Penelitian & Pengembangan – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Fri, 21 Nov 2025 06:54:28 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Astra Agro Dorong Produktivitas Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/#respond Sat, 11 Oct 2025 06:48:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21527 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.

“Di Astra Agro Lestari, kami membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Dalam perhelatan IISF 2025 di Jakarta Convention Center, Djap Tet Fa membagikan pandangan dan praktik terbaik perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam memperkuat ketahanan pangan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Forum IISF 2025 yang mengusung tema “Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World” menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY.

Senada dengan pandangan Menko bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema “Sustainable Agriculture”, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public–private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon.

Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari. “No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya. Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan. Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time.

Presdir Astra Agro yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/feed/ 0 21527
Ganoderma: Si Pembunuh Dalam Senyap di Kebun Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/18/ganoderma-si-pembunuh-dalam-senyap-di-kebun-sawit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/18/ganoderma-si-pembunuh-dalam-senyap-di-kebun-sawit/#respond Thu, 18 Sep 2025 07:34:55 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21158 Di balik hijaunya hamparan perkebunan kelapa sawit, tersembunyi ancaman mematikan yang mengintai dari bawah tanah. Ia bukan hama yang merusak daun-daun atau cuaca ekstrem yang menghambat proses penyerbukan, melainkan jamur Ganoderma Boninense. Diam-diam, cendawan itu menyerang akar, merambat sampai ke batang, dan membuat pohon sawit keropos dari dalam hingga roboh tak berdaya.

Ganoderma bukanlah jamur biasa, karena organisme itu penyebab utama penyakit busuk pangkal batang serta menjadi penyakit paling merusak pada tanaman kelapa sawit. Gejala awal dari penyakit ini biasanya seperti daun menguning, pelepah menjadi menggantung, dan pertumbuhan tanaman melambat. Kemudian jamur ini mulai menyebar melalui jaringan batang, hingga akhirnya tanaman akan mati secara perlahan.

Ganoderma mampu membunuh tanaman kelapa sawit dengan relatif cepat sehingga total populasi tanaman per hektar (SPH) akan turun drastis dan mengakibatkan penurunan produksi TBS yang signifikan. Penyakit busuk pangkal batang akibat Ganoderma adalah realita pahit yang menjadi risiko para petani dan perusahaan sawit dalam beberapa tahun terakhir.

Mengapa Penyebaran Ganoderma Sulit Dikendalikan?

Ganoderma itu seperti kanker bagi kelapa sawit, ia menyebar secara sistemik melalui tanah dan akar. Begitu tanaman terinfeksi, hampir mustahil untuk disembuhkan. Di sisi lain, infeksi oleh Ganoderma juga sulit dideteksi karena jamur ini menyerang ke pangkal batang yang berada dalam tanah.

Faktor kondisi perkebunan yang hangat dan lembap menyebabkan jamur ini tumbuh dengan subur hampir di seluruh wilayah yang menjadi sentra produksi kelapa sawit di Indonesia. Sehingga jika tidak dicegah sejak dini, Ganoderma dapat memengaruhi produktivitas perkebunan kelapa sawit, baik milik rakyat maupun yang dikelola oleh perusahaan. Satu pohon yang roboh bisa memberikan efek domino ke pohon-pohon lainnya bahkan ke seluruh areal perkebunan. Alhasil, risiko kerugian yang diderita juga terbilang besar serta dapat membahayakan kelangsungan perkebunan dalam jangka panjang.

Kerugian akibat Ganoderma bukan sekadar persoalan teknis perkebunan. Bagi petani sawit, penurunan produktivitas berarti berkurangnya penghasilan harian, yang langsung memengaruhi kesejahteraan penghidupan. Sementara bagi perusahaan perkebunan, kerugian produksi bisa mencapai jutaan ton TBS per tahun, yang berdampak pada rantai pasok, tenaga kerja, hingga kontribusi terhadap ekonomi lokal.

Dengan demikian, Ganoderma bukan hanya ancaman biologis, melainkan juga ancaman sosial dan ekonomi. Jika tidak dikendalikan, penyakit ini berpotensi melemahkan sektor strategis kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu penopang devisa negara dan sumber penghidupan jutaan orang.

