Siaran Pers Headline – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Tue, 30 Dec 2025 07:40:00 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Program Keberlanjutan Astra Agro Raih Dua Apresiasi di Astra Environment Summit 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/program-keberlanjutan-astra-agro-raih-dua-apresiasi-di-astra-environment-summit-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/program-keberlanjutan-astra-agro-raih-dua-apresiasi-di-astra-environment-summit-2025/#respond Mon, 29 Dec 2025 07:24:24 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21784 JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) menorehkan pencapaian dalam praktik bisnis kelapa sawit berkelanjutan pada ajang Astra Environment Summit 2025., Astra Agro meraih dua apresiasi sekaligus, yakni “Special Recognition on Carbon Sequestration” dan “Special Recognition on Biodiversity Progress” dari PT Astra International Tbk (Astra) berkat konsistensi program serta inovasi keberlanjutan Astra Agro sepanjang tahun.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkokoh komitmen keberlanjutan dalam seluruh rantai operasional perusahaan. Kami percaya bahwa praktik bisnis yang bertanggung jawab merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan industri kelapa sawit ke depan.” ujar Susila Darma Wati, selaku Vice President Sustainability. 

Ia menambahkan bahwa praktik keberlanjutan dalam industri sawit bukanlah trend semata, namun telah menjadi DNA seperti yang tertuang pada komitmen Astra 2030 Sustainability Aspiration. Aspirasi ini hadir untuk memastikan prinsip-prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam strategi bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, serta kontribusi sosial dan lingkungan perusahaan.

Astra Agro meraih apresiasi “Special Recognition on Carbon Sequestration” melalui program Astra Agro Nature-Based Solution (NBS). Melalui program ini, Astra Agro melakukan penanaman pohon di PT Pandjiwaringin sebagai upaya aktif menyerap emisi karbon dari atmosfer. Perusahaan menanam 10 jenis tanaman hutan dengan daya serap karbon tinggi, di antaranya Mahoni, Meranti Bunga, dan jati.

Astra Agro selanjutnya mengukur dan memverifikasi jumlah serapan emisi karbon tersebut melalui skema SPE-GRK (Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca) untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emissions. Hingga tahun 2030, Astra Agro memproyeksikan program ini mampu menyerap hingga 34.000 ton CO₂eq.

Selain pencapaian dalam pengurangan emisi karbon, Astra Agro juga meraih apresiasi “Special Recognition on Biodiversity Progress” atas pengelolaan keanekaragaman hayati. Hal tersebut menjadi bukti kuat bahwa operasional perkebunan kelapa sawit dapat harmonis dengan pelestarian lingkungan. 

Astra International menilai Astra Agro berhasil menjaga keseimbangan antara kegiatan usaha dan perlindungan biodiversitas. Hal ini terbukti melalui keberhasilan seluruh anak perusahaan Astra Agro yang telah menyelesaikan kajian NKT (Nilai Konservasi Tinggi) sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik keberlanjutan.

Komitmen dan praktik konservasi Astra Agro turut menjadi rujukan di lingkungan Astra Group. Pada September lalu, Astra Agro menggandeng Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) IPB University untuk menyelenggarakan pelatihan peningkatan kompetensi teknis dan koordinasi implementasi konservasi di lanskap perkebunan yang diikuti oleh 25 peserta dari berbagai entitas Astra Group.

Pencapaian ini semakin menegaskan komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk. dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aspek operasional perusahaan. Melalui pendekatan berbasis alam dalam pengurangan emisi karbon serta pengelolaan keanekaragaman hayati yang terencana, Astra Agro terus memperkuat perannya sebagai rujukan praktik berkelanjutan di lingkungan Astra Group.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/29/program-keberlanjutan-astra-agro-raih-dua-apresiasi-di-astra-environment-summit-2025/feed/ 0 21784
⁠Integritas dan Transparansi Astra Agro diganjar Penghargaan INSTAR di Ujung Tahun https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/24/%e2%81%a0integritas-dan-transparansi-astra-agro-diganjar-penghargaan-instar-di-ujung-tahun/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/24/%e2%81%a0integritas-dan-transparansi-astra-agro-diganjar-penghargaan-instar-di-ujung-tahun/#respond Wed, 24 Dec 2025 04:41:24 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21745 Jakarta, 15 Desember 2025 – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro), mendapatkan penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) 2025 atas komitmen Perseroan dalam menjaga tata kelola yang baik serta prinsip keberlanjutan yang telah menjadi DNA bisnis. Penghargaan tersebut diberikan oleh Tempo Data Science bersama dengan Transparency International Indonesia (TII) dan Institute for Strategic Initiatives (ISI) di Hotel Mulia, Jakarta pada Jumat (12/12).

Penghargaan INSTAR merupakan kegiatan independen yang bertujuan untuk menilai dan memverifikasi laporan ESG (Environmental, Social, Governance) berbagai perusahaan di Indonesia berdasarkan data publik dan praktik nyata di lapangan.

Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, Danang Widoyoko mengucapkan selamat kepada perusahaan yang telah berhasil dalam INSTAR 2025. “Perusahaan yang terverifikasi INSTAR 2025 telah melalui beberapa tahapan verifikasi yang ketat termasuk media monitoring, verifikasi laporan keberlanjutan dan analisis ketahanan korporasi,” ungkap Danang.

Astra Agro sukses mencapai skor penilaian mencakup empat dimensi, yakni Bisnis Berintegritas, Lingkungan, Sosial HAM dan Ketahanan Korporasi. Perusahaan kelapa sawit tersebut mencatatkan keunggulan pada aspek integritas melalui pernyataan antikorupsi yang jelas, penerapan kode etik yang komprehensif, dan kebijakan anti gratifikasi yang transparan. Begitu pula dalam dimensi lingkungan yang dinyatakan unggul dalam pengelolaan limbah, pemantauan kualitas lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi dan pelaporan lingkungan.

Selain itu, pemenuhan hak pekerja, penerapan K3, pelatihan rutin, serta mekanisme pengaduan yang memadai menjadi poin penting dalam dimensi Sosial HAM yang dicatatkan AALI. Financial resilience, yang menunjukkan profit historis tinggi, struktur modal kuat dan efisiensi aset yang solid tak kalah penting menunjang poin penilaian dalam dimensi ketahanan korporasi.

Direktur Astra Agro Lestari Tingning Sukowignjo mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan atas integritas, transparansi, dan inisiatif keberlanjutan yang konsisten diterapkan Astra Agro Lestari di seluruh lini operasionalnya. Astra Agro, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola, menghormati hak asasi manusia, sekaligus menjaga keseimbangan antara bisnis dan ekosistem sekitar operasional.

“Penghargaan INSTAR 2025 ini menjadi juga pengingat bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola yang baik dan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan. Prinsip nol-deforestasi, konservasi pada lahan gambut, menghormati hak asasi manusia, serta keterbukaan informasi kepada publik dan pemangku kepentingan telah menjadi DNA bagi Astra Agro,” jelas Direktur.

Penghargaan ini juga mencerminkan komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), termasuk upaya proaktif dalam anti korupsi, penghormatan terhadap tenaga kerja dan komunitas lokal, serta inisiatif lingkungan yang mendukung target Net Zero Emission dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui berbagai program strategis.

Penghargaan INSTAR 2025 menjadi panggung penting bagi perusahaan di Indonesia dalam menunjukkan bahwa bisnis yang berkelanjutan dan berintegritas telah terimplementasi secara nyata dan terukur di dalam praktik korporat sehari-hari.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/12/24/%e2%81%a0integritas-dan-transparansi-astra-agro-diganjar-penghargaan-instar-di-ujung-tahun/feed/ 0 21745
⁠Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK, Raih Green Commitment Award 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/28/%e2%81%a0astra-agro-bukukan-capaian-pengurangan-emisi-grk-raih-green-commitment-award-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/28/%e2%81%a0astra-agro-bukukan-capaian-pengurangan-emisi-grk-raih-green-commitment-award-2025/#respond Fri, 28 Nov 2025 07:15:23 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21582 JAKARTA, 27 November 2025 – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) mendapatkan penghargaan Social Business Innovation and Green (SIGREEN) Commitment Awards atas komitmennya dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan transparan. Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini dinobatkan sebagai Best Corporate in Responsible Business Practices for Eco-Friendly Product Innovation to Support the Reduction of Greenhouse Gas Emission untuk Kategori Agribusiness.

“Selamat kepada para peserta dan para pelaku usaha,” kata mantan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Dr. Sandiaga Uno yang hadir secara virtual sebagai keynote speaker. Menurutnya, inovasi sosial dan komitmen hijau dalam dunia usaha memang sangat penting.

Muhamad Ihsan, CEO and Chief Editor Warta Ekonomi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa terselenggaranya penghargaan adalah langkah nyata dalam mendukung perusahaan yang senantiasa menjaga operasional bisnis tanpa mengabaikan dampak terhadap lingkungan. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil mengintegrasikan inovasi sosial dan komitmen hijau ke dalam strategi bisnis inti, termasuk upaya nyata dalam mendukung penurunan emisi gas rumah kaca dan pengurangan dampak perubahan iklim.

“SIGREEN 2025 menjadi wadah apresiasi sekaligus diskusi lintas sektor untuk mendorong komitmen hijau dan inovasi sosial dalam dunia usaha. Acara ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ekonomi hijau yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Ihsan.

Ada tiga aspek utama yang menjadi poin penilaian. Green transformation and operational sustainability; impact-driven innovation; ecosystem collaboration and shared value creation; serta transparancy, impact measurement and leadership. Pemenang, menurut Ihsan, dipilih berdasarkan inovasi, ketahanan usaha, dan nilai hijau yang terintegrasi dalam praktik bisnis yang menegaskan keberlanjutan sebagai core business, bukan hanya aktivitas sosial.

