CSR Kesehatan – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Mon, 23 Feb 2026 04:59:38 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Kontribusi Nyata Astra Agro: Masyarakat Berdaya, Masa Depan Terbina https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/#respond Thu, 05 Feb 2026 07:15:13 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22058 PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) bersama anak usahanya di Sulawesi senantiasa memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal. Seluruh program dirancang melalui pemetaan sosial serta dialog aktif dengan pemerintah desa dan masyarakat, guna memastikan manfaat yang relevan dan berkelanjutan.

Berpijak pada empat pilar tanggung jawab sosial yakni —pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, Astra Agro memiliki tekad untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan komunitas. Melalui inisiasi tersebut, perusahaan berusaha selalu meningkatkan kualitas hidup, keterampilan, dan kemandirian masyarakat, sekaligus menjaga pelestarian alam dan menciptakan nilai tambah ekonomi. 

Di bidang pendidikan, Astra Agro memberikan dukungan nyata melalui beasiswa, insentif bagi guru honorer, serta penyediaan sarana pendukung kegiatan belajar. Hingga kuartal ketiga 2025, dukungan tersebut menjangkau 13 sekolah per September 2025, sekaligus mendorong pengembangan karakter dan prestasi siswa melalui kegiatan non-akademik. Upaya ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda desa yang lebih percaya diri dan berdaya saing.

Pada saat yang sama, pilar kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas. Melalui layanan Posyandu, ratusan ibu hamil, balita, dan lansia mendapatkan imunisasi, pemeriksaan rutin, hingga makanan tambahan (PMT). Tidak berhenti di sana, Astra Agro juga memberikan insentif dan dukungan kapasitas bagi kader Posyandu di sejumlah desa, sehingga layanan kesehatan berbasis komunitas dapat terus berjalan secara mandiri.

Dalam pilar ekonomi pun, Astra Agro menyesuaikan pendekatan dengan potensi dan karakteristik tiap wilayah.  Untuk upaya penguatan ekonomi lokal, Astra Agro mendampingi kelompok tani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM agar mampu meningkatkan nilai tambah usaha mereka. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga dukungan akses pasar. PT Agro Nusa Abadi (ANA) di Morowali Utara, misalnya, kelompok ketahanan pangan desa didukung dengan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai pupuk organik, sekaligus pengembangan produk lokal yang bernilai ekonomi.

Sementara di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, PT Lestari Tani Teladan (LTT) membangun hubungan erat dengan masyarakat Desa Towiora dan Tinauka melalui pendampingan intensif dan diskusi partisipatif. Inisiatif ini mendorong lahirnya kembali peran pemuda desa melalui pembentukan karang taruna. Dukungan berupa rumah jamur dan baglog membuka peluang usaha budidaya jamur tiram yang dikelola secara mandiri oleh pemuda desa, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi lokal.

Kontribusi PT LTT juga mencakup pembangunan infrastruktur sosial. Fasilitasi pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Towiora—melalui penyediaan alat berat, paving block, hingga sertifikasi lahan—menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga kebutuhan sosial dan budaya masyarakat.

Tak berhenti di situ, PT Mamuang (MMG) di Sulawesi Barat turut mengimplementasikan program pemberdayaan berbasis kearifan lokal. Di Desa Martasari, perempuan didukung melalui penyediaan alat tenun dan pendampingan keterampilan, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus menghidupkan kembali tradisi. Sementara itu, kelompok tani di Desa Karya Bersama memperoleh pelatihan pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing pasar.

Selain itu, PT Agro Nusa Abadi (ANA) juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat di Desa Bunta, Tompira, dan Molino. Kelompok tani menerima benih jagung dan pupuk organik disertai pelatihan pertanian ramah lingkungan. Nelayan memperoleh peralatan tangkap yang lebih memadai, sedangkan kelompok perempuan didorong mengolah hasil kebun menjadi produk pangan yang berpotensi menjadi sumber pendapatan keluarga.

PT ANA juga memfasilitasi penyediaan air bersih melalui sumur bor dan tangki penampung yang kini dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tak hanya itu, kegiatan penghijauan di bantaran sungai serta perbaikan sarana transportasi desa turut memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pilar lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan, hingga kuartal ketiga 2025, Astra Agro mencatat kemajuan signifikan dalam program rehabilitasi lingkungan di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Astra Agro telah melakukan penanaman dan rehabilitasi lahan di sepanjang sempadan sungai, pesisir, serta area bernilai konservasi tinggi (HCV), dengan total lebih dari 22.000 pohon ditanam di hampir 67 hektare lahan secara kumulatif.

 

Program ini bertujuan memulihkan fungsi ekologis—seperti mencegah erosi, menjaga kualitas air, dan memperkuat konektivitas habitat, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Selain itu, Astra Agro juga terlibat aktif dalam penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Provinsi Sulawesi Barat bersama pemerintah daerah dan akademisi.

Melalui rangkaian inisiatif tersebut, Astra Agro menegaskan keyakinannya bahwa keberhasilan operasional perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra sejati, Astra Agro terus membangun fondasi pembangunan yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan di Sulawesi.

Melalui anak usaha yang tersebar di berbagai pelosok negeri, Astra Agro ingin menegaskan bahwa pembangunan dapat hadir melalui program yang sederhana, kontekstual, dan berbasis kebutuhan nyata, perusahaan berupaya menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.

Hingga kuartal ketiga 2025, program community development Astra Agro di Sulawesi terus berkembang, menjangkau masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan dasar, penguatan ekonomi lokal, serta rehabilitasi lingkungan yang terintegrasi dengan partisipasi warga.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/02/05/kontribusi-nyata-astra-agro-di-sulawesi-masyarakat-berdaya-masa-depan-terbina/feed/ 0 22058
Dari Desa untuk Generasi Bangsa, Astra Agro Hadirkan Makna Hari Ibu di Pasangkayu https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/dari-desa-untuk-generasi-bangsa-astra-agro-hadirkan-makna-hari-ibu-di-pasangkayu/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/dari-desa-untuk-generasi-bangsa-astra-agro-hadirkan-makna-hari-ibu-di-pasangkayu/#respond Mon, 29 Dec 2025 06:28:51 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21772 Di tengah rintik hujan yang kerap membasahi bumi pertiwi, perayaan Hari Ibu hadir setiap 22 Desember sebagai momentum nasional yang menggugah sanubari. Hari Ibu sejatinya bukan sekadar perayaan kasih sayang, melainkan refleksi atas peran dan perjuangan perempuan Indonesia dalam sejarah bangsa.

Penetapan Hari Ibu berakar dari Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta, ketika perempuan dari berbagai latar belakang berkumpul untuk pertama kalinya. Kongres ini menjadi tonggak penting dalam menyuarakan kepentingan bersama, mulai dari pendidikan, kesehatan, hak anak, hingga kontribusi perempuan dalam perjuangan kemerdekaan nasional.

PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) melalui anak usahanya di Sulawesi Barat, menginisiasi peringatan Hari Ibu Nasional dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan talkshow dan sosialiasi kesehatan di tingkat tapak. 

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi berkumpulnya kader posyandu yang senantiasa secara rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat di sekitar wilayah operasional Astra Agro.

Rangkaian acara yang dilaksanakan tepat pada Selasa (22/12) ini diikuti oleh sekitar 300 kader posyandu internal dan eksternal binaan Astra Agro di Sulawesi Barat. Pagi itu acara disambut dengan gerimis kecil namun tak menyulutkan semangat para peserta yang hadir untuk mengikuti keseluruhan acara.

Mengusung tema “Dari Pelukan Ibu dan Dukungan Ayah, Tumbuhlah Anak Sehat dan Kuat”, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kader posyandu dalam mendukung kesehatan ibu dan anak melalui pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi, dan penguatan pola asuh, sebagai upaya nyata pencegahan gagal tumbuh atau stunting.

Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Astra Agro menggandeng komunitas Inisiasi Muda dari Desa Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, sebagai komunitas binaannya. Inisiasi Muda merupakan kelompok pemuda yang aktif bergerak di bidang kepedulian lingkungan dan sosial. Mereka senantiasa menunjukkan komitmennya bagi masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan Talkshow Kader Posyandu bersama Astra Agro.

Bekerjasama dengan Komunitas Peduli ASI, Astra Agro dan Inisiasi Muda menghadirkan langsung dua Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Umum Daerah serta Kepala Dinas BKKBN sebagai narasumber Talkshow. 

Andi Handriyati, Dokter Spesialis Anak RSUD AKO Kabupaten Pasangkayu, mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari kegiatan yang memberikan dampak positif bagi sekitar. “Inisiasi yang luar biasa hadir dari korporasi dan pemuda desa bagi generasi penerus bangsa di momen spesial hari Ibu,” ungkapnya. 

Ia mengatakan, sebagai ibu bekerja, memastikan anak tetap tumbuh optimal, baik secara fisik, mental, maupun emosional adalah hal yang tidak bisa ditawar. Lalu, peran kader posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Sehingga keduanya menjadi sinergi yang positif yang dihadirkan dalam rangkaian acara dan talkshow kali ini.

 

Sementara, Fatur Rachman Hidayat ketua dari Inisiasi Muda menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral antara perusahaan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama,” kata Fatur. 

Inisiasi yang dilakukan oleh anak usaha Astra Agro di Sulawesi Barat merupakan satu dari rangkaian program yang telah dijalankan oleh seluruh anak usaha Astra Agro di setiap wilayah operasionalnya dalam tanggung jawab sosial pada pilar kesehatan. 

Sepanjang tahun 2024, Astra Agro telah melakukan program dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan yang diwujudkan melalui Pusat Kegiatan Kesehatan Masyarakat (PK2M) berbasis Posyandu. 

Kegiatan PK2M tersebut mencakup pendampingan, edukasi, serta pemberian bantuan sarana dan prasarana kepada total 335 Posyandu yang tersebar di desa-desa wilayah kerja Astra Agro. Selain itu Astra Agro juga telah menyalurkan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan vitamin kepada 3.342 ibu hamil serta 18.570 bayi dan balita di desa-desa binaan.

Serta sejalan dengan tujuan dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu di Sulawesi Barat, perusahaan juga telah memberikan dukungan terhadap penanganan stunting pada anak-anak di wilayah operasional.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/dari-desa-untuk-generasi-bangsa-astra-agro-hadirkan-makna-hari-ibu-di-pasangkayu/feed/ 0 21772
Menumbuhkan Kehidupan dari Komunitas: Cerita Paguyuban Terbaik Astra Agro 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/#respond Mon, 17 Nov 2025 08:53:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21440 Di tengah hiruk pikuk aktivitas di perkebunan, terdapat ruang-ruang hangat yang memupuk kehidupan di dalamnya. Ruang di mana para karyawan dan keluarga besar PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) tumbuh bersama, dan menebar manfaat bagi sekitar. Di sinilah para komunitas inspiratif lahir dan berkembang. Kerap dikenal dengan nama paguyuban, namun maknanya lebih dari sekedar perkumpulan manusia semata. Namun sebuah rumah yang melahirkan nilai kemanusiaan, membangun kepedulian serta menumbuhkan kemandirian yang berkelanjutan. 

Paguyuban Kencana Lestari

Di lingkungan PT Gunung Sejahtera Puti Perdana (GSPP), Kalimantan Tengah, tumbuh sebuah komunitas yang seindah namanya: Paguyuban Kencana Lestari. Di bawah kepemimpinan Dimas Saputra selaku Ketua Paguyuban, mereka menghidupkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang kuat.