Inovasi Astra Agro Tangkal Penyebaran Ganoderma Melalui Bibit Unggul

Penyebaran Ganoderma yang meresahkan industri mendapatkan perhatian khusus oleh PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro). Hal tersebut yang mendasari tim Research and Development (R&D) Astra Agro menganggap perlu memperbaharui varietas unggul sebelumnya dengan menambahkan keunggulan yang tahan terhadap Ganoderma.Astra Agro melakukan riset yang mendalam terhadap jamur yang menggerogoti tanaman kelapa sawit. Setelah melakukan berbagai macam pengujian, riset serta pengembangan, Astra Agro berhasil menghasilkan tiga varietas bibit unggul sawit terbaru yang tahan terhadap penyakit Ganoderma.

Ketiga varietas tersebut diberi nama DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG. Astra Agro merilis ketiga varietas baru ini setelah dinyatakan lulus Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan oleh Direkorat Jenderal Perkebunan di Bogor, Kamis 16 Mei 2025. Keunggulan paling utama dari varietas teranyar ini adalah moderat resisten atau tahan terhadap penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh cendawan Ganoderma.

Keunggulan lainnya yang tidak kalah penting adalah mencegah masalah partenokarpi atau kerap disebut dengan buah kempet. Menariknya lagi bahwa tiga varietas terbaru ini tidak akan menghasilkan buah kempet, sehingga berpengaruh positif terhadap produktivitas yang dihasilkan.Demikian pula dengan sex ratio atau perbandingan bunga betina dengan total bunga yang ada. Sex ratio pada varietas terbaru ini cukup seimbang yakni sekitar 75% – 88% hal ini mampu mendukung penyerbukan secara alamiah di lapangan tanpa bantuan secara manual.

Meskipun memiliki keunggulan yang baru, tiga varietas ini tetap memiliki keunggulan-keunggulan pada varietas sebelumnya seperti produksi tandan buah segar (TBS) dan kandungan minyak yang lebih banyak. Sebagai informasi, total bibit yang dimiliki oleh Astra Agro mencapai 6 jenis. Sebelumnya pada 2020 Astra Agro telah berhasil menciptakan tiga varietas andalan untuk mendukung daya saing dan produktivitas kebun sawit yang diberi nama AAL Lestari, AAL Sejahtera, dan AAL Nirmala.

Direktur Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian, Ebi Rulianti, dalam sidang pelepasan benih Astra Agro, menyatakan bahwa di Indonesia sudah dapat dipastikan tidak ada lahan atau tanah yang bebas dari Ganoderma, dan Varietas kelapa sawit DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG, layak untuk dilepas atau lulus karena dinilai menjadi solusi dalam penanganan penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma boninense.

Menurutnya, penyakit ganoderma mungkin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tapi dampaknya bisa diminimalkan, adanya varietas baru yang dirilis oleh Astra Agro, harapannya perusahaan dan petani mampu memperoleh produksi yang optimal meski ditengah berkembangnya ancaman lain secara diam-diam dan tersembunyi, yakni ancaman Ganoderma.

Bagi Astra Agro menjaga kebun sawit dari ancaman ganoderma merupakan salah satu langkah untuk mendukung keberlanjutan, perusahaan ingin memastikan bahwa generasi mendatang tidak hanya mewarisi kebun sawit yang tangguh terhadap penyakit, tetapi juga lingkungan yang terjaga serta manfaat ekonomi bagi masyarakat. Inilah bagian dari komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama bangsa, dengan menjaga alam sekaligus memelihara harapan.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/18/ganoderma-si-pembunuh-dalam-senyap-di-kebun-sawit/feed/ 0 21158
Mengukir Prestasi di Alam Hijau https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengukir-prestasi-di-alam-hijau/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengukir-prestasi-di-alam-hijau/#respond Thu, 07 Nov 2024 07:21:51 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=16866 Semangat Siswa dan Siswi di Sekolah Binaan Perkebunan Sawit Astra Agro dalam Mengejar Cita-Cita

Di balik hamparan perkebunan sawit yang rindang, terdapat banyak cerita mengenai semangat dan tekad anak-anak dalam mengejar impian mereka. Di sekolah binaan perkebunan sawit ini, siswa dan siswi tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga dukungan penuh untuk mengembangkan potensi mereka. Para tenaga pengajar turut memberikan dukungan melalui fasilitas yang memadai,  lingkungan belajar yang kondusif, serta arahan dalam pengeksplorasian kreativitas serta ilmu pengetahuan bagi para murid.

