Ketahanan Pangan – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Fri, 21 Nov 2025 06:54:28 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Menumbuhkan Kehidupan dari Komunitas: Cerita Paguyuban Terbaik Astra Agro 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/#respond Mon, 17 Nov 2025 08:53:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21440 Di tengah hiruk pikuk aktivitas di perkebunan, terdapat ruang-ruang hangat yang memupuk kehidupan di dalamnya. Ruang di mana para karyawan dan keluarga besar PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) tumbuh bersama, dan menebar manfaat bagi sekitar. Di sinilah para komunitas inspiratif lahir dan berkembang. Kerap dikenal dengan nama paguyuban, namun maknanya lebih dari sekedar perkumpulan manusia semata. Namun sebuah rumah yang melahirkan nilai kemanusiaan, membangun kepedulian serta menumbuhkan kemandirian yang berkelanjutan. 

Paguyuban Kencana Lestari

Di lingkungan PT Gunung Sejahtera Puti Perdana (GSPP), Kalimantan Tengah, tumbuh sebuah komunitas yang seindah namanya: Paguyuban Kencana Lestari. Di bawah kepemimpinan Dimas Saputra selaku Ketua Paguyuban, mereka menghidupkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang kuat.

Paguyuban ini berdiri di atas semangat sederhana, saling peduli dan berkembang bersama. Berbagai program unggulan mereka menjadi bukti nyatanya. Program Zero Accident dan Safety Agent, misalnya, bukan hanya slogan keselamatan kerja, tetapi budaya hidup. 

“Keselamatan mulai dari rumah.” menjadi jargon mereka. Dengan menganut sistem Triple S, yakni Sebelum, Saat, dan Sesudah bekerja, bagi mereka keselamatan adalah karakter, bukan kewajiban.

Di sela rutinitas, mereka juga menghidupkan nilai budaya, melalui Siskamling Temu Paguyuban, warga memperkuat rasa aman dan solidaritas. Sementara kesenian kuda lumping menjadi ruang ekspresi budaya yang mengakar, menyatukan warga lintas generasi dalam semangat gotong royong.

Kemandirian ekonomi pun menjadi pilar penting. Melalui UMKM Mandiri, warga memproduksi jamu, nasi tiwul, dan keripik singkong, serta mengelola layanan pangkas rambut secara kemitraan. Serta di bidang lingkungan, program Biopori menjadi simbol kepedulian terhadap bumi, berjalan beriring dengan TPA Keagamaan yang memperkuat moral dan spiritual warga.

Paguyuban ini menjadi cermin nyata bagaimana nilai-nilai 4 pilar tanggung jawab sosial kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup dari rumah ke rumah.

Paguyuban Hidup Baru

Sementara itu, di Desa Laburan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdiri Paguyuban Hidup Baru, komunitas yang benar-benar hidup sesuai namanya. Di bawah naungan PT Borneo Indah Marjaya (BIM), paguyuban ini mengajarkan bagaimana sinergi dan keberlanjutan bisa menjadi rumah bersama.

Paguyuban ini mengedepankan tiga pilar utama: Selamat, Sehat, dan Hijau. Melalui agen safety, ronda malam rutin, dan rambu-rambu keselamatan, mengacu pada komitmen yang sama bahwa menanamkan kesadaran tentang keselamatan bukan hanya urusan kerja, tapi gaya hidup.

Di bidang kesehatan, mereka menjalankan Posyandu warga, jumantik aktif, serta program Ready to Work (RTW) yang membiasakan warga menjaga kebugaran sebelum bekerja. Tidak berhenti di sana, kegiatan olahraga bersama dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadikan paguyuban ini tempat belajar hidup sehat yang nyata.

Hal yang paling membanggakan adalah program Bank Sampah pada Paguyuban Hidup Baru, yang telah berjalan sejak 2021. Program ini bukan hanya mengubah sampah menjadi sumber ekonomi, tetapi juga mengajarkan warga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Bank sampah ini bahkan telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur dan meraih penghargaan Proklim tingkat provinsi.