Paguyuban ini berdiri di atas semangat sederhana, saling peduli dan berkembang bersama. Berbagai program unggulan mereka menjadi bukti nyatanya. Program Zero Accident dan Safety Agent, misalnya, bukan hanya slogan keselamatan kerja, tetapi budaya hidup. 

“Keselamatan mulai dari rumah.” menjadi jargon mereka. Dengan menganut sistem Triple S, yakni Sebelum, Saat, dan Sesudah bekerja, bagi mereka keselamatan adalah karakter, bukan kewajiban.

Di sela rutinitas, mereka juga menghidupkan nilai budaya, melalui Siskamling Temu Paguyuban, warga memperkuat rasa aman dan solidaritas. Sementara kesenian kuda lumping menjadi ruang ekspresi budaya yang mengakar, menyatukan warga lintas generasi dalam semangat gotong royong.

Kemandirian ekonomi pun menjadi pilar penting. Melalui UMKM Mandiri, warga memproduksi jamu, nasi tiwul, dan keripik singkong, serta mengelola layanan pangkas rambut secara kemitraan. Serta di bidang lingkungan, program Biopori menjadi simbol kepedulian terhadap bumi, berjalan beriring dengan TPA Keagamaan yang memperkuat moral dan spiritual warga.

Paguyuban ini menjadi cermin nyata bagaimana nilai-nilai 4 pilar tanggung jawab sosial kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup dari rumah ke rumah.

Paguyuban Hidup Baru

Sementara itu, di Desa Laburan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdiri Paguyuban Hidup Baru, komunitas yang benar-benar hidup sesuai namanya. Di bawah naungan PT Borneo Indah Marjaya (BIM), paguyuban ini mengajarkan bagaimana sinergi dan keberlanjutan bisa menjadi rumah bersama.

Paguyuban ini mengedepankan tiga pilar utama: Selamat, Sehat, dan Hijau. Melalui agen safety, ronda malam rutin, dan rambu-rambu keselamatan, mengacu pada komitmen yang sama bahwa menanamkan kesadaran tentang keselamatan bukan hanya urusan kerja, tapi gaya hidup.

Di bidang kesehatan, mereka menjalankan Posyandu warga, jumantik aktif, serta program Ready to Work (RTW) yang membiasakan warga menjaga kebugaran sebelum bekerja. Tidak berhenti di sana, kegiatan olahraga bersama dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadikan paguyuban ini tempat belajar hidup sehat yang nyata.

Hal yang paling membanggakan adalah program Bank Sampah pada Paguyuban Hidup Baru, yang telah berjalan sejak 2021. Program ini bukan hanya mengubah sampah menjadi sumber ekonomi, tetapi juga mengajarkan warga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Bank sampah ini bahkan telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur dan meraih penghargaan Proklim tingkat provinsi.

Di sela aktivitas lingkungan, warga juga mengembangkan UMKM Paguyuban Mandiri seperti keripik pisang, jamu, dan kerajinan tangan. Semua keuntungan dikembalikan untuk kepentingan bersama. Paguyuban Hidup Baru telah menghadirkan kehidupan baru yang sehat dalam kebiasaan, hijau dalam harmoni, dan mandiri dengan hati.

Paguyuban Hotel Berseri

Dari tanah Kalimantan menuju tanah Riau, Paguyuban Hotel Berseri yang menjadi binaan dan bimbingan PT Kimia Tirta Utama (KTU) juga tak kalah memancarkan semangat kebersamaan yang cerah seperti namanya yakni Berseri. Dengan visi menciptakan lingkungan yang “hijau, guyub, sehat, selamat, dan produktif,” mereka membangun harmoni antara warga, alam, dan perusahaan.

Paguyuban ini berdiri kokoh di atas empat pilar: Sehat, Selamat, Hijau, dan Sejahtera. Melalui program Hotel Berseri Sehat, mereka menjaga kesehatan warga lewat Posyandu Anggrek, apotek hidup, dan senam ibu-ibu setiap minggu. Fitness center juga hadir untuk meningkatkan kesehatan fisik sekaligus menjadi usaha produktif bagi paguyuban.

Dalam pilar Selamat, budaya Safety Culture diterapkan konsisten, dengan Tugu Komitmen Keselamatan, pemeriksaan APD rutin, dan program Ready to Work. Berkat disiplin tinggi ini, PT KTU berhasil mempertahankan predikat Zero Accident hingga 2025.

Tak mau ketinggalan, pilar Hijau juga menjadi program yang menjadi perhatian, dengan dijalankan bersama kreativitas warga. Melalui inovasi LIMBAH (Lihat, Inisiatif, Manfaatkan, Buat, dan Hadirkan solusi), galon bekas disulap jadi pot tanaman, ban bekas jadi pagar dan monumen, serta sampah organik diolah jadi pupuk kompos. Lingkungan pun menjadi taman yang hidup dan indah.

Di pilar terakhir yaitu Sejahtera, warga memberdayakan diri melalui usaha jual beli ternak kambing, budidaya ikan lele, produksi serbuk jahe, serta warung hidup yang menyediakan sayur segar hasil kebun. Semua kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan, tapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga.

Tiga paguyuban ini, Kencana Lestari, Hidup Baru, dan Hotel Berseri, mewakili wajah sejati keberlanjutan di Astra Agro. Mereka menanam nilai-nilai kemanusiaan di setiap langkah, mengelola lingkungan dengan hati, dan menumbuhkan ekonomi melalui kebersamaan.

Sebagai bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras tersebut, ketiga paguyuban ini berhasil menjadi tiga terbaik dalam ajang Inovasi Astra Agro (Innovagro) Lomba Paguyuban 2025. 

Sebuah pengakuan atas semangat kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian yang tumbuh dari sebuah  komunitas.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/feed/ 0 21440
Dari Tangan Kecil untuk Bumi, Gerakan Hijau Astra Agro di Kalimantan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/#respond Thu, 02 Oct 2025 03:47:16 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21237 Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis lingkungan, khususnya polusi plastik, entitas usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) di Kalimantan menunjukkan bahwa solusi bisa lahir dari tempat-tempat sederhana—dari halaman sekolah, botol-botol bekas, hingga tangan mungil para siswa.

Inisiatif inspiratif datang dari wilayah berbeda di Kalimantan, namun berangkat dari semangat yang sama yakni membangun kesadaran lingkungan sejak dini dan menjadikan sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber kehidupan baru.

Tiga anak usaha Astra Agro di Kalimantan Timur, PT Sumber Kharisma Persada (SKP), PT Cipta Narada Lestari (CNL), dan PT Karyanusa Ekadaya (KED) yang menggandeng sekolah-sekolah binaan dalam menumbuhkan karakter cinta lingkungan. 

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, peringatan ini menjadi ajang memperkuat komitmen bersama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Tak hanya pamer kebijakan, kegiatan ini turut diisi lomba-lomba lingkungan, edukasi pengelolaan sampah, hingga penandatanganan Deklarasi Komitmen Sampah di tingkat RT.

Puncaknya, SD Kharisma Persada, SD Astra Agro Lestari School, dan SMP Karya Nusa Lestari berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Kutai Timur.

Poniso Suryo Renggono, Asisten Pemerintahan dan Kesra yang hadir mewakili Bupati Kutai Timur, menyampaikan rasa bangganya kepada semua pihak yang telah berkontribusi termasuk kepada seluruh entitas Astra Agro di Kalimantan yang turut mendukung pemerintah daerah untuk menjadikan lingkungan berkelanjutan. 


“Dukungan pemerintah bukan hanya tertulis di kebijakan, tapi juga diwujudkan lewat aksi nyata bersama. Kesadaran kita bersama adalah pondasi untuk menjaga lingkungan hidup kita,” ujarnya dengan penuh semangat.

Bagi Astra Agro predikat Adiwiyata menjadi bukti bahwa impian besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil. “Kami mendidik anak-anak bukan hanya untuk cerdas, tapi juga berkarakter, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ini identitas yang akan terus kami jaga,” ujar sang kepala sekolah, Furwandi, penuh bangga.

Di balik kiprah sekolah-sekolah ini, ada peran besar PT SKP, PT CNL, dan PT KED yang menjadi motor penggerak, sejalan dengan implementasi Surat Edaran Menteri LHK RI Nomor 5 Tahun 2025 tentang pengurangan polusi plastik.

Namun, keberhasilan ini bukanlah hasil instan. Ada kerja keras guru-guru yang dengan sabar mengajarkan cara memilah sampah, murid-murid yang riang menanam pohon di halaman sekolah, hingga para orang tua yang ikut menjaga lingkungan di sekitar rumah.

Bagi anak-anak, menjaga bumi tak lagi terdengar sebagai konsep rumit. Ia menjadi keseharian: membawa botol minum pribadi, mengumpulkan plastik bekas untuk didaur ulang, menanam sayuran di pot daur ulang, hingga menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah.

Komitmen serupa juga dijalankan oleh PT Subur Agro Makmur (PT SAM), anak perusahaan AAL di Kalimantan Selatan, meluncurkan program kreatif “Menyulap Sampah Plastik Menjadi Hidroponik”. Bekerjasama dengan TK Negeri Pembina Daha Selatan, program ini tidak hanya mendukung Lomba Sekolah Sehat, tetapi juga mengajarkan praktik waste-to-value secara langsung kepada siswa, guru, dan orang tua.

Dalam kegiatan ini, botol-botol plastik bekas disulap menjadi instalasi hidroponik yang menumbuhkan sayuran segar. Anak-anak pun belajar bahwa limbah yang mereka hasilkan sehari-hari ternyata bisa menjadi “rumah” bagi tanaman yang bermanfaat.

Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. “Ini bukan sekadar proyek, tapi investasi masa depan,” ujar Yeni Kusuma Ahmad Yani, Ketua PKK Kecamatan Daha Selatan.

 

Tidak berhenti di konsep, PT SAM juga turut dalam pendampingan langsung: mulai dari proses pemilahan sampah, perancangan instalasi hidroponik, hingga penyuluhan kepada siswa serta orang tua. Pendekatan ini menjadikan sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi juga laboratorium kecil kreativitas lingkungan.

Kepedulian anak usaha Astra Agro terhadap pengelolaan sampah plastik di Kalimantan menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil dan konsisten. Melibatkan sekolah, komunitas, dan pemerintah, inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda.

Astra Agro memiliki komitmen terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan. Termasuk dalam mengurangi dampak lingkungan dari sampah serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 5R (reduce, reuse, recycle, refine, dan repair). Selain itu Astra Agro melalui anak usahanya kerap aktif dalam program bina lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. 

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/02/dari-tangan-kecil-untuk-bumi-gerakan-hijau-astra-agro-di-kalimantan/feed/ 0 21237
Cerita Masyarakat Adat Kaili Tado dan Fasilitas Air Bersih dari PT LTT https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/#respond Tue, 05 Aug 2025 03:32:21 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20817 Saban hari, seorang ibu rumah tangga, Liliana (38), harus berjalan kaki sekitar 45 menit menyusuri semak belukar dan menuruni serta menaiki jalan terjal untuk mengambil air bersih di sumber mata air di Sungai Lariang, Desa Towiora, Kabupaten Donggala, Sulawesi Barat. Tak terhitung berapa kali dalam sehari ia dan anggota Suku Kaili Tado lainnya harus bolak-balik memikul jerigen dan ember untuk menampung air bersih yang akan mereka gunakan.