Karya-karya siswa dan siswi sekolah binaan Astra Agro Lestari dapat dilihat di channel youtube SMP Indah Makmur, yang berlokasi di dekat PT GSDI dimana siswa mengupload tutorial eksperimen atau praktikum ilmiah sepert video tutorial step by step  eksperimen hujan Pelangi dan praktikum hujan Archimedes untuk memberikan edukasi kepada siswa lainnya di jagat maya.

Sementara itu SMP Astra Makmur Jaya yang berlokasi di PT GSIP turut memberikan edukasi grammar Bahasa Inggris, seperti bagaimana cara meminta seseorang untuk menggeser tempat duduk berdasarkan percakapan sehari-hari dan tata cara penggunaan kata “In” dan “On”. Selain edukasi Bahasa, para guru juga menyediakan wadah kreasi seperti program podcast bagi siswa-siswa dalam series AMJ Podcast dengan host dan narasumber siswa SMP. Namun, podcast ini seringkali juga menjadi wadah edukasi bagi guru untuk mendiskusikan topik yang dapat menjadi edukasi bagi murid di sekolah SMP Astra Makmur Jaya dan sekolah binaan. 

Seorang siswi dari sekolah binaan SMP Astra Makmur Jaya menjelaskan membawakan materi pelajaran bahasa Inggris di YouTube channel official sekolah

Kreasi siswa dan siswi di sekolah binaan tidak hanya berpusat pada kegiatan sekolah atau ekskul, namun juga membahas mengenai isu lingkungan terkini seperti melalui pengelolaan limbah melalui tutorial pengelolaan sampah organic menjadi briket serta pengomposan sampah organik oleh SMP Astra Makmur jaya serta fashion show yang terbuat dari sampah daur ulang di acara Creative Day. Contoh lainnya dapat ditemukan dalam video para siswi yang juga memberikan edukasi mengenai pemanfaatan jamur pada tandan kosong sawit menjadi kaldu masakan. Video meliputi proses pengambilan jamur di sekitar areal perkebunan sawit hingga proses pengolahan jamur menjadi kaldu. 

Para siswi SMP Astra Makmur Jaya memperagakan langkah pembuatan kaldu jamur dari limbah tangkos sawit

Dukungan sekolah dan perusahaan tidak hanya terbatas dalam memfasilitasi minat dan kreativitas siswa, namun juga membantu mereka dalam mendapatkan akses Pendidikan lebih lanjut di kota besar. Kuniah dan Desi merupakan bagian dari suku Orang Rimba dan memiliki cita-cita untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam hal ini, perusahaan turut membantu melalui pendampingan administrasi dari mulai pendaftaran hingga ujian masuk universitas.

Di tahun 2023, Kurniah mengenyam Pendidikan di Politeknik Kesehatan Jambi, sementara Desi mengejar cita-citanya untuk menjadi guru di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Keduanya berniat untuk menggunakan ilmu mereka untuk berkontribusi kembali kepada komunitas orang rimba.

Kurniah dan Desi dalam perayaan kelulusan SMA sebelum menempuh jenjang pendidikan lanjut

Selain mereka, Fauzan, sebagai bagian dari suku Orang Rimba yang mendapatkan pendampingan dalam mengejar studi jenjang tinggi oleh perusahaan, telah melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Kabupaten Garut selama empat bulan, bertugas melakukan pembinaan di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja dalam rangka diseminasi teknologi. Dalam program tersebut, Fauzan memperkenalkan teknologi pertanian alternatif bagi para petani, yaitu pupuk organik Bokashi dan Biosaka. Selama proses pendampingan, Fauzan telah berhasil mengadakan empat kali penyuluhan pertanian serta melakukan pembinaan kepada 60 anggota dari dua kelompok tani di desa Cinunuk. 

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengukir-prestasi-di-alam-hijau/feed/ 0 16866
Mengubah Tantangan Limbah Menjadi Peluang di Kebun Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengubah-tantangan-limbah-menjadi-peluang-di-kebun-sawit-2/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengubah-tantangan-limbah-menjadi-peluang-di-kebun-sawit-2/#respond Thu, 07 Nov 2024 03:23:16 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=16844 Kolaborasi Astra Agro dan Komunitas Paguyuban dalam Mengelolah Limbah Domestik

Berbagai Upaya Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Domestik di Paguyuban. 