Di sela aktivitas lingkungan, warga juga mengembangkan UMKM Paguyuban Mandiri seperti keripik pisang, jamu, dan kerajinan tangan. Semua keuntungan dikembalikan untuk kepentingan bersama. Paguyuban Hidup Baru telah menghadirkan kehidupan baru yang sehat dalam kebiasaan, hijau dalam harmoni, dan mandiri dengan hati.

Paguyuban Hotel Berseri

Dari tanah Kalimantan menuju tanah Riau, Paguyuban Hotel Berseri yang menjadi binaan dan bimbingan PT Kimia Tirta Utama (KTU) juga tak kalah memancarkan semangat kebersamaan yang cerah seperti namanya yakni Berseri. Dengan visi menciptakan lingkungan yang “hijau, guyub, sehat, selamat, dan produktif,” mereka membangun harmoni antara warga, alam, dan perusahaan.

Paguyuban ini berdiri kokoh di atas empat pilar: Sehat, Selamat, Hijau, dan Sejahtera. Melalui program Hotel Berseri Sehat, mereka menjaga kesehatan warga lewat Posyandu Anggrek, apotek hidup, dan senam ibu-ibu setiap minggu. Fitness center juga hadir untuk meningkatkan kesehatan fisik sekaligus menjadi usaha produktif bagi paguyuban.

Dalam pilar Selamat, budaya Safety Culture diterapkan konsisten, dengan Tugu Komitmen Keselamatan, pemeriksaan APD rutin, dan program Ready to Work. Berkat disiplin tinggi ini, PT KTU berhasil mempertahankan predikat Zero Accident hingga 2025.

Tak mau ketinggalan, pilar Hijau juga menjadi program yang menjadi perhatian, dengan dijalankan bersama kreativitas warga. Melalui inovasi LIMBAH (Lihat, Inisiatif, Manfaatkan, Buat, dan Hadirkan solusi), galon bekas disulap jadi pot tanaman, ban bekas jadi pagar dan monumen, serta sampah organik diolah jadi pupuk kompos. Lingkungan pun menjadi taman yang hidup dan indah.

Di pilar terakhir yaitu Sejahtera, warga memberdayakan diri melalui usaha jual beli ternak kambing, budidaya ikan lele, produksi serbuk jahe, serta warung hidup yang menyediakan sayur segar hasil kebun. Semua kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan, tapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga.

Tiga paguyuban ini, Kencana Lestari, Hidup Baru, dan Hotel Berseri, mewakili wajah sejati keberlanjutan di Astra Agro. Mereka menanam nilai-nilai kemanusiaan di setiap langkah, mengelola lingkungan dengan hati, dan menumbuhkan ekonomi melalui kebersamaan.

Sebagai bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras tersebut, ketiga paguyuban ini berhasil menjadi tiga terbaik dalam ajang Inovasi Astra Agro (Innovagro) Lomba Paguyuban 2025. 

Sebuah pengakuan atas semangat kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian yang tumbuh dari sebuah  komunitas.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/menumbuhkan-kehidupan-dari-komunitas-cerita-paguyuban-terbaik-astra-agro-2025/feed/ 0 21440
Teknologi & Inklusivitas Jadi Kunci Astra Agro Bangun Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/#respond Mon, 13 Oct 2025 05:51:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21504 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/10/2025).

Hal tersebut ia katakan saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa mengatakan di Astra Agro Lestari, pihaknya membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan.

“Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Djap Tet Fa.

Senada dengan pandangan AHY bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema ‘Sustainable Agriculture’, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public-private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon. Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari.

“No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya.

Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan.

Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time. Djap Tet Fa yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, forum IISF 2025 yang mengusung tema ‘Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World’ menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Sumber: https://finance.detik.com/

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/13/teknologi-inklusivitas-jadi-kunci-astra-agro-bangun-sawit-berkelanjutan-2/feed/ 0 21504
Astra Agro Dorong Produktivitas Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/#respond Sat, 11 Oct 2025 06:48:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21527 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.

“Di Astra Agro Lestari, kami membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Dalam perhelatan IISF 2025 di Jakarta Convention Center, Djap Tet Fa membagikan pandangan dan praktik terbaik perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam memperkuat ketahanan pangan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Forum IISF 2025 yang mengusung tema “Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World” menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY.

Senada dengan pandangan Menko bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema “Sustainable Agriculture”, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public–private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon.

Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari. “No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya. Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan. Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time.

Presdir Astra Agro yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/feed/ 0 21527
Astra Agro, Dukung Bisnis Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas dengan Ketahanan Pangan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/20/astra-agro-dukung-bisnis-berkelanjutan-menuju-indonesia-emas-dengan-ketahanan-pangan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/20/astra-agro-dukung-bisnis-berkelanjutan-menuju-indonesia-emas-dengan-ketahanan-pangan/#respond Fri, 20 Jun 2025 07:21:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20628 Perlahan tapi pasti, tahun 2045 akan menjadi momen istimewa bagi Indonesia: 100 tahun kemerdekaan! Generasi Emas 2045 akan merayakan tonggak sejarah ini, dan untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, swasembada pangan adalah fondasi yang tak bisa ditawar. Pemerintah pun sudah menegaskan komitmennya untuk memastikan kita semua bisa memanfaatkan hasil bumi sendiri, tanpa perlu lagi bergantung pada impor.

Menyambut visi besar Pemerintah, PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) tak tinggal diam. Sebagai bagian dari bangsa yang besar, Astra Agro turut bahu membahu mendukung program swasembada pangan 2025 dengan beragam inisiatif penanaman tumbuhan yang menjadi bahan pokok seperti jagung dan padi.

Mungkin banyak yang mengenal Astra Agro sebagai perusahaan kelapa sawit. Namun, kini mereka memperluas langkah nyata dengan menanam jagung secara serentak di lahan-lahan anak usahanya, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Ini bukan sekadar program bisnis, melainkan wujud nyata komitmen Astra Agro untuk “Prosper with the Nations” atau dalam bahasa berarti Sejahtera Bersama Bangsa. Astra Agro kerap berupaya memberikan kontribusi nyata bagi negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menariknya, Astra Agro melibatkan seluruh komunitas yang menjadi bagian dari keluarga besar perusahaan: para karyawan beserta keluarganya, yang disebut sebagai paguyuban. Saat ini, ada 499 paguyuban yang tersebar di 8 provinsi, terdiri dari lebih dari 30.000 kepala keluarga! Mereka adalah komunitas yang sangat solid dan mandiri. Bahkan sebelum program penanaman jagung ini, paguyuban-paguyuban ini sudah jago membudidayakan berbagai jenis tanaman.

Bagi Astra Agro, semangat pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan ini sudah menjadi denyut nadi di setiap lini usahanya. Sebuah program yang ternyata sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia pada tahun 2045. 

Penanaman jagung ini menjadi langkah awal yang berkolaborasi dengan pemerintah setempat, fokus pada peningkatan produksi komoditas pangan strategis. Kita semua tahu, jagung punya potensi luar biasa bagi ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Selain menjadi makanan pokok, jagung juga bahan baku penting untuk pakan ternak, tepung, dan berbagai makanan olahan lainnya. Bahkan, jagung menjadi sumber bahan baku penting bagi 32 sektor industri, menempatkannya sebagai komoditas pertanian dengan nilai tambah tertinggi ketiga setelah padi dan kelapa sawit.