Liliana bukan hanya memikul air bersih untuk konsumsi, tetapi ia dan masyarakat Kaili Tado di Desa Towiora juga menggantungkan kebutuhan air mereka untuk mandi, cuci, kakus (MCK) di Sungai Lariang tersebut. Hal ini terjadi karena mereka tidak memiliki akses air bersih, sumur, atau kamar mandi. Bayangkan saja, seluruh kegiatan yang memerlukan air berlangsung di sungai tersebut, tanpa adanya pembatas antara air yang digunakan untuk keperluan konsumsi dan MCK.

Menurut Liliana, kondisi desanya yang mengharuskan bolak-balik ke sungai untuk memikul air bersih sudah menjadi hal yang mau tidak mau harus ia dan warga di Dusun Towiora terima sebagai rutinitas. “Bahkan yang lebih menantang lagi, kalau kami kebelet mau buang air, ya kami juga harus lari-lari menuju sungai, apalagi kalau posisinya malam, gelap tidak ada penerangan sama sekali. Bolak-balik antara rumah ke sungai saja sudah satu jam lebih,” ujarnya.

Kondisi itu tak jarang membuat warga lelah sehingga banyak yang mengeluh. Sampai-sampai jika memasuki musim penghujan, warga lebih memilih menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air di rumah, meski kadang kualitasnya tidak layak. “Kalau lagi kepepet, enggak tahan lagi, atau lagi kelelahan jalan pikul air, daripada enggak ada sama sekali, ya sudah kami pakai saja air hujan,” kata Liliana.

Fakta lain dari kondisi Sungai Lariang adalah arusnya yang sangat deras ketika banjir. Hal ini menjadi ancaman yang sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat yang beraktivitas sehari-hari di sana. Meskipun kemarau kering, atau badai dan banjir melanda, mereka yang memerlukan air, apapun kondisi sungai, tetap bergantung padanya. Siapa yang bisa menjamin keselamatan mereka jika situasi dan kondisinya tidak memungkinkan?

Senada dengannya, ibu rumah tangga lainnya, Romlia, juga menceritakan hal serupa. Setiap sebelum matahari terbit, Romlia harus bangun lebih dulu menuju sungai untuk mandi dan memandikan anaknya. “Kalau sudah terang itu banyak sekali orang pada mandi, cuci, dan keperluan lainnya, supaya enggak antre dan anak saya enggak terlalu malu jadi saya duluan, meski masih gelap,” kata Romlia.

Romlia melanjutkan ceritanya, di saat masih gelap gulita ia membawa dua jerigen lima liter air untuk dibawa pulang setelah selesai memandikan anaknya. Romlia, yang merupakan wanita paruh baya ini, mengaku sering sakit punggung karena usianya yang tidak muda lagi untuk mengangkut dan berjalan jauh berkali-kali ke sungai.

“Tapi ya bagaimana lagi, namanya kebutuhan tetap kami jalani, sampai akhirnya kami mendapatkan keajaiban sumber air bersih yang dekat,” tuturnya.

Air bersih dan sanitasi yang layak merupakan kebutuhan dasar manusia. Salah satu poin tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) adalah memastikan bahwa masyarakat memiliki akses universal terhadap air bersih dan sanitasi.

Hal ini yang mendasari PT Lestari Tani Teladan (LTT) meningkatkan inisiasi dukungan kepada masyarakat sekitar, khususnya bagi masyarakat Desa Towiora. Melihat keprihatinan terhadap masyarakat akan keperluan air bersih, PT LTT telah berhasil membangun lima fasilitas air bersih berupa sumur umum dan fasilitas sanitasi (MCK) untuk Desa Towiora.

Alhamdulillah kami sudah sangat terbantu, kami jadi sudah jarang ke sungai, sudah ada sumur dan kamar mandi yang airnya jernih,” kata Romlia.

Bahkan, Liliana menambahkan, warga di luar Desa Towiora ini juga suka ikut mengambil air bersih dari fasilitas PT LTT, khususnya di saat musim kemarau tiba atau di saat kualitas air di Sungai Lariang keruh.

“Fasilitas air dan sanitasi ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 100 keluarga yang memerlukan akses air bersih,” kata Kepala Desa Towiora, Sukri DM Lage.

Baginya, ini merupakan hal yang sangat berarti bagi desanya yang terus menghadapi kekurangan air bersih serta ketiadaan fasilitas sanitasi yang memadai bagi sebagian warga.

Sementara itu, Warni, Ketua Dewan Adat Desa Towiora, menjadi saksi yang mengikuti proses awal mula PT LTT membangun sumur dan fasilitas sanitasi bagi desanya. Ia berharap warga tidak lagi kesulitan dalam mengakses air bersih dan dapat melakukan kegiatan MCK dengan lebih nyaman dan higienis.

“Satu per satu kita benahi Desa Towiora ini dengan dibantu oleh perusahaan. Kalau sudah ada air bersih, mudah-mudahan warga di sini jadi lebih sehat dan produktif ke depannya,” ungkap Warni.

Inisiatif yang dilakukan oleh PT LTT ini merupakan hasil diskusi berkelanjutan, konstruktif, dan partisipatif antara anggota masyarakat dan PT LTT. Kebutuhan ini disampaikan dan ditelusuri langsung atas keterlibatan intensif tim PT LTT dengan apa yang diharapkan dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Sejalan dengan proses rencana aksi yang sedang dilakukan oleh PT LTT bersama masyarakat, perusahaan senantiasa duduk bersama, berdiskusi, dan selalu membuka dialog dengan pemangku kepentingan, khususnya masyarakat sekitar perusahaan.

Dengan adanya penguatan kapasitas forum desa yang ada, serta memperkuat kualitas ruang dialog ke perangkat desa dan masyarakat, semakin mempermudah PT LTT mendengarkan apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Harapannya, semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan kontribusi kehadiran perusahaan di sekitarnya, serta terus membantu mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/05/cerita-masyarakat-adat-kaili-tado-dan-fasilitas-air-bersih-dari-pt-ltt/feed/ 0 20817
Ketika Pohon-Pohon Sawit PT ANA Tumbuh Selaras Bersama Masyarakat Desa https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/#respond Mon, 04 Aug 2025 03:05:10 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20811 Di antara lekuk perbukitan hijau dan hamparan laut biru yang menyentuh cakrawala, Morowali Utara menyimpan kisah-kisah sederhana yang penuh makna. Di tempat ini, PT Agro Nusa Abadi (ANA) menjejakkan langkah beberapa tahun silam, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari denyut nadi masyarakat. Lewat program-program tanggung jawab sosial yang berpijak pada kebutuhan nyata warga dan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat.

Harapan-harapan kecil terus tumbuh. Harapan dari para pendidik yang senantiasa membagikan ilmunya tanpa tanda jasa, harapan pekerja kesehatan seperti kader posyandu yang setia memastikan tumbuh kembang para ibu hamil, bayi, dan balita sesuai grafik normal pertumbuhannya. Pun harapan para pelaku UMKM yang mencoba bangkit lewat usaha rintisannya. Di balik itu semua, PT ANA hadir menjadi partner yang memilih untuk tidak sekedar beroperasi, tetapi juga berkontribusi. 

PT ANA menjalankan program-program keberlanjutannya di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada desa-desa binaan: Towara Pantai, Peboa, Towara, Molino, Bungintimbe, Tompira, dan Bunta yang terletak di Kecamatan Petasia Timur. Program-program ini dilaksanakan secara rutin berdasarkan pada Empat Pilar CSR, bekerja sama dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal. Melalui pertemuan partisipatif, masyarakat dan perusahaan bersama-sama merancang inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Baru-baru ini pada pilar ekonomi PT ANA menyasar pada pasar tradisional yang sederhana, namun denyut ekonomi lokal berdetak di sana. PT ANA, melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan warga, membantu revitalisasi Pasar Bungintimbe. Dukungan alat berat dari perusahaan membantu memperluas area pasar, memberi ruang bagi lebih banyak pedagang, lebih banyak pembeli, dan tentu saja, lebih banyak peluang.

Musniati, Kepala Desa Bungintimbe begitu mengapresiasi kontribusi yang diberikan PT ANA, menurutnya pembenahan pasar ini menjadi salah satu alat perputaran ekonomi bagi warganya,  besar harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung pembangunan desa ke depannya. 

“Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan area yang luas, pasar ini akan siap menjadi sentra ekonomi baru bagi warga Bungintimbe,” terang Musniati.

Pada saat yang sama, PT ANA juga memberikan dukungan kepada UMKM Sinergi Magasi, sebuah kelompok usaha yang dibentuk oleh kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Molino. Usaha ini mencakup produksi makanan olahan dan pertanian hortikultura, khususnya budidaya cabai. Untuk membantu pengembangan usaha tersebut, PT ANA hadir mendukung mereka dengan alat-alat produksi dan infrastruktur sederhana karena usaha kecil pun layak mendapat perhatian besar.

“Kami cuma bisa bilang terima kasih banyak lah kepada PT ANA, konsisten tidak hanya bantu desa, tapi juga langsung ke warganya,” ungkap Ketua PKK Desa Molino.

Bagi PT ANA, pemberdayaan bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang menumbuhkan potensi yang telah lama ada dalam diri masyarakat desa—potensi untuk maju dan hidup mandiri. PT ANA menilai positif para perintis usaha melalui UMKM yang ada dapat memberikan dampak serta contoh yang baik bagi warga bahkan desa lain.

Tak hanya berhenti di situ, PT ANA senantiasa menjalankan pilar-pilar CSR lainnya dengan semangat sejahtera bersama bangsa. Dalam dunia pendidikan PT ANA secara konsisten mendukung dunia pendidikan dengan memberikan insentif kepada 21 guru honorer di 13 sekolah binaan hingga Maret 2025. Para penerima manfaat terdiri dari 13 guru Sekolah Dasar (SD), 7 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 1 guru Sekolah Menengah Atas (SMA).  PT ANA memberikan insentif kepada mereka, bukan sekadar angka, tapi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak desa.

Kemudian pada pilar kesehatan,  PT ANA menunjukkan perhatiannya dengan memberikan insentif kepada 60 kader Posyandu dari 12 desa binaan. Para kader ini adalah para ibu yang tanpa pamrih mengawal tumbuh kembang balita, memantau kesehatan ibu hamil, hingga merawat para lansia. Selain itu, PT ANA juga rutin menyalurkan Makanan Tambahan (PMT) sebagai dukungan nyata untuk gizi masyarakat.

Dan yang tak kalah penting sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah kekayaan alam Sulawesi Tengah, PT ANA menyadari bahwa keberlanjutan dapat dicapai dengan tetap menciptakan keseimbangan lingkungan. Dalam kurun waktu 2024 hingga 2025, PT ANA memperkuat komitmennya melalui berbagai inisiatif lingkungan yang menyentuh langsung aspek pelestarian, pengurangan dampak, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar.

Langkah tersebut seperti menanam pohon di area-area penyangga desa untuk mengurangi risiko erosi dan memperbaiki kualitas udara. Ribuan bibit pohon lokal ditanam bekerja sama dengan masyarakat dan sekolah-sekolah di desa binaan.