Chief Commercial Officer Astra Agro Veronica Lusi Herdiyanti pun menegaskan bahwa bagi Astra Agro penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan merupakan bagian tak terpisahkan dari operasional perusahaan. Astra Agro bahkan sudah mencanangkan Astra Agro Sustainability Aspirations yang berisi target-target yang akan dicapai dalam penerapan keberlanjutan.

“Penghargaan ini menjadi salah satu penyemangat bahwa inovasi hijau yang kami jalankan memberikan dampak nyata, baik bagi operasional perusahaan maupun lingkungan serta komunitas lokal dan para petani yang menjadi mitra kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lusi menjelaskan bahwa pengurangan emisi dan penerapan praktik ramah lingkungan adalah tanggung jawab bagi Astra Agro untuk dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Astra Agro senantiasa memperkuat kolaborasi, teknologi, dan inovasi yang mendukung operasional excelent dan efisien.

Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai langkah konkret yang dilakukan Astra Agro untuk mendukung ekonomi hijau dan pengendalian perubahan iklim. Perusahaan secara konsisten memperkuat strategi penurunan emisi karbon, mulai dari efisiensi energi di pabrik kelapa sawit, penggunaan Water Management System (WMS) untuk meningkatkan efisiensi operasional, optimalisasi sistem methane capture untuk mengolah gas metana menjadi sumber energi alternatif, hingga peningkatan pemanfaatan biomassa dan energi terbarukan di berbagai wilayah operasional.

Perusahaan juga melakukan reduksi penggunaan pupuk kimia dengan alternatif menggunakan produk pupuk buatan atau pupuk hayati ASTEMIC (Astra Efficient Microbe). Selain itu, Astra Agro juga secara aktif melindungi kawasan High Conservation Value (HCV), atau memantau area sensitif terhadap keanekaragaman hayati.

Program-program keberlanjutan yang diterapkan Astra Agro tercatat menurunkan emisi gas rumah kaca scope 1 dan 2 Grup Astra dari baseline 2019 sebesar 15,14%, meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 92,17%, dan melakukan daur ulang dan recovery limbah padat hingga 100%. Alhasil, Astra Agro telah berhasil melakukan pengurangan Greenhouse Gas Emission sebesar 126,3 ktCO2eq

Sebagai salah satu direksi wanita di Astra Agro, Lusi menegaskan bahwa selain fokus pada upaya penurunan emisi, perusahaan juga berkomitmen menjaga keberagaman, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, serta memastikan operasional perusahaan memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. “Semua itu sejalan dengan misi perusahaan yakni prosper with the nation, tumbuh dan sejahtera bersama bangsa,” tutup Lusi.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/28/%e2%81%a0astra-agro-bukukan-capaian-pengurangan-emisi-grk-raih-green-commitment-award-2025/feed/ 0 21582
Perkuat ESG dan Kesetaraan Gender, Astra Agro Sabet Penghargaan Responsible Business Conduct 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/27/perkuat-esg-dan-kesetaraan-gender-astra-agro-sabet-penghargaan-responsible-business-conduct-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/27/perkuat-esg-dan-kesetaraan-gender-astra-agro-sabet-penghargaan-responsible-business-conduct-2025/#respond Thu, 27 Nov 2025 03:32:25 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21558 Jakarta, 25 November 2025 — PT Astra Agro Lestari Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam membangun praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pada ajang Anugerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia 2025 yang diadakan oleh SETARA Institute, Astra Agro menerima penghargaan untuk kategori “BHR Early Adopting Company.” Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Riset Responsible Business Conduct (RBC) Benchmarking yang disusun oleh SETARA Institute bersama SIGI pada hari Selasa, 25 November 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada Astra Agro karena dinilai sebagai perusahaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan prinsip Bisnis dan Hak Asasi Manusia (Business and Human Rights/BHR) ke dalam kebijakan, prosedur, dan operasional perusahaan. Langkah ini dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun arah jangka panjang yang sejalan dengan prinsip-prinsip bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Dr. Ismail Hasani, menyampaikan bahwa “Penghargaan ini kami berikan untuk mendorong dunia usaha memperkuat integrasi prinsip HAM ke dalam tata kelola bisnisnya.” Ia menegaskan bahwa perusahaan yang mulai mengadopsi prinsip Business and Human Rights (BHR) memiliki peran penting dalam membangun praktik bisnis yang lebih etis, transparan, dan berkelanjutan. Lebih jauh, Ismail menyampaikan bahwa inisiatif awal seperti ini merupakan fondasi penting dalam perjalanan menuju implementasi BHR yang matang dan berdampak luas bagi masyarakat.

Penghargaan ini menjadi tonggak penting bagi Astra Agro, karena hasil Riset RBC Benchmarking menempatkan Astra Agro sebagai salah satu entitas yang menunjukkan penguatan signifikan dalam aspek tata kelola, identifikasi dan mitigasi risiko, serta pengembangan kebijakan yang lebih inklusif. Menurut Susila Darmawati, Vice President Sustainability Astra Agro, penghargaan ini menjadi dorongan bagi Astra Agro untuk terus memperkukuh fondasi keberlanjutan perusahaan. “Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas langkah kami dalam membangun sistem bisnis yang menghormati HAM dan berorientasi pada keberlanjutan. Kami akan terus memperkuat proses, kebijakan, dan implementasi agar semakin komprehensif dan memberikan dampak nyata bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap HAM telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh operasional perusahaan.

Selain memperkuat tata kelola serta kerangka penghormatan HAM, Astra Agro juga terus menguatkan implementasi Kebijakan Keberlanjutannya yang mencakup komitmen tanpa deforestasi, konservasi gambut, dan penghormatan terhadap HAM sebagai fondasi utama pengelolaan perkebunan berkelanjutan. Pada saat yang sama, Astra Agro memperdalam penguatan aspek sosial dan HAM melalui penyediaan mekanisme pengaduan yang lebih mudah diakses, penyempurnaan sistem penyelesaian keluhan, serta perluasan pelatihan HAM bagi seluruh karyawan. Pengawasan terhadap praktik kerja di seluruh rantai pasok juga diperketat untuk memastikan bahwa pemasok mematuhi standar keberlanjutan dan bebas dari potensi pelanggaran HAM. Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan proses Human Rights Due Diligence (HRDD) yang dijalankan secara berkesinambungan untuk memastikan praktik bisnis perusahaan tetap selaras dengan prinsip-prinsip bisnis yang bertanggung jawab.

Sejalan dengan penguatan aspek lingkungan dan HAM, Astra Agro juga secara konsisten mengedepankan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (Diversity & Inclusion / D&I) sebagai bagian dari budaya perusahaan. Perusahaan memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengisi posisi strategis di berbagai unit bisnis seperti sustainability, komunikasi, operasional, dan pengembangan masyarakat. Peningkatan representasi perempuan dalam kepemimpinan menjadi indikator keberhasilan perusahaan dalam mendukung SDG 5 – Kesetaraan Gender.

Selain itu, Astra Agro menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan di wilayah operasional, seperti pelatihan kewirausahaan, penguatan koperasi perempuan, literasi keuangan, serta program kesehatan keluarga. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, memperluas peluang kerja, serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan komunitas. Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah perusahaan dan institusi lain yang dinilai memiliki kemajuan dalam implementasi prinsip bisnis dan HAM. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem bisnis yang adil, beretika, dan berkelanjutan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa transformasi menuju praktik bisnis yang menghormati HAM merupakan proses jangka panjang yang memerlukan komitmen kolektif.

Dengan raihan penghargaan ini, Astra Agro Lestari semakin memantapkan langkah untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, memperkuat integrasi HAM dalam tata kelola perusahaan, serta memperluas dampak sosial–lingkungan yang positif. Sejalan dengan semangat “Tumbuh Bersama Bangsa,” perusahaan bertekad menghadirkan praktik agribisnis yang bertanggung jawab, adaptif, dan berdaya saing global demi masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/27/perkuat-esg-dan-kesetaraan-gender-astra-agro-sabet-penghargaan-responsible-business-conduct-2025/feed/ 0 21558
Inovasi Metagenomik Antarkan Astra Agro Raih Penghargaan di MPOB PIPOC 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/25/inovasi-metagenomik-antarkan-astra-agro-raih-penghargaan-di-mpob-pipoc-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/25/inovasi-metagenomik-antarkan-astra-agro-raih-penghargaan-di-mpob-pipoc-2025/#respond Tue, 25 Nov 2025 03:24:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21553 Kuala Lumpur – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali mencatat prestasi di panggung internasional melalui kemenangan Tim Research and Development (R&D) sebagai Consolation Prize Winner dalam ajang Best Poster Competition pada konferensi Agriculture, Biotechnology and Sustainability (ABS). Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian utama MPOB International Palm Oil Congress and Exhibition (PIPOC) 2025 yang berlangsung pada 18 sampai 20 November 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre.

Penghargaan ini memiliki bobot prestise yang tinggi karena PIPOC merupakan kongres dua tahunan berskala global yang digelar langsung oleh Malaysian Palm Oil Board (MPOB). Penjurian dilakukan oleh sebanyak 31 juri yang merupakan pakar akademik dan praktisi industri terkemuka. Kredibilitas para juri ini membuat kompetisi poster di PIPOC menjadi salah satu ajang ilmiah paling kompetitif dalam industri kelapa sawit dunia.

Poster yang mengantar Astra Agro meraih penghargaan berjudul “Metagenomic Insights into Microbial Community Dynamics in Converted Peatlands A Case Study from Oil Palm Plantations in Riau Indonesia”. Materi yang dipresentasikan menyoroti penggunaan teknologi Metagenomic Profiling untuk memahami dinamika komunitas mikroba pada lahan gambut yang berbeda tingkat produktivitasnya.

