan swasembada pangan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan instansi kepolisian, baik dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa, akan memberikan hasil yang maksimal dalam peningkatan hasil pertanian, khususnya komoditas jagung.

“Ini merupakan langkah yang baik, khususnya dengan para pihak teman-teman perkebunan kelapa sawit yang juga sudah ikut mendorong terkait dengan upaya percepatan swasembada pangan,” ujar Andi.

Ia menyebut pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Polri maupun pihak swasta dalam hal ini PT Astra Agro Lestari Tbk.

“Kami siap memberikan pendampingan, baik secara teori sehingga hasilnya bisa sesuai dengan target yang kita harapkan,” imbuhnya. 

Sumber: Kaltim Post

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/22/tanam-jagung-serentak-astra-agro-lestari-area-kaltim-dukung-swasembada-pangan-2025/feed/ 0 17750