PT ANA juga senantiasa memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup kepada warga desa, kelompok tani, serta pelajar. Adapun yang diangkat mencakup pengelolaan sampah rumah tangga, konservasi air, hingga praktik pertanian ramah lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT ANA akan terus hadir, mendengarkan, dan bergerak bersama, menanam harapan di tanah yang subur, dan memanen masa depan yang lebih cerah bagi generasi Morowali Utara yang akan datang.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/08/04/ketika-pohon-pohon-sawit-pt-ana-tumbuh-selaras-bersama-masyarakat-desa/feed/ 0 20811
Program ‘Astra Sehat’ Sasar Kader Posyandu Serta Ibu dan Anak Diwilayah Kerja PT Letawa https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/19/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-serta-ibu-dan-anak-diwilayah-kerja-pt-letawa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/19/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-serta-ibu-dan-anak-diwilayah-kerja-pt-letawa/#respond Thu, 19 Jun 2025 04:22:29 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20504 PT Astra Agro Lestari melalui PT Letawa menunjukkan komitmennya di bidang kesehatan masyarakat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan bantuan insentif bagi kader Posyandu Rambutan serta paket makanan tambahan (PMT) untuk balita di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada, Rabu 11 Juni 2025.

Camat Tikke Raya, Mus Muliadi mengapresiasi kontribusi PT Letawa yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menilai program insentif kepada kader posyandu serta bantuan PMT merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pembangunan sosial di desa-desa sekitar.

“Kontribusi perusahaan bagi perkembangan masyarakat Tikke sangat dirasakan. Lihatlah pertumbuhan Tikke sekarang dibandingkan 20 tahun lalu,” kata Muliadi saat menghadiri kegiatan posyandu di Desa Makmur Jaya.

Dokter Poliklinik Kebun (Polibun) PT Letawa, dr Asmal Mustafa juga menyoroti peran penting kader posyandu dalam menjangkau dan melayani masyarakat.

Menurutnya, perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung para kader yang bekerja dengan dedikasi tinggi.

“Kami merasa perlu untuk memberikan dukungan agar mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya,” tutur Asmal.

Administratur (ADM) PT Letawa, Unari Sarmidi mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui 17 posyandu binaan perusahaan.

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan dinas terkait dengan harapan meningkatkan kualitas kesehatan di desa-desa sekitar perusahaan,” kata Unari dalam keterangannya, Kamis (12/6/2025).

Dirinya menjelaskan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah desa dalam menjaga akses kesehatan yang berkualitas.

“Investasi di bidang kesehatan adalah investasi penting untuk masa depan masyarakat. Oleh karena itu, PT Letawa akan terus berkomitmen dalam mendukung sektor kesehatan di sekitar wilayah operasional,” kelasnya.

Selaras dengan Unari, CSR Officer PT Letawa, Ahmad Faizal menambahkan, perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial dengan empat pilar utama, yakni pendidikan dan budaya, pengembangan ekonomi, lingkungan, serta kesehatan.

“Salah satu program CSR kami di bidang kesehatan adalah pemberian insentif untuk kader posyandu di wilayah ring satu perusahaan,” ungkapnya.

Selain insentif, lanjut Faizal, PT Letawa juga membuka layanan siaga darurat di Polibun Letawa untuk masyarakat non-karyawan, melaksanakan pelatihan kader, serta menyelenggarakan sosialisasi kesehatan di sekolah-sekolah.

“Melalui program ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” terangnya.

Faizal menegaskan, melalui berbagai inisiatif CSR termasuk program ‘Astra Sehat’, PT Letawa tidak hanya fokus pada keberlanjutan industri kelapa sawit, tetapi juga turut serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak demi menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Sumber: Trans89

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/19/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-serta-ibu-dan-anak-diwilayah-kerja-pt-letawa/feed/ 0 20504
Perhatian Terhadap Kesehatan Ibu dan Anak, PT Pasangkayu Bantu Posyandu Martajaya https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/18/perhatian-terhadap-kesehatan-ibu-dan-anak-pt-pasangkayu-bantu-posyandu-martajaya/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/18/perhatian-terhadap-kesehatan-ibu-dan-anak-pt-pasangkayu-bantu-posyandu-martajaya/#respond Wed, 18 Jun 2025 10:34:49 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20496 PT Pasangkayu merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari (AAL) Group bergerak di industri perkebunan kelapa sawit menyalurkan insentif kepada kader Posyandu Merpati dan Sayang Balita di Kantor Kelurahan Martajaya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada Jumat, 13 Juni 2025.

Penyerahan bantuan insentif dilakukan secara simbolis oleh Administratur (ADM) PT Pasangkayu, Gunawan didampingi Kepala Tata Usaha (KTU) Ferdinand James, Asisten CSR Kartina dan tim CSR perusahaan dimana kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pasangkayu di bidang kesehatan.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Lurah Martajaya, Erni Abdul Kadir mengapresiasi atas dukungan yang terus-menerus diberikan PT Pasangkayu.

“Terima kasih atas kepedulian PT AAL melalui PT Pasangkayu. Bantuan ini tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga di bidang CSR lainnya. Semoga PT Pasangkayu terus maju dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” terangnya.

Selain insentif, PT Pasangkayu juga memberikan bantuan material berupa seng dan kayu untuk perbaikan atap Posyandu Merpati. Bantuan ini diserahkan langsung oleh KTU PT Pasangkayu, Ferdinand James.

ADM PT Pasangkayu, Gunawan menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para kader Posyandu.

“Kami menyadari peran vital para kader dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta kualitas kesehatan masyarakat sekitar. Bantuan ini adalah wujud terima kasih kami atas pengabdian mereka,” papar Gunawan dalam keterangannya, Sabtu (14/5/2025).

KTU PT Pasangkayu, Ferdinand James menambahkan, program ini mencakup pemberian insentif kader, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan bantuan material.

“Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan sedikit banyak membantu tugas para kader. Program ini juga akan terus berlanjut setiap tahunnya,” jelasnya.

Para kader Posyandu menyambut positif program ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh perusahaan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ini menjadi semangat tambahan untuk terus melayani masyarakat,” ujar salah satu perwakilan kader posyandu.

Sumber: Trans89

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/18/perhatian-terhadap-kesehatan-ibu-dan-anak-pt-pasangkayu-bantu-posyandu-martajaya/feed/ 0 20496
Melalui PT Mamuang, Astra Agro Gandeng Pemerintah Desa Martasari Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/melalui-pt-mamuang-astra-agro-gandeng-pemerintah-desa-martasari-tingkatkan-layanan-kesehatan-warga/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/melalui-pt-mamuang-astra-agro-gandeng-pemerintah-desa-martasari-tingkatkan-layanan-kesehatan-warga/#respond Wed, 21 May 2025 09:51:41 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20385 Komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk dalam mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan di Bidang Kesehatan terus diwujudkan secara nyata melalui anak usahanya, PT Mamuang.

Kali ini, sebagian bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan fokus pada pilar kesehatan, Perusahaan menggelar kegiatan khitanan massal dan pengecekan kesehatan gratis di Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Selasa 20 Mei 2025.

Kepala Desa Martasari, I Wayan Astawa Yasa mengapresiasi kegiatan tersebut, dan menyampaikan bahwa sinergi antara perusahaan dan pemerintah desa merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari pemerintah desa sangat berterima kasih dan mengapresiasi program-program seperti ini. Tentunya, bagaimana tujuan pemerintah dan perusahaan bisa bersinergi dalam bidang kesehatan dan sosial adalah hal yang sangat kami dukung,” ucap I Wayan.

Selain itu, I Wayan juga berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang agar selaras dengan visi pembangunan desa.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan bahkan ditingkatkan kualitasnya di masa depan. Koordinasi dengan pemerintah desa juga perlu terus dijaga agar program CSR perusahaan sejalan dengan kebutuhan warga,” tambahnya.

Selaras dengan I Wayan, Administratur PT Mamuang, M Satria Abdi Catur Pamungkas, menyampaikan bahwa khitanan massal ini merupakan realisasi dari diskusi bersama yang telah direncanakan sejak tahun lalu.

“Khitan massal ini menjadi salah satu yang sudah kami bicarakan dari tahun lalu dan Alhamdulillah bisa direalisasikan tahun ini. Ini kami harapkan menjadi awal dari beragam kegiatan CSR lainnya, khususnya di bidang kesehatan,” ungkap Satria.

Selain itu, M Satria Abdi Catur Pamungkas mengatakan, sebagai bagian dari Grup Astra Agro Lestari, PT Mamuang konsisten menjalankan program CSR yang mencakup tiga pilar utama, yakni Kesehatan, Pendidikan, dan Sosial.

“Melalui program khitanan massal ini, perusahaan ingin memberikan kontribusi langsung dan nyata kepada masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat Sejahtera bersama Bangsa yang diusung oleh Astra Agro,” ucapnya.

“Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Astra Agro melalui PT Mamuang berharap inisiatif-inisiatif serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya,” tambahnya.

Sumber: Media Suara Negeri

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/21/melalui-pt-mamuang-astra-agro-gandeng-pemerintah-desa-martasari-tingkatkan-layanan-kesehatan-warga/feed/ 0 20385
PT ANA Tunjukkan Komitmen Sosial: Bantu Pemulihan Pascabanjir di Dua Desa di Morowali dan Morowali Utara https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/05/pt-ana-tunjukkan-komitmen-sosial-bantu-pemulihan-pascabanjir-di-dua-desa-di-morowali-dan-morowali-utara/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/05/pt-ana-tunjukkan-komitmen-sosial-bantu-pemulihan-pascabanjir-di-dua-desa-di-morowali-dan-morowali-utara/#respond Mon, 05 May 2025 07:02:07 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20131 Morowali Utara, April 2025 — PT Agro Nusa Abadi (ANA), anak perusahaan PT Astra Agro Lestari, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah operasionalnya. Melalui aksi nyata di dua lokasi berbeda, Desa Mohoni (Kabupaten Morowali) dan Desa Bunta (Kabupaten Morowali Utara), perusahaan memberikan bantuan langsung yang menyasar kebutuhan mendesak warga.

Pada Kamis, 3 April 2025, PT ANA mengirimkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) ke Desa Mohoni, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali. Bantuan ini digunakan untuk membersihkan fasilitas umum seperti gereja dan rumah warga yang terdampak banjir. Aksi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), khususnya pada pilar kesehatan.

Kepala Desa Mohoni, Batonius Bate, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT ANA terhadap warga desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT ANA atas bantuannya. Ini sangat membantu kami dalam mempercepat proses pemulihan lingkungan pasca banjir,” ujarnya.

Community Development Officer (CDO) PT ANA, Robby S. Ugi, mengatakan bahwa kehadiran perusahaan di tengah bencana ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung ketangguhan masyarakat.

“Dampak banjir tidak hanya merusak bangunan fisik, tapi juga mengganggu kehidupan sosial warga. Kami hadir untuk meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan,” katanya.

Dengan kondisi banjir yang tak kunjung surut, pada Selasa, 29 April 2025, PT ANA kembali menyalurkan bantuan langsung berupa sembako dan kebutuhan khusus kepada warga terdampak banjir di Dusun 5 (Dusun Trans), Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara. 

Bantuan yang disalurkan meliputi 1.300 kilogram beras, 260 dus mie instan, serta popok bayi, minyak telon, dan tisu basah, khusus bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Wakidi, warga yang telah menetap di Dusun Trans sejak 1995, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, PT ANA turun langsung membantu kami. Semoga PT ANA jaya terus,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa banjir kini terjadi setiap tahun dalam tiga tahun terakhir akibat curah hujan yang tinggi.