Senior Vice President Research and Development Astra Agro Lestari Cahyo Wibowo menyampaikan bahwa riset metagenomik ini merupakan elemen penting dari roadmap inovasi perusahaan. Astra Agro sebelumnya telah berhasil mengembangkan Astemic, pupuk hayati untuk lahan mineral yang telah digunakan di sekitar 50 ribu hektar dengan efisiensi penggunaan pupuk kimia mencapai 25 persen.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk memperluas eksplorasi ke lahan unik seperti gambut, payau, dan masam sulfat. “Lahan gambut memiliki karakteristik mikroba yang sangat berbeda dan memerlukan pendekatan ilmiah yang lebih presisi. Melalui riset ini kami memetakan komunitas mikroba yang dominan dan fungsinya sehingga dapat menjadi landasan untuk mengembangkan bio input baru yang lebih adaptif. Ini merupakan bagian dari strategi kami menuju pengembangan pupuk hayati khusus gambut,” ujar Cahyo.

Upaya pengembangan tersebut kemudian diperkuat melalui penggunaan Metagenomic Profiling, sebuah metode yang menganalisis DNA total dari mikroba tanah tanpa proses kultivasi sehingga memberikan gambaran menyeluruh mengenai keragaman dan fungsi mikroba sekaligus membuka peluang identifikasi mikroorganisme unggulan yang berperan dalam peningkatan ketersediaan nutrisi penting seperti Fosfat P dan Kalium K. Temuan tersebut menjadi dasar penting untuk strategi konservasi gambut, mitigasi emisi, serta optimalisasi pemupukan di ekosistem yang tergolong sensitif.

Menguatkan hasil tersebut, Microbiology Junior Expert Astra Agro Lestari dan selaku ketua Tim Tiar Aji Saputra, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi validasi penting bagi arah riset yang sedang dikembangkan Astra Agro. “Penghargaan ini menunjukkan bahwa pendekatan metagenomik tidak hanya relevan secara ilmiah tetapi juga strategis bagi masa depan pengelolaan gambut. Temuan kami memberi dasar yang kuat dalam upaya merancang solusi nutrisi yang lebih tepat guna bagi lahan gambut. Ini adalah langkah awal yang penting menuju target Astra Agro untuk menghasilkan pupuk hayati spesifik gambut,” ujar Tiar.

Konferensi ABS yang menjadi tempat dipertandingkannya karya tersebut merupakan salah satu dari empat konferensi besar di PIPOC yang dirancang untuk mempertemukan para ahli, peneliti, akademisi, perusahaan, hingga pembuat kebijakan dari seluruh dunia. Tahun ini PIPOC menghadirkan lebih dari 1000 peserta, 100 pembicara, 200 presenter poster, dan lebih dari 400 exhibitor. Acara ini secara rutin diselenggarakan dua tahunan sebagai forum global untuk memamerkan teknologi terbaru, mempublikasikan kemajuan riset, serta membangun kolaborasi berbasis inovasi dengan tema besar “Transforming Today, Empowering Tomorrow Through Innovation”.

Prestasi ini menegaskan komitmen Astra Agro dalam memperkuat riset berbasis bioteknologi sebagai fondasi dari praktik agrikultur berkelanjutan. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa inovasi ilmiah dapat berjalan selaras dengan upaya peningkatan produktivitas sekaligus konservasi ekosistem gambut yang menjadi bagian penting dari lanskap perkebunan di Indonesia.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/25/inovasi-metagenomik-antarkan-astra-agro-raih-penghargaan-di-mpob-pipoc-2025/feed/ 0 21553
Astra Agro Perkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan, Sabet Best Social Business Innovation Awards 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-perkuat-ekosistem-pertanian-berkelanjutan-sabet-best-social-business-innovation-awards-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-perkuat-ekosistem-pertanian-berkelanjutan-sabet-best-social-business-innovation-awards-2025/#respond Fri, 21 Nov 2025 04:24:36 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21496 Jakarta, 17 November 2025 – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali menegaskan posisinya sebagai pelaku utama industri kelapa sawit berkelanjutan dengan meraih Best Social Business Innovation Awards 2025 untuk kategori Palm Oil Industry. Penghargaan ini diselenggarakan oleh The Iconomics Media pada ajang Social Business Innovation & Green CEO Awards 2025 di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta.

Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan praktik tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan intensitas kegiatan CSR, kualitas implementasi, keberlanjutan program, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan.

Bram S. Putro, Founder & CEO The Iconomics Media, memaparkan tema yang dipilih pada penghargaan kali ini adalah The Future of CSR: Challenges and Transformation. Yakni mencerminkan tantangan besar yang sedang dihadapi dunia usaha, bagaimana perusahaan mampu beradaptasi di tengah perubahan global, disrupsi teknologi, serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Selamat kepada para pemenang, seluruh perusahaan yang dinobatkan pada penghargaan kali ini menjadi bukti bahwa mereka telah mampu menjawab tantangan transformasi dan keberlanjutan ke depan,” tambah Bram saat menyampaikan sambutannya (14/11).

Sementara itu, Vice President Human Capital & General Affairs Astra Agro, Dungdang Hutapea menyampaikan rasa terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh rekan-rekan media massa. Menurutnya penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh insan Astra Agro dalam menciptakan keseimbangan antara perusahaan, petani dan para pemasok yang senantiasa menjaga semangat keberlanjutan.

“Kami percaya bahwa inovasi dan tanggung jawab sosial harus berjalan beriringan. Setiap langkah inovasi di perkebunan kami dirancang untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan cara ini, CSR bukan sekadar program pendukung, tetapi menjadi bagian dari jantung bisnis Astra Agro,” ujar Dungdang.

Bagi Astra Agro, inovasi sosial tidak berhenti pada pengembangan teknologi dan efisiensi operasional, tetapi juga mencakup upaya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama yang menjadi wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pemberdayaan petani kecil sebagai mitra strategis dalam rantai pasok perusahaan.

Dungdang menegaskan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong keberlanjutan industri serta mendukung visi ketahanan pangan Indonesia.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra di berbagai daerah untuk membangun ekosistem pertanian yang modern dan berkelanjutan. Program ini mencakup capacity building berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama terpadu, pemupukan presisi, serta pengelolaan tanah yang ramah lingkungan.

“Hingga tahun 2024 Astra Agro telah membina sebanyak 583 jejaring kemitraan dengan sekitar 44.500 petani pemasok di lebih dari 300 desa di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, Astra Agro juga menyediakan akses pasar dan pembiayaan berkelanjutan melalui skema kontrak jangka panjang yang transparan, pembelian hasil panen langsung dari petani, serta dukungan akses ke lembaga keuangan.

Adapun sentuhan aspek digitalisasi telah menjadi unsur penting dalam memperkuat program ini. Melalui platform digital internal yang telah dikembangkan, perusahaan membantu petani memantau harga, merencanakan pengiriman hasil panen, dan melakukan konsultasi agronomi secara real-time.

“Melalui inisiatif ini, tidak hanya menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga strategi jangka panjang Astra Agro dalam memperkuat fondasi pertanian nasional yang tangguh dan inklusif.” pungkas Dungdang Hutapea.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/21/astra-agro-perkuat-ekosistem-pertanian-berkelanjutan-sabet-best-social-business-innovation-awards-2025/feed/ 0 21496
Astra Agro Raih Penghargaan Pilar Sosial Education for All Advocate di ESG Now Awards 2025 https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/astra-agro-raih-penghargaan-pilar-sosial-education-for-all-advocate-di-esg-now-awards-2025/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/astra-agro-raih-penghargaan-pilar-sosial-education-for-all-advocate-di-esg-now-awards-2025/#respond Mon, 17 Nov 2025 04:16:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21487 Jakarta, 16 Oktober 2025 — Konsistensi dalam menjalankan praktik keberlanjutan kembali mengantarkan PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih apresiasi. Melalui program pemberdayaan perempuan dan pendidikan bagi komunitas adat, Astra Agro diberikan penghargaan Pilar Sosial kategori Education for All Advocate dalam ajang ESG Now Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Republika, Kamis (16/10), di Hotel Borobudur, Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa nilai-nilai keberlanjutan sejatinya sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia. “ESG itu mestinya sudah menjadi budaya kita. Nenek moyang kita selalu mengajarkan mengenai lingkungan yang berkelanjutan, kebersamaan, dan kejujuran. Sebenarnya ini budaya kita, tetapi mungkin karena perkembangan zaman, semua serba cepat, ESG kadang-kadang jadi cuma tiga kata. Padahal sebetulnya itu adalah perilaku dan budaya sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah terus menjalankan berbagai program yang selaras dengan semangat ESG, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat. “Kita perlu investasi, tapi yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan ada kejujuran di situ,” imbuh Zulkifli.

Lebih lanjut, Zulkifli mengapresiasi peran berbagai pihak, termasuk media dan sektor swasta, dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. “Tentu saja, semua ini tidak bisa dilakukan sendiri. Terima kasih kepada Republika, teman-teman dari sektor swasta, karena kita semua harus berkolaborasi. Mari kita kembalikan ESG menjadi perilaku budaya masa kita,” ujar Zulkifli.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menegaskan krisis iklim bukan lagi isu abstrak, melainkan kenyataan yang sudah dihadapi masyarakat sehari-hari. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan iklim. “Pemerintah tidak bisa sendiri. Dunia usaha tidak bisa sendiri. Media juga tidak bisa sendiri,” katanya.

Ia juga berpesan untuk menjadikan ESG bukan sekadar jargon, melainkan jalan hidup dan komitmen moral seluruh bangsa. “Hari ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pengingat bahwa kita semua punya peran menjaga bumi, tempat kita berpijak,” ujarnya.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Chief Operation Officer (COO) Astra Agro, Arief Catur Irawan, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama dan keharmonisan antara perusahaan dan masyarakat lokal yang telah menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah perjalanan yang tidak dapat ditempuh sendirian. Melalui kolaborasi dengan komunitas adat, seperti Suku Bunggu di Sulawesi Tengah, Astra Agro belajar bahwa pendidikan dan pemberdayaan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Arief.