Setelah penanaman serentak yang berhasil dilakukan oleh sebanyak 31 entitas Astra Agro yang tersebar di seluruh Indonesia, kemudian mereka juga berhasil memanen perdana jagung hampir secara serentak, diantaranya terdapat di Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat serta Sulawesi Tengah.

Dukungan Astra Agro untuk ketahanan pangan tidak berhenti pada jagung. Mereka juga menghulurkan tangan dengan memberikan bantuan benih padi gogo untuk ditanam di lahan seluas 100 hektare kepada kelompok-kelompok tani di Kabupaten Cianjur. Ini bukan hanya soal memenuhi kebutuhan pangan, tapi juga menjaga warisan budaya leluhur kita.

Padi gogo adalah permata budaya yang kini sedang dihidupkan kembali di Bumi Parahyangan, Jawa Barat. Menanam padi gogo berarti turut serta dalam program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan beras di negara kita. Sebagai jenis padi yang bisa tumbuh di lahan kering atau tadah hujan, padi gogo adalah solusi cerdas untuk mendukung swasembada pangan di Kabupaten Cianjur, yang juga menjadi salah satu sumber ketahanan pangan bagi masyarakat Baduy. Budidaya padi gogo sudah dilakukan sejak zaman dulu kala karena tanaman ini punya daya tahan yang lebih baik di musim kemarau. Menariknya lagi, proses penanamannya lebih sederhana karena tak butuh sistem irigasi yang rumit.

Padi jenis ini mampu menghasilkan gabah kering hingga 7 ton per hektare dan masa panennya relatif lebih cepat dibanding padi biasa. Padi gogo juga bisa ditanam bersama tanaman lain (sistem tumpang sari). Dan yang tak kalah penting, beras dari padi gogo ini termasuk beras premium yang baik untuk penderita diabetes.

Penanaman padi gogo di Cianjur berlangsung di 7 lokasi berbeda, seperti Desa Kanoman, Desa Cigea, dan Desa Cibokor. Astra Agro berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat. Kerjasama antara Astra Agro, pemerintah, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Cianjur ini adalah langkah nyata untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Dalam waktu dekat, Astra Agro akan melaksanakan panen perdana padi gogo bersama warga di desa-desa tersebut. Nantikan keseruan ceritanya di Sustainability Aspiration Stories berikutnya, ya!

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/06/20/astra-agro-dukung-bisnis-berkelanjutan-menuju-indonesia-emas-dengan-ketahanan-pangan/feed/ 0 20628
Mewujudkan Pondasi Kemandirian Pangan dan Ekonomi melalui Pembinaan Kelompok Tani https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/14/mewujudkan-pondasi-kemandirian-pangan-dan-ekonomi-melalui-pembinaan-kelompok-tani/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/14/mewujudkan-pondasi-kemandirian-pangan-dan-ekonomi-melalui-pembinaan-kelompok-tani/#respond Tue, 14 Jan 2025 07:49:52 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17648 Beberapa wanita Suku Anak Dalam (SAD) tampak berjalan pulang dengan membawa beberapa hasil panen dari budidaya tanaman pangan.  Meskipun terasa berat, namun ekspresi mereka terlihat bahagia. Mungkin saja, kegembiraan itu terpancar karena melalui beragam hasil panen, seperti kacang panjang dan mentimun, terbayang kemandirian ekonomi dan pangan mereka di masa depan. 

Kesuksesan dari hasil panen para SAD tidak terlepas dari bimbingan PT Sari Aditya Loka (SAL), anak usaha Grup Astra Agro Lestari yang berlokasi di Jambi. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa sebagian Suku Anak Dalam (SAD) telah keluar dari hutan untuk mulai bercocok tanam atau melakukan budidaya. 

Hal ini merupakan tantangan tersendiri mengingat pola hidup SAD yang berpindah dan bergantung pada hasil hutan. Berangkat dari tantangan tersebut, PT SAL  mencoba membantu dengan memberikan pembinaan budidaya tanaman yang sesuai dengan kebutuhan SAD melalui program Agriculture Learning Centre (ALC) bernama Suluh Rimbo.