Kepala Desa Bunta, Christol Lolo, turut mengucapkan terima kasih atas perhatian PT ANA.

“Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi warga di wilayah yang masih terendam,” ujarnya.

Selaras dengan itu, Community Development Area Manager (CDAM) Area Celebes PT ANA, I Gede Oka Arimbawa, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan.

“Kami berharap bantuan ini meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan. PT ANA akan terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Dengan aksi nyata di dua desa ini, PT ANA kembali menegaskan peran aktifnya dalam membantu masyarakat menghadapi masa-masa sulit dan membangun ketangguhan sosial di wilayah terdampak bencana.

Sumber : MetroSulteng & InfoSelebes

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/05/pt-ana-tunjukkan-komitmen-sosial-bantu-pemulihan-pascabanjir-di-dua-desa-di-morowali-dan-morowali-utara/feed/ 0 20131
Program Astra Sehat Sasar Kader Posyandu, PT Mamuang Salurkan Insentif dan Makanan Tambahan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/30/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-pt-mamuang-salurkan-insentif-dan-makanan-tambahan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/30/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-pt-mamuang-salurkan-insentif-dan-makanan-tambahan/#respond Sun, 30 Mar 2025 09:08:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19601 Salah satu anak perusahaan PT Astra Agro (AAL) bergerak di industri perkebunan kelapa sawit adalah PT Mamuang kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dengan menyerahkan insentif bagi kader posyandu binaannya serta menyalurkan 350 paket makanan tambahan (PMT) bagi masyarakat.

Program ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, khususnya di desa-desa sekitar operasional perusahaan seperti di Desa Pajalele, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada Kamis, 20 Maret 2025.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Pajalele, Dianti mengapresiasi PT Mamuang komitmen membantu masyarakat dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi warganya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PT Mamuang yang memberikan insentif kepada kader posyandu serta bantuan PMT di desa kami. Ini sangat membantu dalam meningkatkan gizi anak-anak dan mengurangi angka stunting,” terangnya.

Asisten CSR PT Mamuang, Muh Fathurrohman menyatakan, insentif ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan kader posyandu yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami juga memberikan bantuan PMT untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan gizi anak-anak di desa-desa binaan PT Mamuang,” ujar Faturahman di Pasangkayu, Rabu (26/3/2025).

Administratur (ADM) PT Mamuang, M Satria Abdi Catur Pamungkas menegaskan pentingnya peran kader posyandu dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Kader posyandu bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menjangkau masyarakat dan memberikan layanan kesehatan yang berkualitas,” terangnya.

Menurutnya, mereka kader posyandu sering menghadapi keterbatasan, baik dalam honorarium maupun akses terhadap sumber daya yang memadai.

“Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk memberikan dukungan kepada mereka agar dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya,” tutur Satria.

Terpisah CDO PT Mamuang, Agro Susanto mengungkapkan, Desa Pajalele merupakan salah satu dari enam desa binaan PT Mamuang.

“Dengan adanya program ini, perusahaan berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” ungkapnya.

Lanjut Agro, melalui berbagai inisiatif CSR dan salah satunya ‘Astra Sehat’, PT Mamuang tidak hanya berfokus pada keberlanjutan industri kelapa sawit, tetapi juga turut serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, perusahaan berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Sumber: Trans 89

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/30/program-astra-sehat-sasar-kader-posyandu-pt-mamuang-salurkan-insentif-dan-makanan-tambahan/feed/ 0 19601
Astra Sehat Sasar Posyandu Diwilayah Kerja PT Letawa https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/28/astra-sehat-sasar-posyandu-diwilayah-kerja-pt-letawa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/28/astra-sehat-sasar-posyandu-diwilayah-kerja-pt-letawa/#respond Fri, 28 Mar 2025 09:31:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19607 Salah satu anak perusahaan Astra Agro Lestari (AAL) bergerak di industri perkebunan kelapa sawit yakni PT Letawa berkomitmen di bidang kesehatan dengan menyalurkan bantuan insentif ke kader posyandu dan paket makanan tambahan bagi balita di wilayah kerjanya di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Kamis (27/3/2025).

Kepala Puskesmas Tikke Raya, Kartini mengapresiasi PT Letawa dengan komitmennya membantu masyarakat dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga.

Menurutnya, langkah PT Letawa yang memberikan insentif kepada kader posyandu serta bantuan PMT di desa.

“Hal itu sangat membantu dalam meningkatkan gizi anak-anak dan mengurangi angka stunting,” tutur Kartini.

Asisten Corporate Social Responsibility (CSR) PT Letawa, Ahmad Faizal menyatakan, program ini bertujuan mendukung kesejahteraan kader posyandu di 17 posyandu.

“Kami juga bergerak dalam mewujudkan dasawisma sebagai lumbung ketersedian sayur mayur sebagai sumber gizi di pekarangan lingkungan rumah warga, dan harapan besar meningkatkan kualitas kesehatan di desa-desa sekitar perusahaan,” ujarnya

Administratur (ADM) PT Letawa, Unari Sarmidi menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah desa dalam menjaga akses Kesehatan yang berkualitas.

Kami percaya, kata Unari, investasi di bidang kesehatan adalah investasi yang sangat penting untuk masa depan masyarakat.

“Oleh karena itu, PT Letawa akan terus berkomitmen dalam mendukung sektor kesehatan di wilayah sekitar perusahaan,” katanya.

Dokter Poliklinik Kebun (Polibun) PT Letawa, dr Asmal Mustafa menyampaikan saat koordinasi CSR, dokter dan pihak Puskesmas Tikke, peran kader posyandu dalam menjaga kesehatan masyarakat juga tak kalah pentingnya, sehingga perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan mereka.

Asmal menyebutkan, kader posyandu bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menjangkau masyarakat dan memberikan layanan kesehatan yang berkualitas.

“Kami merasa perlu untuk memberikan dukungan kepada mereka agar dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya,” sebutnya.

Terpisah CDO PT Letawa Agus Setiawan mengungkapkan, sebagai perkebunan agribisnis sawit yang memiliki tata kelola berkelanjutan, PT Letawa hadir di masyarakat dengan 4 Pilar CSR, yaitu Pendidikan dan budaya, pengembangan ekonomi, lingkungan serta bidang kesehatan.

“alah satu kegiatan CSR bidang kesehatan adalah insentif bagi kader posyandu di ring satu perusahaan,” ungkapnya.

Tak hanya insentif, kata Agus, untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, perusahaan juga menyalurkan PMT bagi balita saat kegiatan posyandu

“Dengan adanya program ini, perusahaan berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial,” katanya.

Lanjut Agus, melalui berbagai inisiatif CSR dan salah satunya ‘Astra Sehat’, PT Letawa tidak hanya berfokus pada keberlanjutan industri kelapa sawit, tetapi juga turut serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“Kedepan, perusahaan berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Sumber: Trans 89

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/28/astra-sehat-sasar-posyandu-diwilayah-kerja-pt-letawa/feed/ 0 19607
PT Mamuang Support Pembangunan Posyandu Desa Martasari https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/07/pt-mamuang-support-pembangunan-posyandu-desa-martasari/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/07/pt-mamuang-support-pembangunan-posyandu-desa-martasari/#respond Fri, 07 Mar 2025 10:47:37 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19060 PT Mamuang merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari (AAL) terus menunjukkan komitmennya mendukung kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial di wilayah kerjanya.

Kali ini PT Mamuang yang bergerak di industri perkebunan kelapa sawit membantu pembangunan Posyandu Nakula Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Asisten CSR PT Mamuang, Muh Fathurrohman mengatakan, perusahaan membantu perbaikan sarana prasarana Posyandu Nakula, Desa Martasari merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Ini merupakan upaya meningkatkan fasilitas kesehatan, dimana PT Mamuang telah melakukan pembangunan pagar untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang datang ke posyandu, sehingga mereka merasa lebih aman saat mengakses layanan kesehatan,” kata Faturahman di Pasangkayu, Selasa (25/2/2025).

Selain itu, kata Faturahman, perusahaan juga melakukan pemasangan tegel (keramik) untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan higienis yang sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak.

“Ini merupakan inisiatif dan komitmen PT Mamuang tidak hanya berperan sebagai perusahaan bergerak di sektor kebun sawit tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan kualitas hidup masyarakat di Desa Martasari dapat meningkat, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera.

“Kami manejemen PT Mamuang komitmen untuk berkontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak,” jelasnya.

Dengan fokus pada kesehatan, kata Faturahman, PT Mamuang berharap dapat memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar area operasionalnya.

“Dengan adanya program ini, juga terbangun hubungan erat antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Martasari, I Ketut Astawa menyatakan, perbaikan sarana prasarana di Posyandu Nakula merupakan bentuk nyata kepedulian PT Mamuang terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, kami yakin akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di Desa Martasari,” ujar Ketut.

Dirinya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Martasari.

Sambung Ketut, semoga program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan menjadi langkah konsisten PT Mamuang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Desa Martasari.

“Diharapkan dengan adanya fasilitas yang lebih baik, masyarakat dapat lebih nyaman dan aman dalam mengakses layanan kesehatan serta memperkuat reputasi PT Mamuang sebagai perusahaan bertanggung jawab memberikan dampak jangka panjang, baik dalam hal hubungan dengan komunitas, mitra, maupun pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.

Sementara Administratur PT Mamuang, M Satria Abdi Catur Pamungkas sangat bangga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Martasari melalui perbaikan sarana prasarana di Posyandu Nakula.

“Ini merupakan bentuk langkah konsisten perusahaan dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dapat lebih nyaman dan aman dalam mengakses pelayanan kesehatan,” imbuhnya. 

Sumber: Trans89.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/03/07/pt-mamuang-support-pembangunan-posyandu-desa-martasari/feed/ 0 19060
Membangun Dialog Dengan Masyarakat Melalui Forum Diskusi Masyarakat Adat https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/24/membangun-dialog-dengan-masyarakat-melalui-forum-diskusi-masyarakat-adat/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/24/membangun-dialog-dengan-masyarakat-melalui-forum-diskusi-masyarakat-adat/#respond Mon, 24 Feb 2025 08:51:59 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=18833 Sebuah forum masyarakat adat dapat menjadi wadah bagi komunitas lokal untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan tantangan yang mereka hadapi, terutama terkait hak atas tanah, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dalam hal ini Astra Agro menyadari pentingnya ruang diskusi dalam membantu kelangsungan hidup dan pelesatrian budaya masyarakat adat melalui penyelenggaraan forum dialog yang inklusif dan berkelanjutan.

Fasilitas forum diskusi masyarakat adat saat ini diterapkan perusahaan dalam pemberdayaan warga Suku Anak Dalam (SAD) atau biasa dikenal sebagai Orang Rimba di Jambi. Pada Triwulan III tahun 2024, Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (FKPS-SAD) telah mengadakan pertemuan Temenggung yang melibatkan para Ketemenggungan Orang Rimba. Diantaranya ialah  Temenggung Nggrip, Temenggung Nangkus, Temenggung Afrizal, Temenggung Bepayung, Temenggung Bebayang, Temenggung Malayau Tua, dan Temenggung Malino, serta para Depati, Mangku, Menti, Debalang Batin dan Tengganai. Forum ini berfokus pada diskusi mengenai perkembangan sosial dan penguatan hukum adat Orang Rimba. 