Lebih lanjut Arief menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya seluruh insan Astra Agro yang berkomitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami akan terus memperkuat integrasi nilai keberlanjutan dalam seluruh aktivitas bisnis. Prinsip ESG telah menjadi landasan dalam setiap keputusan perusahaan, agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Ketua Komunitas Perempuan Suku Bunggu di Dusun Saluraya, Norvi Srikasi Tiora atau akrab disapa Ibu Ophy, merupakan salah satu sosok inspiratif dari program pemberdayaan yang dijalankan Astra Agro. Melalui peran aktifnya, Ibu Ophy menjadi motor penggerak bagi kelompok perempuan di komunitas adat tersebut untuk terus belajar, berdaya, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

Ia menjelaskan, berkat pendampingan dari tim Astra Agro, kini para perempuan di Dusun Saluraya mampu mengembangkan berbagai produk lokal seperti kerajinan tangan dan olahan pangan khas daerah. Hasilnya tidak hanya menambah pendapatan keluarga, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian di kalangan perempuan komunitas adat. “Kami jadi punya harapan baru. Dari yang semula hanya fokus di rumah, sekarang kami bisa ikut berkontribusi dalam ekonomi keluarga dan pendidikan anak-anak di desa,” tambahnya.

Bagi Ophy, keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari aspek ekonomi, tetapi juga dari perubahan cara pandang masyarakat terhadap peran perempuan. “Sekarang kami tidak lagi takut untuk bermimpi. Kami ingin anak-anak kami bisa sekolah lebih tinggi dan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik. Terima kasih kepada Astra Agro yang sudah berjalan bersama kami, membuka peluang, dan memberi semangat untuk terus maju,” ujarnya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/17/astra-agro-raih-penghargaan-pilar-sosial-education-for-all-advocate-di-esg-now-awards-2025/feed/ 0 21487
Paparkan Komitmen Keberlanjutan di COP30 Brasil Astra Agro Fokuskan Dekarbonisasi Lintas Sektor https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/16/paparkan-komitmen-keberlanjutan-di-cop30-brasil-astra-agro-fokuskan-dekarbonisasi-lintas-sektor/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/16/paparkan-komitmen-keberlanjutan-di-cop30-brasil-astra-agro-fokuskan-dekarbonisasi-lintas-sektor/#respond Sun, 16 Nov 2025 04:29:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21500 Brasil, 13 November 2025: PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan kembali pentingnya penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan operasional perusahaan. “Komitmen yang menjadi bagian penting operasional Astra Agro itu salah satunya melalui program digitalitasi, langkah-langkah solutif berbasis alam serta aplikasi teknologi hijau,” ujar Direktur Sustainability Astra Agro, Dr. Bandung Sahari saat menjadi pemateri mewakili Astra International di acara Conference of the Parties ke-30 (COP30), Belem, Brasil, 13 November 2025.

Forum tahunan yang diselenggarakan Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) itu pada tahun 2025 ini mengusung tema “Accelerating Substantial Actions of Net Zero Achievement through Indonesia High Integrity Carbon”. COP menjadi pertemuan tingkat tinggi bagi anggota PBB dalam menciptakan ruang kolaborasi negara-negara di dunia untuk membahas kebijakan iklim global dan memperkuat aksi kolektif menuju Net Zero Emission.

Astra Agro menjadi salah satu narasumber pada sesi CEO Talks mewakili Astra International. Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan yaitu transformasi digital perkebunan melalui pemanfaatan machine learning dan sensor untuk meningkatkan efisiensi operasional, penerapan peatland rewetting untuk menekan emisi karbon sekaligus menjaga ekosistem, serta pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent / POME) menjadi biogas sebagai sumber energi terbarukan.

Tansformasi digital, menurut Bandung, telah menjadi salah satu penggerak utama efisiensi dan akurasi operasional yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Selain transformasi digital, Astra Agro juga mengembangkan transformasi hijau melalui berbagai inisiatif penurunan emisi gas rumah kaca. Berbagai program diterapkan untuk menjaga lanskap dan ekosistem, termasuk solusi berbasis alam, rewetting lahan gambut, penangkapan gas metana, serta pencegahan bahaya kebakaran lahan dan hutan berbasis komunitas.

Teknologi drone dimanfaatkan untuk mendukung proses replanting, sementara machine learning, sensor berbasis IoT, dan citra satelit membantu memantau kesehatan tanaman, kondisi tanah, serta kebutuhan pemupukan secara lebih presisi. Sistem control room memungkinkan pengawasan operasional secara menyeluruh dan real-time, termasuk deteksi dini potensi titik panas melalui platform Firespot monitoring.

Salah satu program yang menjadi fokus adalah rewetting lahan gambut. Bandung menjelaskan bahwa lahan gambut yang kering memiliki potensi emisi karbon yang besar, sehingga pengairan kembali melalui penyekatan kanal menjadi langkah penting untuk mitigasi iklim.

Pemanfaatan limbah industri menjadi energi bersih juga menjadi pilar penting transformasi hijau Astra Agro. Limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) diolah menggunakan teknologi methane capture menjadi biometana (biogas).

Energi terbarukan ini dapat digunakan untuk kebutuhan memasak, pembangkit listrik, aplikasi industri, hingga berpotensi menjadi bahan baku green hydrogen, salah satu energi masa depan rendah karbon. Selain itu, residu POME dapat dijadikan pupuk organik yang membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Melalui transformasi digital dan hijau yang berjalan simultan, Astra Agro meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya sekadar program lingkungan, tetapi strategi perusahaan untuk memastikan produktivitas jangka panjang, efisiensi operasional, dan pertumbuhan agribisnis yang bertanggung jawab.

“Kehadiran Astra Agro pada COP30 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam aksi iklim global serta mendukung cita-cita Indonesia menuju masa depan rendah emisi,” ujar Bandung.

Komitmen Astra Agro atas penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan, menurut Bandung, sudah ditegaskan sejak 2022 melalui Astra Agro Sustainability Aspirations yang berisi 12 inisiatif untuk mencapai target-target yang akan dicapai pada 2030.

Dari seluruh target-target yang disusun sesuai dengan kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) maupun strategi jangka panjang penurunan karbon dan ketahanan iklim itu, pencapaian tahun 2024 memberi optimisme yang menggembirakan.

Beberapa contoh, misalnya catatan mengenai penurunan emisi, peningkatan bauran energi terbarukan, program daur ulang dan recovery limbah.

Program-program keberlanjutan yang diterapkan Astra Agro tercatat menurunkan emisi gas rumah kaca scope 1 dan 2 Grup Astra dari baseline 2019 sebesar 15,14%, meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 92,17%, melakukan daur ulang dan recovery limbah padat hingga 100%.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/16/paparkan-komitmen-keberlanjutan-di-cop30-brasil-astra-agro-fokuskan-dekarbonisasi-lintas-sektor/feed/ 0 21500
Kepemimpinan Perempuan Astra Agro Diakui: Tingning Sukowignjo Menangkan Women in SDGs Action Award https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/14/kepemimpinan-perempuan-astra-agro-diakui-tingning-sukowignjo-menangkan-women-in-sdgs-action-award/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/14/kepemimpinan-perempuan-astra-agro-diakui-tingning-sukowignjo-menangkan-women-in-sdgs-action-award/#respond Fri, 14 Nov 2025 04:20:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21492 Jakarta, 11 November 2025 — Komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk dalam menerapkan praktik agribisnis berkelanjutan kembali memperoleh apresiasi nasional. Perusahaan berhasil meraih Women in SDGs Action Award 2025 untuk kategori SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim, yang diselenggarakan oleh Harian Bisnis Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinannya dalam mendorong penerapan strategi mitigasi perubahan iklim dan praktik keberlanjutan di sektor kelapa sawit.

Pencapaian ini menegaskan komitmen Astra Agro dalam mendukung upaya global menuju ekonomi hijau dan pengendalian perubahan iklim. Perusahaan terus memperkuat langkah-langkah pengurangan emisi karbon (carbon reduction) melalui efisiensi energi di pabrik kelapa sawit, optimalisasi sistem methane capture untuk mengolah gas metana menjadi sumber energi, serta peningkatan pemanfaatan biomassa dan renewable energy di wilayah operasional.

Hingga tahun 2024, Astra Agro berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 15,14% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun Astra Agro menargetkan penurunan emisi GRK hingga 30% pada tahun 2030 (dengan baseline 2019). Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif strategis seperti pembangunan fasilitas methane capture, pemanfaatan biodiesel pada alat transportasi, penggunaan pupuk hayati hingga mensubstitusi batu bara dengan biomassa (shells), dan penghematan solar pompa (water management system).

Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Tingning Sukowignjo, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini sebagai dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat inisiatif pengurangan emisi dan efisiensi energi di seluruh lini bisnis. Kami percaya bahwa praktik agribisnis yang bertanggung jawab tidak hanya penting bagi keberlanjutan perusahaan, tetapi juga bagi masa depan bumi yang lebih hijau,” ujar Tingning.

Selain berfokus pada aspek lingkungan, Astra Agro juga secara konsisten memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan. Seluruh kebijakan tersebut dijalankan dengan tujuan menjaga keseimbangan antara produktivitas usaha dan kelestarian ekosistem. Perusahaan juga secara aktif melindungi kawasan High Conservation Value (HCV), memantau area sensitif terhadap keanekaragaman hayati, serta memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dalam bidang sosial, Astra Agro melihat pentingnya pemberdayaan perempuan (women empowerment) dan kesetaraan gender di lingkungan kerja. Perusahaan memberikan ruang yang setara bagi perempuan untuk berkarier dan berperan strategis dalam pengambilan keputusan. Hal ini tercermin dari keterlibatan aktif perempuan di posisi manajerial dan kepemimpinan di berbagai unit bisnis, termasuk di bidang sustainability, komunikasi, dan pengembangan masyarakat.