Seiring perkembangan zaman dimana perubahan iklim dan pencemaran lingkungan oleh limbah menjadi isu yang sering disorot , upaya pengelolaan sampah menjadi isu penting yang tak bisa diabaikan. Perusahaan bersama dengan Paguyuban di perkebunan sawit Astra Agro Lestari telah mengambil langkah-langkah inovatif dan kolaboratif untuk mengelola sampah secara lebih efektif, mengubah limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Langkah pengolahan sampah di paguyuban ini termasuk dalam kategori “Public Contribution” dalam salah satu bagan Sustainability Aspiration PT Astra Agro Lestari. Tidak hanya di dalam perusahaan, namun upaya pengurangan limbah ini juga merupakan salah satu bentuk upaya dalam komitmen gerakan #SemangatKurangiPlastik yang diadakan oleh PT Astra International.

Bank Sampah

Program Bank Sampah mengajak warga untuk membawa sampah domestik seperti sampah plastik dan kertas yang nantinya akan didaur ulang. Program ini telah diterapkan di seluruh paguyuban yang terdapat di setiap anak perusahaan Astra Agro.

PSST (Program Pengolahan Sampah Terpadu)

Keberadaan tong sampah sangat dibutuhkan, sehingga perseroan memberikan bantuan 132 tong sampah selama tahun 2023 sesuai dengan kebutuhan masyarakat dari 20 Desa. Ketersediaan tong sampah akan memudahkan masyarakat dalam membuang maupun mengelola sampah yang telah dipilah antara organik dan anorganik.

Program Semangkup (Semangat Kurangi Plastik)

Sampah plastik menjadi salah satu masalah dalam pencemaran lingkungan karena sulit teruarai secara alami. Untuk mengatasi hal ini perseroan hadir di tengah masyarakat melalui program “Semangat Kurangi Plastik” untuk mengajak mengurangi penggunaan kresek plastik.  Tidak kurang dari 1.536 orang masyarakat telah digugah perseroan melalui pembagian 1.536 buah tas belanja ramah lingkungan sebagaii pengganti kresek plastik.

Composting

Sampah non-plastik domestik dari paguyuban diubah menjadi kompos untuk dipakai sebagai pupuk untuk tanaman yang dibudidayakan warga.

Upaya Siswa Sekolah Binaan Dalam Pengurangan Limbah

Selain upaya dari masyarakat paguyuban, para siswa turut berperan aktif dalam upaya pengolahan sampah. Dengan kreativitas dan antusiasme, mereka mengubah limbah harian menjadi produk bermanfaat, sekaligus mengajarkan pentingnya praktik ramah lingkungan kepada masyarakat sekitar. Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah, tetapi juga membangun generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam sejak dini.

Ecobrick

Beberapa paguyuban anak perusahaan Astra Agro menggunakan gapura yang terbuat dari sampah plastik dan limbah domestik 

Ecobrick adalah bata ramah lingkungan  yang dapat digunakan sebagai pengganti fondasi. Para siswa di PT GSPP membuat ecobrick dengan cara memasukan sampah plastik kedalam botol plastik hingga padat. Limbah ini umumnya berasal dari limbah plastik dari rumah dan lingkungan sekitar mereka. Selain dijalankan oleh siswa sekolah binaan, para warga paguyuban juga rutin mengumpulkan sampah plastik untuk dijadikan ecobrick. Beberapa produk dari hasil dari olahan ecobrick seperti bangku, pagar hingga gapura paguyuban.

Kerajinan Tangan

Selain Ecobrick, siswa sekolah binaan dan warga paguyuban juga aktif dalam membuat kerajinan tangan dari sampah, seperti dekorasi atau tas. Kegiatan ini merupakan bagian dari Muatan Lokal.

Fashion Show dari Busana Daur Ulang

Dengan bimbingan guru, para murid berkreasi mendesain dan membuat dress dari limbah domestik daur ulang. Kita dapat melihat busana dress ini pada fashion show yang diadakan pada acara Creative Day di sekolah.

Karya Ilmiah

Seorang murid sekolah binaan tengah mendemonstrasikan cara membuat baterai dari cangkang sawit di YouTube channel resmi sekolah.

Tidak hanya mengolah sampah dari limbah domestik, namun siswa dari sekolah binaan perusahaan juga belajar untuk mengolah sampah dari bagan sawit. Misalnya, SMP Astra Agro Lestari membuat karya ilmiah energi terbaruhkan dalam bentuk bioenergi dari cangkang sawit yang didapat dari perkebunan Astra Agro. Proses pembuatan biobaterai ini dapat ditonton di channel youtube SMP Astra Agro Lestari.  Sementara itu siswa di SMP Astra Makmur Jaya membuat inovasi kaldu masakan dari tankos sawit.