Adapun penguatan hukum adat menjadi penting, karena komunitas Orang Rimba menghadapi perubahan sosial akibat pengaruh luar dan akulturasi budaya. 

Prinsip “Adat Lamo Pusako Usang,” yang berarti bahwa adat (hukum adat) tidak berubah sejak zaman dahulu, menjadi topik utama dalam diskusi tersebut. 

Forum masyarakat Orang Rimba  tersebut membahas masalah kesehatan umum pada anak-anak di kelompok meriau, seperti infeksi, masalah pernapasan, diare dan flu. Mereka menilai bantuan pengobatan kuratif yang diberikan telah berhasil memberikan manfaat bagi 14 anak dari kelompok tersebut. 

Kolaborasi antara agen kesehatan Perseroan dan pusat kesehatan setempat memainkan peran kunci dalam menangani  dan menangani keluhan kesehatan dengan cepat serta memastikan pengobatan yang tepat waktu dan akurat. Selain pengobatan, program ini juga menekankan meningkatkan kesadaran tentang sanitasi dan gizi di dalam masyarakat Orang Rimba.

Selain diskusi mengenai prinsip adat, forum diskusi masyarakat juga membahas topik seputar pemberdayaan ekonomi bagi kelompok Orang Rimba. Salah satu program pemberdayaan ekonomi diwujudkan dalam pembangunan koperasi Berkah Koperasi Berkah Rimba Bukit Duabelas sebagai wadah ekonomi bagi Orang Rimba di kawasan TNBD (Taman Nasional Bukit Dua Belas) untuk mengelola hasil hutan seperti karet, rotan, damar dan jernang. Pada kuartal III 2024, Perseroan dan Temenggung berkonsentrasi untuk memperkuat kerangka kelembagaan kerangka kerja kelembagaan koperasi. 

Proses ini diterapkan melalui beberapa agenda penyuluhan dengan salah satu topik utama yang dibahas adalah pembagian peran untuk Temenggung dalam struktur organisasi koperasi. Langkah ini menjadi sangat penting sebab koperasi berfungsi sebagai organisasi payung bagi Orang Rimba di tujuh ketemenggungan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen untuk menjunjung tinggi dan mengimplementasikan Hukum Adat Lamo Pusako Usang sesuai dengan tradisi aslinya.

Sejumlah Tokoh Adat dari Kelompok SAD Berdialog Dalam Rapat Koordinasi FKPS Tahunan

Keberadaan forum masyarakat adat menjadi bagian yang vital dalam proses pemberdayaan masyarakat adat yang dilakukan oleh Astra Agro.  Melalui dialog yang terbuka dan partisipatif, perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan serta aspirasi masyarakat, sehingga program pemberdayaan yang dijalankan menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, forum ini juga membantu membangun kepercayaan serta kolaborasi yang harmonis antara kedua belah pihak, menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/24/membangun-dialog-dengan-masyarakat-melalui-forum-diskusi-masyarakat-adat/feed/ 0 18833
PT SAL dan Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Suku Anak Dalam untuk Nutrisi Sehat Pendidikan Kuat https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/11/pt-sal-dan-pemerintah-perkuat-dukungan-bagi-anak-suku-anak-dalam-untuk-nutrisi-sehat-pendidikan-kuat/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/11/pt-sal-dan-pemerintah-perkuat-dukungan-bagi-anak-suku-anak-dalam-untuk-nutrisi-sehat-pendidikan-kuat/#respond Tue, 11 Feb 2025 04:24:20 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=18653 Anak usaha Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) yakni PT Sari Aditya Loka (SAL), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar. 

Melalui program bantuan makan gratis bagi anak-anak Suku Anak Dalam (SAD), PT SAL bersama pemerintah memberikan manfaat bagi 412 anak yang tersebar di 13 sanggar belajar, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun.

Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. 

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan Forum Pemberdayaan Sosial SAD, PT SAL berharap dapat meningkatkan kualitas hidup serta masa depan generasi muda Suku Anak Dalam.

Administratur PT Sari Aditya Loka, Rian Rizaldi, menegaskan pentingnya nutrisi bagi anak-anak serta komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Program bantuan makan gratis ini telah berjalan sejak 2010 dan terbukti memberikan dampak positif yang signifikan. Akses terhadap gizi yang cukup tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak SAD, tetapi juga kualitas pendidikan mereka,” ujar Rian.

Komitmen PT SAL ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Camat Air Hitam, Haryono, yang menyampaikan dukungannya terhadap program ini.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PT SAL dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak SAD. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Program ini telah membawa dampak nyata bagi anak-anak SAD, di antaranya meningkatnya kehadiran siswa di sekolah karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi.

Kemudian, meningkatnya konsentrasi belajar berkat nutrisi yang lebih baik, menurunnya angka gizi buruk, serta meningkatnya motivasi anak-anak dalam mengejar cita-cita mereka.

Kepala Desa Bukit Suban, Ramli, juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Bantuan makanan gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian PT SAL terhadap generasi muda. Kami berharap program ini dapat terus berjalan agar anak-anak SAD bisa belajar dengan lebih baik dan meraih prestasi,” katanya.

Untuk memastikan efektivitas program, PT SAL menggandeng Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

Nurani, salah satu kader Posyandu Desa Bukit Suban, mengungkapkan bahwa selain menerima bantuan makanan tambahan seperti telur dan susu, mereka juga mendapatkan pelatihan terkait pemenuhan gizi seimbang.

“Program ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas di Posyandu dan memberikan pemahaman lebih baik tentang gizi anak,” ujarnya.

Tak hanya di Sarolangun dan Merangin, program serupa juga diterapkan di seluruh anak usaha Astra Agro area Sumatera. 

Komitmen PT SAL dalam membantu peningkatan gizi dan penanganan stunting dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan bergizi secara rutin.

Dengan kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan pemerintah, program bantuan makan gratis ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

PT Sari Aditya Loka berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan dan masa depan generasi penerus bangsa.

Sumber: Jambi Independent

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/02/11/pt-sal-dan-pemerintah-perkuat-dukungan-bagi-anak-suku-anak-dalam-untuk-nutrisi-sehat-pendidikan-kuat/feed/ 0 18653
Posyandu Binaan Sebagai Garda Terdepan Pencegahan Stunting https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/24/posyandu-binaan-sebagai-garda-terdepan-pencegahan-stunting/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/24/posyandu-binaan-sebagai-garda-terdepan-pencegahan-stunting/#respond Fri, 24 Jan 2025 09:20:08 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17786 Isu stunting telah menjadi perhatian nasional karena bisa menghalangi target generasi emas 2045. Astra Agro dengan semangat “Sejahtera Bersama Bangsa” tengah berupaya membantu pemerintah dalam mewujudkan visi pemuda-pemudi Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. 

Sebagaimana diketahui, faktor geografis kerap menjadi tantangan yang menyulitkan bagi pemerataan layanan kesehatan kepada masyarakat. Sementara, kebutuhan untuk sosialisasi, sarana dan prasarana kesehatan atau tenaga ahli masih sangat minim. 

Kondisi stunting tidak hanya mempengaruhi tinggi badan anak, namun juga berdampak kepada perkembangan kognitif anak sehingga berpotensi mempengaruhi pencapaian akademik dan kualitas hidup di masa depan.

Oleh sebab itu, pencegahan stunting di area rural perlu mendapatkan perhatian khusus serta aksi nyata. Astra Agro berupaya mewujudkan visi Generasi Emas 2045, dengan mengadakan kegiatan rutin posyandu sebagai upaya perusahaan dalam memberikan layanan kesehatan dan mencegah stunting di kalangan masyarakat setempat. 

Upaya tersebut diturunkan dalam program pemberdayaan posyandu binaan di sekitar anak perusahaan Astra Agro. Selain diperuntukan bagi karyawan dan keluarga, fasilitas kesehatan posyandu juga terbuka bagi masyarakat lokal. Perusahaan mendukung upaya ini dengan memberikan makanan tambahan dan vitamin untuk memastikan kecukupan gizi. 

Astra Agro juga memberlakukan strategi jangka panjang melalui pemberdayaan kader posyandu.  Kader posyandu adalah masyarakat setempat yang bekerja secara sukarela untuk membantu implementasi program kesehatan di wilayah posyandunya. Hingga dengan tahun 2024, sebanyak 2.080 kader posyandu binaan telah mendapatkan training serta pendampingan secara intens dan Kerjasama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Memberantas Stunting Hingga Ke Pedalaman Indonesia

Sejumlah kelompok masyarakat setempat yang bermukim di dekat perusahaan mendapatkan bantuan sarana dan prasarana perusahaan. Diantara kelompok  yang mendapatkan manfaat dari program pencegahan stunting ini adalah Orang Rimba atau Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Jambi serta penduduk desa Towiora dan Tinauka di Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Pada kuartal kedua tahun 2024, layanan posyandu menjangkau 105 balita dan 12 ibu hamil dari kelompok SAD, dengan fokus pada pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan kecukupan gizi. 

Seorang dokter melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada anak dari Suku Anak Dalam

Untuk meningkatkan efektivitas Posyandu, di tahun 2024 perusahaan memberdayakan 30 kader Posyandu dengan memberikan insentif dan pelatihan, bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Lalu untuk di wilayah Desa Toiwora dan Desa Tinauka, program Posyandu diimplementasikan dengan pemberian bantuan makanan tambahan dan pemeriksaan kesehatan kepada 38 ibu hamil, 146 balita, dan 82 lansia di lima Posyandu (satu unit di Desa Toiwora dan empat unit di Desa Tinauka).

Kolaborasi Dalam Program Penyuluhan

Pertunjukan cerita dongeng dengan boneka di Posyandu Dalesa, Kalimantan Tengah

Perusahaan turut melakukan kolaborasi dengan komunitas di wilayah setempat untuk menjalankan program pencegahan stunting. Salah satunya melalui kelas balita yang ditujukan untuk merangsang pertumbuhan kognitif dan motorik anak seperti yang dilakukan di Posyandu Dalesa, Desa Pandu Sanjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. 

Para balita tengah terpesona dengan kehadiran boneka yang bisa berbicara, menghidupkan cerita dongeng yang penuh warna. Kegiatan tersebut bukan hanya sekadar hiburan, tetapi bagian dari upaya besar Astra Agro untuk mengoptimalkan peran Posyandu dalam pengentasan stunting dan mendukung perkembangan anak-anak. 

“Stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi, tapi juga memengaruhi pertumbuhan kognitif dan motorik anak. Ini adalah isu yang perlu kita hadapi bersama, karena masa depan bangsa kita, Generasi Emas 2045, dimulai dari sini,” ungkap Febriansyah selaku Community Development Astra Agro Area Kalimantan Tengah.

Di Posyandu Dalesa, Astra Agro berfokus tidak hanya pada pemberian makanan tambahan (PMT) untuk memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga pada aspek yang sering terlupakan, stimulasi sensorik dan motorik. Menurut Febriansyah, Posyandu yang selama ini dikenal sebagai tempat pemeriksaan kesehatan harus lebih aktif dalam memfasilitasi tumbuh kembang anak, dengan memberi perhatian pada stimulus yang memacu kemampuan anak dalam berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

Di tengah kelas, dua perempuan dari Komunitas Sayang Anak Kobar Kampung Dongeng, Asmi dan Titi, menjadi pusat perhatian. Mereka membawa serta boneka beraneka warna, yang digunakan untuk mengenalkan anak-anak pada berbagai jenis hewan. Cerita yang dibawakan pun tidak hanya menyentuh, tetapi juga mengajak anak-anak berinteraksi aktif, merangsang otak dan motorik mereka.