Astra Agro juga menjalankan berbagai program penguatan kapasitas perempuan di wilayah operasional. Melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan koperasi perempuan, serta program pendidikan dan kesehatan keluarga, perusahaan membantu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan perempuan di komunitas sekitar perkebunan. Inisiatif ini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam mendorong kesetaraan kesempatan dan inklusivitas sosial yang sejalan dengan tujuan SDG 5 – Kesetaraan Gender.

Menanggapi hal tersebut, Tingning Sukowignjo menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dan keberagaman menjadi fondasi penting dalam strategi keberlanjutan Astra Agro. “Kami percaya bahwa keberagaman dan kesetaraan gender membawa perspektif baru dalam inovasi dan pengambilan keputusan. Di Astra Agro, kami ingin setiap individu tanpa memandang gender memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, memimpin, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam konteks keberlanjutan bisnis, Astra Agro percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian finansial, tetapi juga dari dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Dengan semangat tersebut, perusahaan terus berinovasi melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menyeluruh, memastikan setiap keputusan bisnis memperhatikan aspek keberlanjutan jangka panjang.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/11/14/kepemimpinan-perempuan-astra-agro-diakui-tingning-sukowignjo-menangkan-women-in-sdgs-action-award/feed/ 0 21492
Astra Agro Dorong Produktivitas Sawit Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/#respond Sat, 11 Oct 2025 06:48:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21527 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap produktivitas kelapa sawit yang berkelanjutan. Upaya yang menjadi bagian penting strategi perusahaan itu diwujudkan melalui inovasi, inklusivitas, dan penggunaan teknologi.

“Di Astra Agro Lestari, kami membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan,” kata Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Djap Tet Fa saat menjadi pembicara dalam Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jumat (10/10).

Dalam perhelatan IISF 2025 di Jakarta Convention Center, Djap Tet Fa membagikan pandangan dan praktik terbaik perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam memperkuat ketahanan pangan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Forum IISF 2025 yang mengusung tema “Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World” menghadirkan lebih dari 250 pembicara dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku bisnis serta filantropis global. Forum ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda transisi ekonomi hijau, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memberikan sambutan menekankan bahwa negara berkembang seperti Indonesia perlu menapaki jalannya sendiri menuju pembangunan berkelanjutan, tanpa harus meniru pola negara maju.

“Tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Kita tidak bisa mencapai kemajuan dengan mengorbankan lingkungan atau stabilitas keuangan. Investasi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan,” ujar AHY.

Senada dengan pandangan Menko bahwa pentingnya melakukan langkah yang realistis dan tahan terhadap masa depan sebagai wadah untuk membentuk kemandirian, Astra Agro Lestari juga telah membangun model pertanian berkelanjutan dengan pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta.

Dalam sesi diskusi bertema “Sustainable Agriculture”, Djap Tet Fa menegaskan pentingnya kemitraan publik-swasta (public–private partnership) dalam memastikan ketahanan pangan jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa konsep ‘sustainable intensification’, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti dari strategi Astra Agro Lestari.

Beberapa inisiatif utama yang dijalankan Astra Agro meliputi peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru. Riset dan Inovasi juga terus digalakkan dengan mengembangkan pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menurunkan emisi karbon.

Inklusivitas petani kecil juga turut dipastikan oleh Astra Agro Lestari. “No one left behind,” tegas Djap Tet Fa dalam paparannya. Ia memastikan tidak ada yang tertinggal melalui akses kesetaraan terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan bagi para petani mitra.

Teknologi Digital dengan menggunakan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan mengoptimalkan efisiensi panen juga menjadi prioritas Astra Agro Lestari. Selain itu, penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta penerapan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, dan menghormati hak asasi manusia (NDPE) menjadi komitmen Astra Agro Lestari dalam menerapkan praktik berkelanjutan yang bertanggung jawab, transparan, dan bebas deforestasi.

Memberdayakan Petani Kecil Melalui Teknologi

Djap Tet Fa menekankan bahwa petani sawit (smallholders) adalah mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan dan keberlanjutan industri.

“Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Melalui Program Inklusi Petani Kecil, Astra Agro Lestari telah bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan modern.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani (capacity building) berupa pelatihan lapangan tentang pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan.

Penyediaan akses pasar dan pembiayaan juga dilakukan Astra Agro dengan membeli hasil panen langsung dari petani mitra melalui kontrak jangka panjang yang transparan, serta dukungan akses ke lembaga keuangan. Digitalisasi tak kalah penting dalam menunjang semua program perusahaan. Astra Agro mengoptimalkan penggunaan platform digital untuk perencanaan pengiriman hasil, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time.

Presdir Astra Agro yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, tetapi investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional.

“Ketika petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutupnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Astra Agro Lestari membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu visi yang sama demi menuju masa depan pertanian yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan.

Langkah-langkah konkret seperti yang dilakukan Astra Agro Lestari menjadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan Indonesia yang berkelanjutan.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/10/11/astra-agro-dorong-produktivitas-sawit-berkelanjutan/feed/ 0 21527
Komit dan Konsisten Terapkan GCG Astra Agro Kembali Raih Penghargaan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/21/komit-dan-konsisten-terapkan-gcg-astra-agro-kembali-raih-penghargaan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/21/komit-dan-konsisten-terapkan-gcg-astra-agro-kembali-raih-penghargaan/#respond Sun, 21 Sep 2025 04:14:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21483 PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali dianugerahi penghargaan “Top Emiten Midcap 2025”. Pada event The 16th Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Conference and Award tersebut, perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional itu unggul dalam kategori The Best Sustainability and Resilience.

Astra Agro dinilai berkomitmen dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) pada aspek bisnis perseroan.

“Kepada rekan-rekan, teman-teman dari korporasi yang mendapatkan apresiasi dari IICD-CG, saya sampaikan selamat,” ujar Wakil Presiden RI 2009-2014 sekaligus Ketua Dewan Penasihat IICD, Prof. Dr. Boediono, saat menyampaikan closing remarks dalam acara yang diadakan di Jakarta, Senin (15/9).

Ia menilai semangat IICD sangat mulia. Dalam upaya mendorong kemajuan bangsa, menurutnya, kontribusi korporasi sangat penting. Boediono juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas governansi guna mencapai hasil yang lebih baik dari shareholder maupun stakeholder.  “Semoga award ini menjadi pegangan untuk semua pihak dalam meningkatkan prestasi yang akan datang,” lanjut Boediono.

IICD CG Conference & Award yang telah diselenggarakan selama 16 tahun terakhir merupakan ajang tahunan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen menerapkan good corporate governance (GCG), etika bisnis, dan tanggung jawab sosial. Penyelenggarakan kegiatan yang ke-16 ini mengangkat tema “Building Resilience through Good Governance: Thriving in Turbulent Times”.

Menurut CG Expert IICD dan anggota Dewan Pembina IICD, James Simanjuntak, Ph.D., ajang ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan bagi perusahaan terbuka yang konsisten menjalankan GCG, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat ekosistem bisnis yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Penghargaan diberikan kepada perusahaan dengan praktik GCG terbaik yang terbagi menjadi 10 kategori, yakni Leardership in Corporate Governance, Best Overall, Best Financial Sector, Best Non-Financial Sector, dan Best State-Owned Enterprises/BUMN.

Selain itu juga, Best Responsibility of the Boards, Best Disclosure & Transparency, Best Sustainability and Resilience, Best Rights and Equitable Treatment of Shareholders, serta The Most Improve.

Penilaian dilakukan terhadap 200 perusahaan, yang terbagi menjadi 100 perusahaan kapitalisasi pasar terbesar (big cap) dan 100 perusahaan menengah (mid cap) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), berdasarkan metode penilaian ASEAN CG Scorecard 2023, serta penilaiannya didukung oleh lima asesor yang kompeten.

Menurut Media and Public Relations Manager PT Astra Agro Lestari Tbk, Mochamad Husni, penerapan GCG yang baik memang menjadi salah satu fokus dan prioritas Astra Agro.

“Komitmen tersebut tercermin dalam strategi penguatan tata kelola berkelanjutan melalui inisiatif Astra Agro Sustainability Aspiration 2030, dengan GCG sebagai key enabler dalam mengimplementasikan Triple-P Roadmap Strategy, yaitu Portfolio, People, dan Public Contributions,” ujar Husni saat mewakili Astra Agro menerima award sambil menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan IICD.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penerapan GCG berlaku bagi seluruh karyawan, mulai dari tingkat dasar hingga manajerial. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menyampaikan nilai-nilai serta kebijakan perusahaan secara menyeluruh kepada seluruh insan Astra Agro.

“Dalam mewujudkan hal tersebut, Perseroan memprioritaskan implementasi dan pengembangan GCG sehingga selaras dengan dinamika perubahan namun tetap relevan dengan operasional bisnis,” imbuhnya.

Penerapan prinsip GCG ini menjadi landasan penting dalam melindungi para pemangku kepentingan, sesuai dengan anggaran dasar, prinsip tata kelola, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/21/komit-dan-konsisten-terapkan-gcg-astra-agro-kembali-raih-penghargaan/feed/ 0 21483
Dedikasi pada Keberlanjutan, Astra Agro Sabet ESG Awards 2025 dari Katadata https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/12/dedikasi-pada-keberlanjutan-astra-agro-sabet-esg-awards-2025-dari-katadata/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/12/dedikasi-pada-keberlanjutan-astra-agro-sabet-esg-awards-2025-dari-katadata/#respond Fri, 12 Sep 2025 08:17:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=21094 Jakarta, 11 September 2025 — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan meraih penghargaan bergengsi Katadata ESG Awards 2025 untuk sektor Perkebunan dengan kategori Pemenang Pilar Sosial. Penghargaan ini menjadi bukti nyata Astra Agro dalam memberikan kontribusi kepada komunitas-komunitas lokal sekitar area operasional.