Langkah Pengelolaan Limbah Selanjutnya

Kedepannya beberapa hasil dari pengelolaan limbah paguyuban akan dikembangkan untuk pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.  Pingkan Nabila selaku Asisten CSR PT GISP mengungkapkan bahwa kedepannya rencana pengelolaan limbah rumah tangga meliputi pembudidayaan maggot dalam penggemburan tanah dari sampah organic, serta pengelolaan sampah menjadi pakan ternak seperti Lele.

“Saat ini paguyuban juga memiliki program bernama “Muslimah Berkas” dimana warga mengumpulkan sampah untuk kemudian dijual kepada pihak ke-3. Hasil penjualan ini disimpan dan akan digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan. Jadi selain diolah, limbah rumah tangga di paguyuban juga digunakan untuk kegiatan amal para warga.” – Pingkan Nabila, Asisten CSR PT GSIP. 

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/11/07/mengubah-tantangan-limbah-menjadi-peluang-di-kebun-sawit-2/feed/ 0 16844
Elaeidobius: Pekerja Kecil yang Berperan Besar dalam Polinasi Tanaman Kelapa Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2024/05/22/elaeidobius-pekerja-kecil-yang-berperan-besar-dalam-polinasi-tanaman-kelapa-sawit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/05/22/elaeidobius-pekerja-kecil-yang-berperan-besar-dalam-polinasi-tanaman-kelapa-sawit/#respond Wed, 22 May 2024 04:16:02 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=15120

Elaeidobius: Pekerja Kecil yang Berperan Besar dalam Polinasi Tanaman Kelapa Sawit

Bila kita berjalan-jalan ke perkebunan sawit di salah satu PT Astra agro, maka kita akan melihat pekerja rawat yang sedang melepaskan kumbang dari sebuah wadah di tengah kebun kelapa sawit. Meski kumbang tersebut berukuran kecil dan nyaris tidak terlihat, namun selama ini Elaeidobius Kamerunicus Faust memberikan dampak yang signifikan terhadap produksi minyak kelapa sawit.  

Elaeidobius adalah kumbang yang membantu penyerbukan bunga tanaman kelapa sawit dan sama halnya dengan sawit, Elaeidobius juga berasal dari Afrika dan dibawa ke perkebunan di Indonesia di tahun 1983. Sejak saat itu kumbang ini mulai dikembangkan di sejumlah perkebunan sawit di Indonesia dan sukses membantu meningkatkan produksi kelapa sawit. Selain itu, pembudidayaan kumbang yang berasal dari Afrika ini juga merupakan salah satu metode pelestarian keanekaragaman hayati yang selaras dengan inisiatif Portofolio yang merupakan bagian dari Sustainability Aspiration.  

Melalui bantuan Elaidobius maka perusahaan dapat menghemat biaya dan tenaga kerja, serta dapat membantu polinasi untuk tanaman tinggi yang sulit dijangkau pekerja dalam polinasi manual. Hingga saat ini semua pekerja perkebunan sawit sudah mengandalkan Elaidobius untuk penyerbukan. 

 

Kumbang Elaeidobius Kamerunicus Faust

 

Polinasi merupakan salah satu bagian yang penting dalam menggenjot produktifitas kelapa sawit, namun bukan berarti proses ini bebas dari kendala. Oleh karena itu, di saat perkebunan kelapa sawit di Indonesia banyak mengalami kendala dalam polinasi, maka perlu untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Hal ini disebabkan oleh penurunan kinerja dan genetik pollinator dari spesies yang ada.

 

Seorang Pekerja Rawat Melepaskan Kumbang Elaeidobius Ke Perkebunan Sawit

 

Untuk menjawab permasalah tersebut, maka GAPKI (Gabungan Kelapa Sawit Indonesia) menginisiasi sebuah projek untuk mendatangkan varian baru dari Elaieidobius demi meningkatkan performa polinasi. Kedua varian target yang rencananya akan dipelajari untuk introduksi adalah Elaeidobius Subvittatus dan Elaeidobius Plagiatus Astra Agro sendiri juga terlibat secara langsung dalam projek ini. 

 

“Produksi minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh kesuksesan dari tingkat polinasi kelapa sawit.”

  • Tim Research dan Development 
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/05/22/elaeidobius-pekerja-kecil-yang-berperan-besar-dalam-polinasi-tanaman-kelapa-sawit/feed/ 0 15120