Program ini bukanlah langkah pertama Astra Agro dalam mendukung kesehatan anak-anak. Sejak 2022, perusahaan yang bergerak di industri kelapa sawit ini telah mengakselerasi prinsip keberlanjutan melalui Sustainability Aspirations. Ini bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga tentang memberi kontribusi nyata dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.

Harapannya, gerakan ini bisa menular ke seluruh penjuru Indonesia, membantu mengurangi angka stunting, dan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/24/posyandu-binaan-sebagai-garda-terdepan-pencegahan-stunting/feed/ 0 17786
Optimalkan Posyandu Demi Entaskan Stunting, Astra Agro Perhatikan Dampak Tumbuh Kembang Anak https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/08/optimalkan-posyandu-demi-entaskan-stunting-astra-agro-perhatikan-dampak-tumbuh-kembang-anak/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/08/optimalkan-posyandu-demi-entaskan-stunting-astra-agro-perhatikan-dampak-tumbuh-kembang-anak/#respond Wed, 08 Jan 2025 07:26:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17580

Suara riang tawa balita mengisi udara di Posyandu Dalesa, Desa Pandu Sanjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Mereka tengah terpesona dengan kehadiran boneka yang bisa berbicara, menghidupkan cerita dongeng yang penuh warna. Kegiatan tersebut bukan hanya sekadar hiburan, tetapi bagian dari upaya besar Astra Agro untuk mengoptimalkan peran Posyandu dalam pengentasan stunting dan mendukung perkembangan anak-anak.

Febriansyah, Community Development Astra Agro Area Kalimantan Tengah, berbicara dengan penuh perhatian. “Stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi, tapi juga memengaruhi pertumbuhan kognitif dan motorik anak. Ini adalah isu yang perlu kita hadapi bersama, karena masa depan bangsa kita, Generasi Emas 2045, dimulai dari sini,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Di Posyandu Dalesa, Astra Agro berfokus tidak hanya pada pemberian makanan tambahan (PMT) untuk memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga pada aspek yang sering terlupakan, stimulasi sensorik dan motorik. Menurut Febriansyah, Posyandu yang selama ini dikenal sebagai tempat pemeriksaan kesehatan harus lebih aktif dalam memfasilitasi tumbuh kembang anak, dengan memberi perhatian pada stimulus yang memacu kemampuan anak dalam berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

Dengan melibatkan anak perusahaannya, PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi dan PT Agro Menara Rachmat (PT GSIP-AMR), Astra Agro menggelar kelas balita yang dirancang untuk memberikan stimulasi dini bagi anak-anak. Tujuannya jelas, menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

Di tengah kelas, dua perempuan dari Komunitas Sayang Anak Kobar Kampung Dongeng, Asmi dan Titi, menjadi pusat perhatian. Mereka membawa serta boneka beraneka warna, yang digunakan untuk mengenalkan anak-anak pada berbagai jenis hewan. Cerita yang dibawakan pun tidak hanya menyentuh, tetapi juga mengajak anak-anak berinteraksi aktif, merangsang otak dan motorik mereka.

“Aspek yang paling penting dalam kegiatan ini adalah stimulasi otak yang menyenangkan. Kami ingin ibu-ibu dan kader posyandu belajar cara mengajak anak-anak berinteraksi sambil bermain, yang bisa mempercepat perkembangan mereka,” ujar Asmi sambil tersenyum melihat kegembiraan di wajah anak-anak.

Asmi menambahkan, tumbuh kembang anak memang tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi, meskipun itu sangat penting. Masalah seperti keterlambatan bicara (speech delay) dan kesulitan fokus semakin sering ditemui pada anak-anak zaman sekarang. Oleh karena itu, stimulasi yang tepat menjadi kunci dalam membantu mereka mencapai potensi penuh.

“Stimulasi yang tepat bisa melatih fungsi otak anak agar lebih tanggap terhadap lingkungan. Melalui latihan sensorik dan motorik, kita juga bisa mendeteksi dini bila ada gangguan dalam tumbuh kembang mereka,” jelas Asmi.

Program ini bukanlah langkah pertama Astra Agro dalam mendukung kesehatan anak-anak. Sejak 2022, perusahaan yang bergerak di industri kelapa sawit ini telah mengakselerasi prinsip keberlanjutan melalui Sustainability Aspirations. Ini bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga tentang memberi kontribusi nyata dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.

Dengan mengedepankan kolaborasi bersama Posyandu, Astra Agro berharap program ini dapat diperluas ke lebih banyak desa dan posyandu di Kalimantan Tengah. Harapannya, gerakan ini bisa menular ke seluruh penjuru Indonesia, membantu mengurangi angka stunting, dan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Ini adalah investasi untuk masa depan kita,” kata Febriansyah, menutup percakapan dengan semangat yang tinggi. Sebuah langkah kecil di Posyandu Dalesa, tetapi dampaknya bisa terasa jauh, hingga membentuk fondasi Indonesia Emas 2045.

Sumber: iNews Kobar

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/08/optimalkan-posyandu-demi-entaskan-stunting-astra-agro-perhatikan-dampak-tumbuh-kembang-anak/feed/ 0 17580
Perangi Stunting, PT SAP Dukung Pemenuhan Gizi Anak dan Ibu Hamil https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/24/perangi-stunting-pt-sap-dukung-pemenuhan-gizi-anak-dan-ibu-hamil/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/24/perangi-stunting-pt-sap-dukung-pemenuhan-gizi-anak-dan-ibu-hamil/#respond Tue, 24 Dec 2024 06:33:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17493 Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu sehingga tubuhnya lebih pendek dibandingkan anak seusianya, akibat kurangnya asupan gizi yang cukup dalam jangka waktu yang lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting bukan hanya masalah fisik, tetapi juga mempengaruhi perkembangan otak, yang dapat mengurangi kemampuan kognitif anak dan potensi akademis serta produktivitasnya di masa depan.

Menurut data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Indonesia telah turun menjadi 21,6% pada tahun 2023, dari sebelumnya 24,4% pada 2021. Pemerintah menargetkan angka ini turun lebih lanjut menjadi 14% pada akhir tahun 2024, sejalan dengan standar WHO yang menyatakan bahwa prevalensi stunting harus berada di bawah 20%.

Penurunan ini dianggap signifikan, mengingat banyak intervensi yang dilakukan, termasuk peningkatan gizi pada ibu hamil dan anak balita, serta dukungan dari program CSR perusahaan seperti bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak di area prioritas.

Untuk itu, penanganan stunting menjadi salah satu poin penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PT Subur Abadi Plantations (SAP), anak perusahaan kelapa sawit Astra Agro Lestari (AALI) yang beroperasi di Kalimantan Timur.

“Kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus utama kami. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu,” kata Fadil, Corporate Social Responsibility (CSR) PT SAP di Posyandu Desa Marah Haloq dan Desa Lung Melah, Rabu (20/11/2024)

Menurut Fadil, masalah gizi pada anak yang berujung pada stunting serta kekurangan gizi pada ibu hamil sering kali luput dari perhatian, baik oleh individu, keluarga, maupun masyarakat. Oleh karena itu, peran petugas kesehatan dan masyarakat menjadi sangat penting dalam mengedukasi tentang pentingnya gizi yang baik, khususnya melalui kegiatan di Posyandu atau Puskesmas.

Sebagai informasi, PMT yang dibagikan kepada balita tersebut merupakan makanan bergizi seperti sayur, buah-buahan serta protein yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang pada anak.

Kegiatan PMT yang rutin diberikan oleh PT SAP disambut baik oleh masyarakat. Rahmawati, Ketua Kader Posyandu Desa Marah Haloq, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh PT SAP sangat bermanfaat untuk mendukung pelayanan kesehatan di Posyandu dan pemenuhan gizi anak.

“Saya mewakili Posyandu dari Desa Marah Haloq berterimakasih atas bantuan PMT posyandu yang diberikan oleh PT SAP. PT SAP berpartisipasi dengan rutin dalam memantau stunting ini dengan adanya program tersebut. Semoga ke depannya, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan,” kata Rahmawati.

Fadil juga menambahkan jikalau Pemberian Makanan Tambahan ini merupakan bentuk dukungan yang diberikan oleh perusahaan kepada kader Posyandu atas kinerja yang telah dilakukan selama ini. PMT untuk balita ini biasanya disiapkan secara mandiri oleh kader posyandu, oleh karena itu dengan adanya program PMT Posyandu melalui kegiatan CSR perusahaan diharapkan dapat menambah semangat serta menjadi langkah untuk mencegah terjadinya stunting pada generasi berikutnya.

“Melalui sinergi antara perusahaan, kader Posyandu, dan masyarakat, PT SAP terus berupaya mendukung program kesehatan pemerintah untuk menciptakan masa depan bebas stunting bagi generasi mendatang,” tutup Fadil (*)

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya



]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/24/perangi-stunting-pt-sap-dukung-pemenuhan-gizi-anak-dan-ibu-hamil/feed/ 0 17493
Perkebunan Sawit yang Inklusif Dimulai dari Dukungan terhadap Peran Ibu https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/20/perkebunan-sawit-yang-inklusif-dimulai-dari-dukungan-terhadap-peran-ibu/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/20/perkebunan-sawit-yang-inklusif-dimulai-dari-dukungan-terhadap-peran-ibu/#respond Fri, 20 Dec 2024 02:11:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17444 Dalam menciptakan lingkungan perkebunan sawit yang inksulif diperlukan fasilitas yang menunjang, terutama bagi para ibu yang bekerja maupun tinggal di sekitar perkebunan. Salah satu penyediaan fasilitas tersebut adalah Tempat Penitipan Anak (TPA) yang dapat dimanfaatkan bagi karyawan wanita yang bekerja. 

Fasilitas TPA yang tersebar di seluruh perkebunan anak perusahaan Astra Agro ini dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti ruang bermain beserta bermacam alat permainan edukatif, halaman bermain di taman yang dilengkapi dengan arena permainan seperti ayunan, perosotan, jungkat-jungkit dan lainnya. TPA telah didesain dan dirancang sedemikian rupa guna menciptakan keamanan dan kenyamanan untuk anak-anak. 

TPA sendiri bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak pendidikan dini, aktivitas bermain, serta waktu istirahat yang cukup, ketika orang tua bekerja. Anak yang dapat dititipkan di TPA adalah anak berusia 1 tahun hingga usia taman kanak-kanak atau maksimal 6 tahun.

Pengasuh yang bekerja di TPA merupakan karyawan pilihan dengan kompetensi pada bidangnya, seperti guru TK yang direkrut perusahaan, perawat di poliklinik kebun (polibun) serta kader-kader posyandu setempat.

Salah satu orang tua yang merasakan manfaat dari fasilitas daycare perusahaan adalah Erlina Sari, seorang istri dari karyawan yang bekerja di PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB), desa Kilangan, kabupaten Aceh Singkil, provinsi Aceh. Erlina merupakan salah satu orang tua yang telah menitipkan anaknya ke TPA sejak anak keduanya Zia berusia 1,5 tahun. Bahkan dulu anak pertamanya juga ia titipkan di sana, yang saat ini usianya sudah 11 tahun. Jadi, kurang lebih sudah 13 tahun ia memanfaatkan fasilitas yang disediakan perusahaannya, berupa tempat penitipan anak, atau yang saat ini populer disebut daycare.