CEO dan Co-Founder Katadata Metta Dharmasaputra mengatakan Katadata ESG Awards merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan pemimpin yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menjalankan bisnisnya. Sebagai informasi, penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) bertema “Green for Resilience”.

“Penghargaan Katadata ESG Awards ini didasarkan pada Katadata ESG Index yang telah disusun sejak 2022,” kata Metta dalam malam Awarding SAFE 2025, Rabu (10/9). Dia juga mengatakan bahwa tahun ini Katadata ESG Award juga diperkuat oleh satu pilar baru, yaitu pilar gender yang dinilai melalui metodologi independen bersama Katadata Insights Center, IBCWi, dan Investing in Women.

“Kategori ini ada 8 sektor industri mencakup perbankan, pertambangan, perkebunan, makanan dan minuman, transportasi dan logistik, kimia, energi, dan perhotelan,” kata Metta.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Morgiarso dalam pidatonya juga menambahkan pemerintah akan mendorong tiga sektor utama yang mejadi katalis pertumbuhan ekonomi, salah satunya adalah perkebunan. Oleh sebab itu, dengan adanya penghargaan pada sektor perkebunan, Susiwijono menjadi lebih lega dan percaya bahwa sektor andalan yakni perkebunan telah menerapkan praktik keberlanjutan dan memperhatikan aspek ESG.

“Bagi teman-teman para perusahaan penerima penghargaan, kami menyampaikan selamat dengan penghargaan ini mudah-mudahan semakin mendorong teman-teman semuanya untuk bisa lebih menerapkan aspek-aspek yang terkait dengan environment green economy social dan juga governance atau tata kelola yang baik.” jelasnya.

Sementara itu, Vice President Sustainability Astra Agro Susila Darma Wati mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan terhadap komitmen Perseroan untuk ikut mendorong kesejahteraan bangsa. Astra Agro, lanjutnya, memiliki 12 inisiatif yang terangkum dalam Sustainability Aspirations dengan beberapa target yang harus dicapai pada tahun 2030 mendatang.

Adapun dalam mencapai target-target tersebut, Astra Agro menjalankan Triple-P Roadmap strategy yang mengintegrasikan portfolio, people, dan public contribution, serta Good Corporate Governance (GCG) sebagai key enabler dalam mengimplementasikan komitmen perusahaan dalam mencapai target keberlanjutan.

Sepanjang tahun 2024 Astra Agro terus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat melalui empat pilar keberlanjutan. Pada pilar ekonomi, perusahaan bermitra dengan 583 mitra dan 44.500 petani pemasok, menghasilkan produksi 2,9 juta ton TBS. Sementara itu, pada pilar lingkungan hidup, Astra Agro menginisiasi kampanye Semangat Kurangi Plastik (Semangkup) dan penyediaan akses air bersih, guna mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Di bidang sosial, Astra Agro juga fokus pada pendidikan dan kesehatan. Melalui program P2KPA, perusahaan telah menjangkau 194 sekolah, 2.539 guru, dan 49.251 siswa, sekaligus mendorong sekolah dampingan meraih predikat Sekolah Ramah Anak (SRA). Begitu pun pada pilar kesehatan, Astra Agro menyalurkan PMT dan vitamin untuk 3.342 ibu hamil serta 18.570 bayi dan balita, serta mendampingi 2.080 kader posyandu untuk meningkatkan kompetensi pelayanan kesehatan di desa binaan.

Susila menambahkan Astra Agro terus memperkuat aspek keberlanjutan sekaligus menjaga keseimbangan bisnis. Menurutnya program Sustainability Aspirations merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi yang nyata di seputar area-area operasional bisnis berjalan serta memberikan dampak positif pada sosial dan lingkungan melalui tata kelola bisnis yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Susila menjelaskan bahwa ESG bukan sekadar konsep, melainkan parameter nyata yang memandu perusahaan dalam mengambil keputusan strategis.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus melangkah maju dalam mewujudkan industri kelapa sawit yang berkelanjutan. Penerapan prinsip ESG bukan hanya kewajiban, tetapi menjadi fondasi dalam setiap langkah bisnis Astra Agro,” pungkas Susila.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/09/12/dedikasi-pada-keberlanjutan-astra-agro-sabet-esg-awards-2025-dari-katadata/feed/ 0 21094
Astra Agro Rilis Varietas Unggul Baru yang Tahan Ganoderma https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/28/astra-agro-rilis-varietas-unggul-baru-yang-tahan-ganoderma/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/28/astra-agro-rilis-varietas-unggul-baru-yang-tahan-ganoderma/#respond Wed, 28 May 2025 02:52:07 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=20427 JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) merilis tiga varietas bibit unggul sawit terbaru yang tahan terhadap penyakit Ganoderma. Hal ini menambah bibit yang dimiliki oleh emiten berkode AALI tersebut menjadi 6 jenis.

Sebelumnya pada 2020 Astra Agro telah berhasil menciptakan tiga varietas andalan untuk mendukung daya saing dan produktivitas kebun sawit yang diberi nama AAL Lestari, AAL Sejahtera, dan AAL Nirmala. Lima tahun berselang Astra Agro kembali melepas bibit-bibit unggul dengan berbagai pembaruan serta keunggulan bernama DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG.

Tiga varietas baru ini dirilis setelah dinyatakan lulus Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan oleh Direkorat Jenderal Perkebunan di Bogor, Kamis 16 Mei 2025. Keunggulan paling utama dari ketiga varietas teranyar ini adalah moderat resisten atau tahan terhadap penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh cendawan Ganoderma. Penyakit ini merupakan musuh bagi para pelaku industri sawit termasuk para petani karena sulit ditangani bila sudah terinfeksi.

Ganoderma menyebabkan pelapukan pada bagian dalam pohon hingga membuat tanaman mati secara perlahan. Hal ini dapat menjadi kendala produktivitas perkebunan sawit secara nasional. Direktur Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian Ebi Rulianti mengatakan tiga benih baru ini merupakan terobosan dan inovasi yang sangat baik.

“Varietas kelapa sawit DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG, layak untuk dilepas atau lulus karena kami nilai menjadi solusi dalam penanganan penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma boninense,” ungkap Ebi Rulianti, Direktur Perbenihan Perkebunan.

Menurutnya, Astra Agro memiliki tim pengembangan dan penilitian yang mumpuni karena berhasil merilis benih baru dalam waktu yang lebih singkat. Padahal biasanya pelepasan varietas baru kelapa sawit dengan moderat resisten Ganoderma membutuhkan waktu sekitar 15 sampai dengan 20 tahun.

Astra Agro yang masuk dalam Konsorsium Genom Sawit Indonesia (KGSI) telah ikut berkontribusi dalam melawan penyakit tanaman tersebut. Ebi menambahkan selain resisten terhadap Ganoderma, ketiga varietas yang sudah dilepas ini memiliki keunggulan produksi tinggi dan tidak menghasilkan buah kempet.

“Di Indonesia sudah dapat dipastikan tidak ada lahan atau tanah yang bebas dari Ganoderma, sehingga adanya varietas baru yang dirilis oleh Astra Agro, harapannya perusahaan dan petani mampu memperoleh produksi yang optimal, selamat dan sukses untuk Astra Agro,” jelas Ebi.

Sementara itu, Senior Vice President Research and Development Astra Agro Lestari Cahyo Wibowo menyebutkan bahwa penyakit busuk pangkal batang ini telah berkembang cukup pesat di Indonesia seperti di Sulawesi Barat dan Sumatera.

“Salah satu upaya kami dalam menangani penyakit ini yaitu dengan meneliti dan mengembangkan bibit unggul moderat tahan Ganoderma serta kultur teknis yang baik dan mampu menghasilkan produksi yang tinggi,” ujarnya.

Sebagai pemegang gelar Doktoral, Cahyo mengungkapkan bila penyakit ini mampu membunuh tanaman kelapa sawit dengan relatif cepat sehingga total populasi tanaman per hektar (SPH) akan turun drastis dan mengakibatkan penurunan produksi TBS yang signifikan. Hal tersebut yang mendasari tim Research and Development (R&D) Astra Agro menganggap perlu memperbaharui varietas unggul sebelumnya dengan menambahkan keunggulan yakni tahan terhadap Ganoderma.

Keunggulan lainnya yang tidak kalah penting adalah mencegah masalah partenokarpi atau kerap disebut dengan buah kempet. Cahyo menyebutkan bahwa tiga varietas terbaru ini tidak akan menghasilkan buah kempet, sehingga berpengaruh positif terhadap produktivitas yang dihasilkan.

Demikian pula dengan sex ratio atau perbandingan bunga betina dengan total bunga yang ada. Sex ratio pada varietas terbaru ini cukup seimbang yakni sekitar 75% – 88% hal ini mampu mendukung penyerbukan secara alamiah di lapangan tanpa bantuan secara manual.

Meskipun memiliki keunggulan yang baru, tiga varietas ini tetap memiliki keunggulan-keunggulan pada varietas sebelumnya seperti produksi tandan buah segar (TBS) dan kandungan minyak yang lebih banyak.