Sebuah keluarga SAD dari kelompok tani Suluh Rimbo Air Panas sedang melakukan panen sayuran kangkung

Suluh Rimbo berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi 40 keluarga SAD, menawarkan pelatihan teknik budidaya tanaman. Inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan kemandirian pangan dan menyediakan sumber pendapatan alternatif melalui komoditas pertanian. 

Perusahaan mendukung program ini dengan menyediakan infrastruktur pertanian, termasuk benih, pupuk, dan peralatan, serta meningkatkan keterampilan SAD dalam budidaya tanaman. Kelompok tani Suluh Rimbo terbagi atas dua kelompok, yakni Suluh Rimbo Air Panas dan Suluh Rimbo Sikar.

Di kuartal 1 tahun 2024, Suluh Rimbo Sikar berhasil memanen 270 kg kacang panjang dan 300 kg mentimun. Selain itu, persiapan sedang dilakukan untuk area penanaman cabai keriting. Suluh Rimbo Sikar telah membuat kemajuan yang signifikan sejak awal program, dengan anggota kelompok yang sekarang lebih sadar akan praktik pertanian dan memahami bahwa komoditas tanaman pangan dapat diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Selama periode ini, Suluh Rimbo Air Panas, yang dikelola oleh kelompok Rimba Tani, berhasil memanen beberapa jenis tanaman, seperti Iuffa, cabai dan ikat kangkong.

Selain itu, Kelompok Rimba Tani juga sedang mempersiapkan lahan untuk menanam jagung, sereh, singkong, dan gambas. Kelompok ini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pengelolaan kebun secara teknis, menjadi mahir dalam rotasi tanaman untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungan, memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal, dan memilih tanaman yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Budidaya Tanaman Hidroponik Oleh Karang Taruna Bungintimbe

Tidak hanya masyarakat SAD yang menerima manfaat dari pembinaan tani oleh Astra Agro, namun hal yang sama juga dirasakan oleh Kelompok Karang Taruna Bungintimbe di Morowali Utara. Kelompok Pemuda tersebut bahkan berhasil menjalin kemitraan dengan perusahaan tambang terdekat untuk menjual sayuran hidroponik. Dalam perjanjian tersebut, kelompok ini diharuskan memasok 200 kg sayuran setiap minggunya. Demi meningkatkan kapasitas produksi, perusahaan, melalui program CSR PT ANA (Agro Nusa Abadi) memberikan bantuan pengembangan lahan, alat berat, dan infrastruktur produksi. 

Seorang asisten CSR dari PT ANA sedang melakukan pembinaan tani kepada anggota Karang Taruna Bungintimbe

Selain perusahaan, pemerintah daerah, melalui Dinas Pertanian dan Pangan Morowali Utara, turut terlibat dalam proyek ini dengan menawarkan paket rumah kaca hidroponik. Bersamaan dengan hal tersebut, Kelompok Karang Taruna dan perusahaan turut mengunjungi kelompok hidroponik di Lembaga Pemasyarakatan Kolonodale untuk mendiskusikan potensi kolaborasi sebagai pemasok sayuran untuk penjara Kolonodale.

Inisiatif ini memiliki potensi menghasilkan pendapatan bulanan sebesar Rp 12 juta dari penjualan sayuran dan secara efektif mempengaruhi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengakuan dari Dinas Pertanian Morowali Utara dan Dinas Pertanian Morowali Utara dan kelompok hidroponik lainnya. Program pembinaan kelompok tani yang dilakukan oleh perusahaan tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat setempat, namun juga berpotensi untuk membuka peluang dan kolaborasi bagi perekonomian lokal.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/01/14/mewujudkan-pondasi-kemandirian-pangan-dan-ekonomi-melalui-pembinaan-kelompok-tani/feed/ 0 17648