Erlina beserta suaminya sudah sangat percaya untuk menitipkan anaknya di TPA PT PLB sebelum berangkat kerja, dan akan menjemputnya kembali seusai bekerja. Orang tua dari dua anak ini mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan fasilitas TPA.

“Saya bisa membantu suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga berkat fasilitas TPA dari PLB, petugasnya sangat amanah, tempatnya nyaman, kedua anak saya menjadi saksi keberhasilan TPA membantu orang tua menjaga dan mendidik anak-anak, selagi orang tuanya bekerja,” ungkap Erlina.

Selain Erlina, fasilitas TPA Astra Agro juga telah membantu karyawan seperti Tina, seorang pekerja rawat yang juga merupakan seorang ibu. Saat ini anak bungsu Tina yang masih berusia dua tahun dititipkan di TPA yang difasilitasi perusahaan. 

“Saya sangat terbantu dengan fasilitas TPA yang disediakan oleh Astra Agro. TPA dari perusahaan memiliki fasilitas yang memadahi, sehingga membuat anak-anak merasa nyaman. Oleh karena itu saya tidak khawatir untuk menitipkan anak saya setiap kali berangkat kerja. 

Di sisi lain, anak kedua Tina yang sudah bersekolah di sekolah dasar binaan perusahaan juga mendapatkan fasilitas antar jemput bis sekolah gratis dari Astra Agro, sehingga mempermudah Tina dalam membagi waktu antara pekerjaan dan pekerjaan rumah.

Pemberdayaan Orang Tua Melalui Ilmu ‘Parenting’

Selain fasilitas TPA, perusahaan juga turut memfasilitasi tumbuh kembang anak dalam bentuk pembinaan untuk ilmu ‘parenting’ melalui posyandu yang ditujukan bagi para wanita di areal perkebunan. Sesi pembinaan yang berfokus pada tata cara mengasuh, membimbing dan mendidik anak yang baik dan benar merupakan langkah yang krusial dalam menciptakan generasi penerus bangsa. Salah satu wanita yang menjadi pelopor program ini adalah Lina Agustina, ibu rumah tangga yang mengintegrasikan  ilmu ‘parenting’ melalui kelas balita pada posyandu yang dibinanya. 

“Posyandu menempatkan perempuan, khususnya ibu rumah tangga yang menjadi kader sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat,” ungkap Febriansyah, selaku Community Development Area Manager PT Astra Agro Lestari Tbk wilayah Kalimantan Tengah.

Sebagai ibu dengan dua anak, Lina termotivasi untuk membagikan pengalaman ‘parenting’ dengan orang tua lainnya. Melalui Posyandu, dirinya mengembangkan kelas balita yang berfokus pada pengembangan kemampuan sensorik dan motorik anak yang mendukung peningkatan kecerdasan generasi bangsa.

“Intuisi seorang Ibu dalam memahami kebutuhan anak mendukung pelayanan yang paling dekat dengan masyarakat. Hal ini dituangkan dengan menciptakan program kesehatan yang interaktif dan kreatif seperti kelas balita,” ujar Lina. 

Difasilitasi PT GSIP-AMR, Posyandu Teratai menyediakan gizi seimbang setiap bulannya pada kegiatan posyandu. Menurut Lina, pengaruh tumbuh kembang anak disokong oleh pola asuh yang baik secara menyeluruh, termasuk kebutuhan gizi anak yang memerlukan pedoman gizi seimbang. Penghargaan tertinggi pun telah diraih pada Astra Festival sebagai inovasi program CSR bidang kesehatan. 

Pengadaan fasilitas TPA yang memadai serta program pembinaan ilmu parenting di perkebunan sawit merupakan langkah awal untuk membangun linkungan kerja yang inklusif, sebab fasilitas yang mendukung peran seorang ibu dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja, termasuk dalam posisi kepemimpinan.

Dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif, perkebunan sawit dapat menjadi model keberhasilan yang mengintegrasikan kemajuan ekonomi dengan tanggung jawab sosial.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/20/perkebunan-sawit-yang-inklusif-dimulai-dari-dukungan-terhadap-peran-ibu/feed/ 0 17444
Anak Usaha Astra Agro Lestari Gelar Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di Kaltim https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/09/anak-usaha-astra-agro-lestari-gelar-penyuluhan-kesehatan-reproduksi-remaja-di-kaltim/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/09/anak-usaha-astra-agro-lestari-gelar-penyuluhan-kesehatan-reproduksi-remaja-di-kaltim/#respond Mon, 09 Dec 2024 08:23:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17296 Reproduksi pada remaja merupakan kondisi yang menyangkut kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja. Pentingnya penyuluhan kesehatan reproduksi remaja sangat tepat dilakukan, hal ini dikarenakan usia remaja sebagai masa ketika seorang anak mengalami perubahan menuju dewasa baik secara fisik, psikis, maupun pematangan fungsi organ reproduksi.

Banyak yang belum mengerti pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja, untuk itu, PT Karyanusa Ekadaya (KED), perusahaan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), melalui Tim Poli Klinik Kebun berupaya untuk memberikan edukasi kepada remaja di SMP Karya Nusa Lestari dalam menjaga kesehatan organ reproduksi.

Kegiatan penyuluhan yang diadakan di SMP Karya Nusa Lestari pada Sabtu (23/11/24) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi serta memahami masalah-masalah yang terkait dengan seksualitas remaja.

“Penyuluhan kesehatan reproduksi di tingkat SMP adalah langkah preventif yang efektif untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan di masa pubertas. Dengan edukasi yang tepat, mereka akan lebih siap menjaga kesehatan reproduksi dan membuat keputusan yang bijaksana untuk masa depan mereka,” kata Rizal Taufiq, Kepala Sekolah SMP Karya Nusa Lestari.

Menurutnya, sekolah perlu membuat program yang menunjang dan berkaitan dengan siswa terutama soal kesehatan. Adanya penyuluhan kesehatan remaja ini memiliki manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh siswa SMP Karya Nusa Lestari,” kata Rizal.

Pada kegiatan yang diikuti oleh kelas 7,8, dan 9 SMP Karya Nusa Lestari tersebut, Bidan Wati dan  Buyung Posmawijaya menjadi pemateri dalam kegiatan sosialisasi. Bidan Wati menjelaskan mengenai gejala psikologis perkembangan remaja, perubahan fisik pada remaja, bagian organ reproduksi, pubertas, dan cara menjaga organ reproduksi. Kemudian, Buyung mengisi materi mengenai pendidikan seks remaja. Materi tersebut meliputi macam-macam perilaku seksual, kiat-kiat dalam menghindari seksual remaja, dampak negatif seks pranikah, penyakit menuar seksual (PMS) dan cara pencegahannya.

Di akhir materi sosialisasi, seluruh siswa SMP Karya Nusa Lestari melakukan sesi tanya jawab dengan pemateri. Diskusi terkait persoalan reproduksi dan pendidikan seks remaja berjalan dengan aktif. Pemateri juga membagikan hadiah bagi siswa yang aktif untuk bertanya dan menjawab. Harapannya, kegiatan penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan ilmu dan kesadaran bagi siswa dan siswi SMP Karya Nusa Lestari.

Senada dengan Rizal, Fadilla Lestya Rusyanto, Corporate Social Responsibility (CSR) PT KED, mengatakan bahwa edukasi kesehatan sangatlah penting bagi siswa terutama pada remaja yang berada di wilayah PT KED. Adanya penyuluhan kesehatan ini diharapkan mampu memberikan kesadaran bagi mereka supaya lebih berhati-hati dalam bergaul dan menjaga kesehatannya.

“Melalui dilaksanakannya acara ini, diharapkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat memahami edukasi yang diberikan dari pemateri sehingga memiliki kesadaran untuk dapat menciptakan lingkungan yang ramah di antara remaja,” kata Fadil.

Reproduksi pada remaja merupakan kondisi yang menyangkut kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja. Pentingnya penyuluhan kesehatan reproduksi remaja sangat tepat dilakukan, hal ini dikarenakan usia remaja sebagai masa ketika seorang anak mengalami perubahan menuju dewasa baik secara fisik, psikis, maupun pematangan fungsi organ reproduksi.

Banyak yang belum mengerti pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja, untuk itu, PT Karyanusa Ekadaya (KED), perusahaan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), melalui Tim Poli Klinik Kebun berupaya untuk memberikan edukasi kepada remaja di SMP Karya Nusa Lestari dalam menjaga kesehatan organ reproduksi.

Kegiatan penyuluhan yang diadakan di SMP Karya Nusa Lestari pada Sabtu (23/11/24) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi serta memahami masalah-masalah yang terkait dengan seksualitas remaja.

“Penyuluhan kesehatan reproduksi di tingkat SMP adalah langkah preventif yang efektif untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan di masa pubertas. Dengan edukasi yang tepat, mereka akan lebih siap menjaga kesehatan reproduksi dan membuat keputusan yang bijaksana untuk masa depan mereka,” kata Rizal Taufiq, Kepala Sekolah SMP Karya Nusa Lestari.

Menurutnya, sekolah perlu membuat program yang menunjang dan berkaitan dengan siswa terutama soal kesehatan. Adanya penyuluhan kesehatan remaja ini memiliki manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh siswa SMP Karya Nusa Lestari,” kata Rizal.

Pada kegiatan yang diikuti oleh kelas 7,8, dan 9 SMP Karya Nusa Lestari tersebut, Bidan Wati dan  Buyung Posmawijaya menjadi pemateri dalam kegiatan sosialisasi. Bidan Wati menjelaskan mengenai gejala psikologis perkembangan remaja, perubahan fisik pada remaja, bagian organ reproduksi, pubertas, dan cara menjaga organ reproduksi. Kemudian, Buyung mengisi materi mengenai pendidikan seks remaja. Materi tersebut meliputi macam-macam perilaku seksual, kiat-kiat dalam menghindari seksual remaja, dampak negatif seks pranikah, penyakit menuar seksual (PMS) dan cara pencegahannya.

Di akhir materi sosialisasi, seluruh siswa SMP Karya Nusa Lestari melakukan sesi tanya jawab dengan pemateri. Diskusi terkait persoalan reproduksi dan pendidikan seks remaja berjalan dengan aktif. Pemateri juga membagikan hadiah bagi siswa yang aktif untuk bertanya dan menjawab. Harapannya, kegiatan penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan ilmu dan kesadaran bagi siswa dan siswi SMP Karya Nusa Lestari.

Senada dengan Rizal, Fadilla Lestya Rusyanto, Corporate Social Responsibility (CSR) PT KED, mengatakan bahwa edukasi kesehatan sangatlah penting bagi siswa terutama pada remaja yang berada di wilayah PT KED. Adanya penyuluhan kesehatan ini diharapkan mampu memberikan kesadaran bagi mereka supaya lebih berhati-hati dalam bergaul dan menjaga kesehatannya.

“Melalui dilaksanakannya acara ini, diharapkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat memahami edukasi yang diberikan dari pemateri sehingga memiliki kesadaran untuk dapat menciptakan lingkungan yang ramah di antara remaja,” kata Fadil.

PT KED dalam hal ini kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui program-program edukatif yang berkelanjutan. Harapannya, penyuluhan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi remaja yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan berperilaku positif. (*)



Sumber: vivaborneo.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/09/anak-usaha-astra-agro-lestari-gelar-penyuluhan-kesehatan-reproduksi-remaja-di-kaltim/feed/ 0 17296