Cahyo mengungkapkan dengan dirilisnya tiga varietas baru ini, Astra Agro berharap dapat segera mengaplikasikan bibit-bibit ini di kebun operasional Astra Agro khususnya di wilayah endemik busuk pangkal batang sehingga potensi kehilangan produksi akibat serangan penyakit ini dapat diminimalisir.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/05/28/astra-agro-rilis-varietas-unggul-baru-yang-tahan-ganoderma/feed/ 0 20427
Astra Agro Bersiap Bagi-Bagi Dividen serta Tegaskan Komitmen Keberlanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2025/04/29/rilis-pubex-aal-2025-astra-agro-bersiap-bagi-bagi-dividen-serta-tegaskan-komitmen-keberlanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2025/04/29/rilis-pubex-aal-2025-astra-agro-bersiap-bagi-bagi-dividen-serta-tegaskan-komitmen-keberlanjutan/#respond Tue, 29 Apr 2025 02:35:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=19999 JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk atau (Astra Agro) mencatatkan kinerja positif selama tahun 2024 sehingga mampu melakukan pembagian dividen yang maksimal ke seluruh pemegang saham. Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia tahun 1997 tersebut juga kembali menegaskan konsistensi dalam penerapan tata kelola berkelanjutan dalam menjalankan bisnisnya di tahun 2025 dalam misinya yang bertema Reinforcing Sustainability.

Hal tersebut diungkapkan dalam Public Expose (Pubex) tahunan yang digelar usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra pada Senin (28/4/2024). Atas kinerja Perseroan yang solid, dalam RUPST tersebut para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp1,1 triliun. Selain itu disetujui pula pembagian dividen sebesar Rp515,8 miliar atau setara dengan Rp268 per lembar saham. Pada tanggal 24 Oktober 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran dividen interim sebesar Rp161,7 miliar yang setara dengan Rp84 per lembar saham. Sisanya sebesar Rp354,1 miliar atau setara dengan Rp184 per lembar saham akan dibayarkan pada tanggal 28 Mei 2025 pada pemegang saham.

“Kenaikan harga telah mendorong revenue kami naik 5% yoy menjadi Rp21,82 triliun dengan laba bersih Perseroan meningkat 9% dari Rp1,06 triliun menjadi Rp1,15 triliun pada tahun 2024. Selain itu, strategi melakukan efisiensi biaya, peningkatan keunggulan operasional, dan inovasi dalam proses produksi yang dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari pembenahan berkelanjutan telah membuat Perseroan mampu memetik hasil yang lebih maksimal,” ungkap Direktur Perseroan, Tingning Sukowignjo.

Sebagai informasi, harga rata-rata CPO di pasar Rotterdam mengalami peningkatan sebesar 12% dari US$964/ton pada tahun 2023 menjadi US$1.084/ton sepanjang tahun 2024. Peningkatan harga global berdampak positif bagi harga rata-rata CPO perusahaan yang ikut meningkat sebesar 15,6% di tahun 2024 menjadi Rp12.883/kg dari Rp11.142/kg pada tahun 2023. Di sisi lain, harga rata-rata minyak kedelai (soy oil) mengalami penurunan pada tahun lalu, karena jumlah produksi yang naik bila dibandingkan minyak nabati lainnya sehingga menciptakan pasar minyak nabati global menjadi lebih kompetitif.

Sepanjang tahun 2024, penjualan Astra Agro sebesar 69% ditujukan dari pasar domestik. Hal tersebut sejalan dengan komitmen untuk mensukseskan program pemerintah khususnya dalam memenuhi pasokan minyak sawit domestik melalui kebijakan Domestic Market Obligations (DMO). Sedangkan 31% penjualan Astra Agro untuk memenuhi kebutuhan global melalui pasar ekspor ke berbagai negara, diantaranya ke China, India, Korea Selatan, dan Pakistan.

Komitmen Inovasi dan Keberlanjutan Tata Kelola Perseroan

Ditengah berbagai tantangan operasional yang melanda industri kelapa sawit Indonesia termasuk Astra Agro, Perusahaan berkode AALI ini tetap fokus pada pengembangan Research and Development (R&D) untuk menciptakan penemuan-penemuan baru yang dapat mendorong kinerja operasional yang berkelanjutan di masa yang akan datang. Upaya tersebut sejalan dengan pula dengan inisiatif keberlanjutan yang tertuang dalam strategi perusahaan yakni Astra Agro Sustainability Aspirations 2030 yang berfokus pada upaya-upaya dalam mengurangi efek Gas Rumah Kaca (GRK), Keberagaman dan lingkungan yang inklusi serta memastikan jalannya Perseroan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat sekitar area operasional perseroan dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

Pada tahun 2024, Perseroan kembali menciptakan lompatan besar dengan membangun fasilitas methane capture. Saat ini, Perseroan telah memiliki dua unit methane capture di Provinsi Riau yang bertujuan untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sekaligus memberikan efisiensi energi dalam bentuk Energi Baru Terbarukan (EBT). Inisiatif Perseroan ini sesuai dengan strategi portfolio roadmap Astra Agro Sustainability Aspirations 2030.

“Methane capture ini mampu mereduksi emisi gas methane yang berasal dari Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi nol. Perseroan juga memaksimalkan aktivitas Warehouse Management System (WMS). Adapun, Perseroan telah mampu mereduksi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 126,33 kiloton CO2.” Ungkap Presiden Direktur Astra Agro Djap Tet Fa.

Djap Tet Fa menambahkan Perseroan telah melaksanakan program replanting seluas 5.052 hektar atau naik 7% yoy pada tahun 2024. Proses peremajaan kebun menggunakan bibit unggul yang dikembangkan oleh tim R&D milik perusahaan. Program ini, lanjutnya, menjadi penting sebagai upaya intensifikasi lahan tanpa mengabaikan keseimbangan ekosistem.

Inovasi dan penerapan teknologi selalu juga diterapkan dalam proses bisnis untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Area operasional milik Astra Agro telah memanfaatkan teknologi Drone Monitoring System (DMS) untuk memonitor kinerja operasional didukung dengan sebuah ruangan atau control room yang menghimpun semua data pemantauan sehingga memudahkan management dalam mengakses pemantauan keadaan lapangan secara real time.

Perubahan Jajaran Direksi dan Komisaris Astra Agro

Dalam mata acara rapat ketiga RUPST 2025, para Pemegang Saham menyetujui agenda perubahan susunan Anggota Direksi Perseroan. Yaitu, Bapak Santosa menggantikan Bapak Chiew Sin Cheok selaku Presiden Komisaris Perseroan.

Pada pembaharuan komposisi anggota Direksi Perseroan, Bapak Djap Tet Fa menggantikan Bapak Santosa selaku Presiden Direktur Perseroan, sementara itu Ibu Veronica Lusi Herdiyanti ditunjuk untuk menggantikan Bapak Djap Tet Fa selaku Direksi Perseroan. Lalu, Bapak Bandung Sahari menggantikan Bapak M. Hadi Sugeng Wahyudiono selaku Direksi Perseroan yang memasuki masa pensiun.

Pada RUPST tahun ini, Astra Agro mengumumkan perubahan susunan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:

Presiden Komisaris : Santosa
Komisaris : Johannes Loman
Komisaris : Aridono Sukmanto
Komisaris : Ratna Wardhani
Presiden Direktur : Djap Tet Fa
Direktur : Tingning Sukowignjo
Direktur : Widayanto
Direktur : Eko Prasetyo
Direktur : Arief Catur Irawan
Direktur : Veronica Lusi Herdiyanti
Direktur : Bandung Sahari

Pada susunan baru direksi Astra Agro 2025, yakni dengan bertambahnya direksi perempuan ibu Veronica Lusi Herdiyanti semakin memperkuat komitmen Astra Agro dalam mengusung keberagaman dan inklusivitas. Berfokus pada gender sehingga Perseroan telah mendorong kinerja ke arah yang resilient di tengah volatilitas industri kelapa sawit.

Perseroan mendukung peran perempuan, termasuk membuka kesempatan bagi mereka untuk menjadi pemimpin, seperti diketahui Astra Agro berpegang teguh pada prinsip hak asasi manusia dan kesetaraan gender, dengan fokus utama pada perlindungan perempuan dan anak.

Presiden Direktur Astra Agro Djap Tet Fa mengatakan, akan berupaya menjaga kinerja Perseroan yang telah dibangun sejak lama. Selain itu, konsistensi Astra Agro dalam menjalankan komitmen keberlanjutan akan senantiasa dipelihara karena telah menjadi bagian dari Strategi Perseroan.

“Kami percaya bahwa penerapan Good Agricultural Practices (GAP) selalu bisa berjalan seiring dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Komitmen Astra Agro dalam mengedepankan kedua aspek tersebut kami yakini dapat meningkatkan kinerja Perusahaan di tahun-tahun mendatang, tentu saja didukung juga dengan riset dan inovasi yang terus dikembangkan,” ungkap Presiden Direktur Perseroan, Djap Tet Fa.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2025/04/29/rilis-pubex-aal-2025-astra-agro-bersiap-bagi-bagi-dividen-serta-tegaskan-komitmen-keberlanjutan/feed/ 0 19999
Dinilai Antikorupsi dan Junjung Tinggi Integritas, Astra Agro Raih Anugerah Tempo dan TII https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/11/dinilai-antikorupsi-dan-junjung-tinggi-integritas-astra-agro-raih-anugerah-tempo-dan-tii/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/11/dinilai-antikorupsi-dan-junjung-tinggi-integritas-astra-agro-raih-anugerah-tempo-dan-tii/#respond Wed, 11 Dec 2024 07:06:57 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=17310 Transparency International Indonesia (TII) bekerja sama dengan TEMPO Data Science menganugerahkan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sebagai emiten kelapa sawit dengan integritas tinggi.

Astra Agro Lestari menerima penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari dalam kategori Sapphire, pada Selasa (10/12) di Salihara Art Center. Kedua lembaga itu memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas upaya nyata perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan.

Penghargaan itu pun menegaskan keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip anti korupsi, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan keberlanjutan lingkungan ke dalam tata kelola perusahaan. Penilaian TII dan Tempo Data Science menjadi bukti bahwa perusahaan telah melaksanakan langkah-langkah strategis untuk mendukung prinsip-prinsip tersebut.

