Petani mitra – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Fri, 21 Nov 2025 06:54:28 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Teknologi & Inklusivitas Jadi Kunci Astra Agro Bangun Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/#respond Mon, 13 Oct 2025 05:51:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21504 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/10/2025).

Hal tersebut ia katakan saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa mengatakan di Astra Agro Lestari, pihaknya membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan.

“Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Djap Tet Fa.

Senada dengan pandangan AHY bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema ‘Sustainable Agriculture’, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public-private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon. Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari.

“No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya.

Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan.

Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time. Djap Tet Fa yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, forum IISF 2025 yang mengusung tema ‘Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World’ menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Sumber: https://finance.detik.com/

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/feed/ 0 21504
Astra Agro Dorong Produktivitas Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/#respond Sat, 11 Oct 2025 06:48:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21527 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.

“Di Astra Agro Lestari, kami membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Dalam perhelatan IISF 2025 di Jakarta Convention Center, Djap Tet Fa membagikan pandangan dan praktik terbaik perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam memperkuat ketahanan pangan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Forum IISF 2025 yang mengusung tema “Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World” menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY.

Senada dengan pandangan Menko bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema “Sustainable Agriculture”, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public–private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon.

Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari. “No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya. Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan. Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time.

Presdir Astra Agro yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/feed/ 0 21527
Dari Kebun ke Pasar: Peran Kemitraan dalam Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/06/dari-kebun-ke-pasar-peran-kemitraan-dalam-rantai-pasok-sawit-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/06/dari-kebun-ke-pasar-peran-kemitraan-dalam-rantai-pasok-sawit-berkelanjutan/#respond Mon, 06 Jan 2025 02:43:13 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17541 Kontribusi petani mitra merupakan bagian dari praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dalam rantai pasok. Peran petani mitra sebagai sumber pasokan buah yang cukup besar bagi PKS Astra Agro. Salah satunya adalah Sabar, seorang petani kelapa sawit yang telah bermitra sejak 2016 dengan PT Sawit Jaya Abadi (PT SJA), anak usaha Astra Agro. Ia rela melintasi provinsi untuk mengirimkan hasil panennya ke pabrik milik perusahaan, meskipun terdapat delapan pabrik sawit lainnya di wilayah perkebunan miliknya.

Bagi Sabar, seorang petani sawit asal Luwuk Timur, kemitraan dengan PT Astra Agro Lestari Tbk. bukan hanya soal bisnis. Lebih dari itu, ia mengaku merasa diperhatikan secara menyeluruh sebagai mitra, termasuk dalam aspek pelayanan hingga dukungan teknis.

“Saya terus terang senang bermitra dengan Astra Agro. Pelayanannya luar biasa, perhatian mereka terhadap kami petani sangat bagus. Mereka tidak hanya fokus meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan mitra-mitranya diperhatikan dengan baik,” ujar Sabar.

Sabar hanyalah salah satu tokoh dari kisah petani mitra sukses yang menerima manfaat dari program pembinaan Astra Agro. Tidak hanya Sabar, masyarakat lain juga banyak menerima hal serupa. Haji Bintoro misalnya, adalah seorang petani mitra yang mengawali karirnya sebagai pedagang alat sepeda dan petani Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, namun kini mengelola perkebunan sawit seluas 30 hektar. 

“Sebelumnya, saya ini berkebun kakao. Namun ketika perkebunan kelapa sawit masuk, saya ganti seluruh tanaman saya dengan sawit karena PT Astra Agro saat itu memberikan bantuan bibit sawit lewat program Income Generating Activity (IGA),” ujar perantau asal Demak, Jateng itu.

Berkat kesuksesannya sebagai petani sawit, Haji Bintoro kini dapat menyekolahkan kedua anaknya hingga perguruan tinggi serta membangun pondok pesantren. Lelaki yang sudah dua kali menunaikan ibadah umrah itu mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran perkebunan sawit PT Mamuang, anak perusahaan dari Astra Agro Lestari Group karena kondisi kesejahteraan masyarakat berubah sangat drastis.

“Semua warga yang memiliki kebun sawit di sini, pasti sudah punya rumah yang layak dan kendaraan bermotor, bahkan banyak yang punya mobil,” katanya.

Pembinaan Bagi Mitra Perusahaan

Astra Agro mengembangkan berbagai macam program kemitraan yang bersumber dari kebutuhan para mitra. Salah satunya adalah kegiatan rutin yang disebut dengan program Pembinaan dan Pendampingan Mitra.

“Pembinaan mitra menjadi bagian upaya Astra Agro dalam memberikan edukasi para petani terkait dengan usaha dan operasional perkebunan kelapa sawit yang baik, selain sebagai upaya kami dalam mendukung operasional excellent di bidang kemitraan,” ujar Anggit Timur Feri, selaku Partnership Area Manager Astra Agro area Aceh.

Astra Agro mendorong program berbasis kemitraan sawit untuk meningkatkan penerapan praktik-praktik berkelanjutan dan produksi yang bertanggung jawab (responsible sourcing), yang juga secara berkala memberikan edukasi dan pendampingan teknis tata kelola perkebunan berkelanjutan, seperti perawatan tanaman dan pemupukan.

Helmi, salah satu mitra petani Astra Agro mengungkapkan bahwa dirinya banyak mendapatkan informasi dan edukasi terkait bisnis perkebunan yang baik. Tidak hanya semata mendapatkan untung, namun dapat bermanfaat bagi lingkungan.

“Dulu saya tidak paham apa itu sustainability dan mengapa harus sustain? Sekarang saya dan banyak mitra lainnya jadi lebih peduli terkait bisnis dan proses operasional kebun, kami diajari proses pemupukan yang benar, cara pilih pupuk yang baik, sampai kelayakan buah itu seperti apa,” ungkapnya.

Amarta: Ajang Penghargaan Bagi Mitra Terbaik Astra Agro

Dalam upaya membangun hubungan yang kuat dengan mitra pemasok TBS (Tandan Buah Segar), Astra Agro memberikan penghargaan kepada para mitra atas kinerja yang telah dilakukan melalui Apresiasi Mitra Terbaik Astra (AMARTA).

Apresiasi ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat desa sekitar perusahaan, khususnya masyarakat yang menjadi mitra buah luar.

Menurut Jonet Budiarto, Direktur Operasional Area Kalimantan Timur, dengan adanya AMARTA diharapkan dapat menumbuhkan keeratan hubungan mitra antara mitra dan PT WKP, sehingga tercipta hubungan emosional yang kuat dan juga dapat memberikan motivasi ke mitra untuk menjadi partner atau mitra terbaik perusahaan.

Kriteria dalam menerima penghargaan tersebut termasuk loyalitas, mencapai target volume, memberikan kualitas TBS terbaik, dan pemenuhan boarding atau slot unit TBS yang sudah disepakati. 

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/06/dari-kebun-ke-pasar-peran-kemitraan-dalam-rantai-pasok-sawit-berkelanjutan/feed/ 0 17541