Presiden Direktur Astra Agro Lestari Santosa menyatakan program keberlanjutan telah menjadi inti dari visi Perusahaan yakni Sejahtera Bersama Bangsa. Sekaligus menjawab tanggung jawab secara global yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Komitmen ini terus kami wujudkan melalui sustainability action plan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Kami juga telah memiliki kebijakan keberlanjutan yang berfokus pada prinsip- prinsip seperti tidak melakukan deforestasi, konservasi pada lahan gambut, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia,” jelas Santosa.

Sementara itu, Direktur Astra Agro Lestari Widayanto menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi positif bagi setiap lapisan masyarakat dan lingkungan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah pondasi utama untuk pertumbuhan jangka panjang. Pengakuan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan memberikan dampak yang lebih besar bagi semua pemangku kepentingan,” ujar Widayanto.

Sejalan dengan itu, CEO Tempo Media Group, Arif Zulkifli mengungkapkan bahwa perusahaan yang mengutamakan integritas akan mampu mendorong keberlanjutan lingkungan dan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

“Kata integritas bukanlah sesuatu yang main-main. Integritas mencerminkan kejujuran, kewibawaan, kemampuan dalam menjaga prinsip dan etika dalam berbisnis. Praktik bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan kini menjadi aspek penting dalam dunia usaha,” ungkap Arif.

Keunggulan Astra Agro dalam tiga aspek utama menjadi alasan di balik pencapaian ini. Di bidang anti korupsi, perusahaan menerapkan kode etik yang tegas, memberikan pelatihan integritas kepada karyawan, dan selalu memberikan keterbukaan informasi baik kepada stakeholder maupun publik.

Dalam aspek hak asasi manusia, Astra Agro menjalankan program pemberdayaan masyarakat, melindungi hak-hak pekerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh karyawan. Sementara itu, di bidang lingkungan hidup, perusahaan konsisten menerapkan praktik agribisnis ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang baik, serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati di seluruh area operasionalnya.

Secretary General Transparacy International-Indonesia Danang Widoyoko mengatakan secara umum tujuan penghargaan ini digelar untuk mendorong integritas di sektor publik dan sektor swasta. Menurutnya isu-isu terkait keberlanjutan telah menjadi fokus seluruh lapisan, mulai dari pemerintah, pebisnis, hingga masyarakat.

Hal ini yang mendorong TII yang merupakan NGO antikorupsi kemudian bersama dengan Tempo untuk melakukan pengukuran ESG.

“Kami secara independent dan objektif menilai langsung jadi mohon maaf, kami masuk ke semua website dan cek satu-satu perusahaan, mulai dari laporan tahunannya, Sustainability Report, dari Code of Conduct dan semua dokumen yang ada di situs,” jelasnya.

Dengan penghargaan ini, PT Astra Agro Lestari semakin mempertegas posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/12/11/dinilai-antikorupsi-dan-junjung-tinggi-integritas-astra-agro-raih-anugerah-tempo-dan-tii/feed/ 0 17310
TANGGAPAN ASTRA AGRO ATAS LAPORAN FRIENDS OF EARTH DAN WALHI https://www.astra-agro.co.id/id/2024/06/25/tanggapan-astra-agro-atas-laporan-friends-of-earth-dan-walhi/ https://www.astra-agro.co.id/id/2024/06/25/tanggapan-astra-agro-atas-laporan-friends-of-earth-dan-walhi/#respond Tue, 25 Jun 2024 07:28:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=15818 Astra Agro secara aktif melakukan komunikasi terbuka yang transparan dalam menindaklanjuti laporan tersebut, baik pada website resmi perusahaan, mekanisme keluhan, email dan platform lainnya. Oleh karena itu, sangat mengherankan jika saat ini masih ada laporan tanpa konfirmasi terkait dengan dugaan deforestasi, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan perusakan lingkungan pada rantai pasok bisnis perusahaan yang dituduhkan kepada perusahaan.

Sesuai komitmen Perusahaan, Astra Agro secara terbuka menerima masukan, kritik dan saran yang diperlukan dalam menjalankan proses bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Astra Agro juga telah menyediakan mekanisme keluhan yang dapat diakses secara umum melalui website kami untuk melakukan konfirmasi langsung atas segala isu yang berkaitan dengan Perusahaan.

Sesuai dengan rekomendasi para pemangku kepentingan, Astra Agro telah menunjuk EcoNusantara (ENS), sebagai penilai independen yang memiliki kapabilitas dan objektivitas untuk melakukan peninjauan kembali terhadap segala tuduhan dan isu sebagaimana yang tertulis dalam laporan Friends of Earth (FoE) dan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) di September 2022. Dalam proses verifikasi tersebut ENS telah juga telah mengundang para pihak namun hanya WALHI yang tidak memenuhi konfirmasi kehadiran. Adapun hasil verifikasi EcoNusantara dapat diakses melalui link berikut [disini].

Tanpa memperdulikan hasil verifikasi Econusantara dan tanpa melakukan konfirmasi, pada Juni 2024 FOE dan WALHI kembali mempublikasikan kutipan laporan Yayasan Genesis Bengkulu yang tidak sesuai dengan data dan fakta di lapangan. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Yayasan Genesis Bengkulu mempublikasikan laporan yang telah direvisi pada Juni 2024. Terhadap laporan tersebut, Astra Agro telah memberikan tanggapan melalui website resmi kami yang dapat diakses melalui link berikut [disini].

Astra Agro konsisten dalam menegaskan bahwa:

  1. Astra Agro dan seluruh anak perusahaannya beroperasi sesuai hukum perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku di Indonesia.
  2. Astra Agro memiliki Kebijakan Keberlanjutan yang diimplementasikan secara resmi sejak tahun 2015, dan tidak pernah melakukan ekspansi atau pembukaan lahan baru sejak saat itu

Astra Agro mengidentifikasi keterbatasan sumber data yang digunakan, baik pada Laporan FoE dan WALHI juga pada Laporan Yayasan Genesis Bengkulu, yang menghasilkan informasi yang keliru dengan kondisi sebenarnya, antara lain:

  1. Yayasan Genesis Bengkulu hanya memanfaatkan Peta Atlas Nusantara dan peta bidang tanah dari Badan Pertanahan dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai sumber data penelitian deforestasi di kawasan hutan yang dituduhkan kepada Astra Agro.
  2. Yayasan Genesis Bengkulu juga menjelaskan bahwa data pemerintah mengenai Hak Guna Usaha (HGU) tidak bersifat publik.

Dua pernyataan di atas mengesankan bahwa Yayasan Genesis Bengkulu tidak menggunakan data HGU/izin lokasi anak perusahaan Astra Agro yang sah diberikan oleh pemerintah Indonesia. Data HGU menjadi bahan yang sangat mendasar untuk mengkaji tumpang tindih kawasan hutan dengan HGU/izin usaha perkebunan kelapa sawit. Tanpa data HGU/izin lokasi yang terverifikasi, hasil kajian bisa menyesatkan.

Adapun indikasi penggunaan data yang menimbulkan kesimpulan yang menyesatkan diuraikan sebagai berikut

  1. Data referensi Yayasan Genesis Bengkulu menunjukkan bahwa batas areal perkebunan berbeda dengan bentuk HGU/izin lokasi anak perusahaan Astra Agro.
  2. Data referensi Yayasan Genesis Bengkulu menunjukkan bahwa areal perkebunan yang dianalisis berada pada dua kabupaten yang berbeda dari HGU/izin lokasi anak perusahaan Astra Agro.
  3. Data referensi Yayasan Genesis Bengkulu menunjukkan luas lahan perkebunan lebih besar dibandingkan HGU/izin lokasi anak perusahaan Astra Agro.

Tumpang Tindih Kawasan Hutan versus Perkebunan Kelapa Sawit Diduga Sebagai Deforestasi Astra Agro juga mengidentifikasi bahwa laporan Yayasan Genesis Bengkulu tidak mengkaji peraturan historis yang berkembang seiring berjalannya waktu, terutama mengenai tata ruang nasional dan implikasinya terhadap tumpang tindih antara HGU dan Kawasan Hutan. HGU merupakan produk hukum. Kasus tumpang tindih antara HGU dan Kawasan Hutan yang dimaknai sebagai bentuk deforestasi dalam Laporan Studi Yayasan Genesis Bengkulu dapat memberikan

persepsi yang menyesatkan kepada masyarakat. Permasalahan tumpang tindih kawasan hutan dan HGU/izin perkebunan kelapa sawit telah diatur dalam UUCK (UU Cipta Kerja).

Perlu dicatat bahwa perubahan peraturan selalu terjadi seiring berjalannya waktu. Pada beberapa kasus di Indonesia, dalam menjalankan program penataan ruang daerah, pemerintah berkali-kali melakukan revisi peraturan terkait penataan ruang seperti yang dapat di lihat pada laporan tanggapan kami yang dapat diakses melalui link berikut [disini].

Berdasarkan peraturan sebagaimana tercantum dalam laporan tanggapan kami, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup telah melakukan penunjukan kembali kawasan hutan secara bertahap, sehingga banyak terjadi kasus pengembalian sebagian kawasan HGU menjadi kawasan hutan, padahal HGU tersebut sudah diperoleh jauh sebelumnya. Surat Keputusan Penetapan Kawasan Hutan diterbitkan. Data HGU Astra Agro versus peruntukan kawasan hutan dapat dilihat pada laporan tanggapan yang dapat diakses melalui link berikut [disini].

Kegiatan penanaman kembali (replanting) disalah artikan sebagai deforestasi

Yayasan Genesis Bengkulu melaporkan deforestasi di dalam kawasan hutan di 15 konsesi anak perusahaan Astra Agro antara tahun 2015 dan 2023. Laporan ini dapat dipastikan sangat tidak akurat. Sejak Kebijakan Keberlanjutan ditetapkan pada tahun 2015, Astra Agro tidak pernah membuka lahan apa pun untuk pembangunan baru.

Dalam memulai pembangunan kebun, perusahaan telah melaksanakan seluruh proses sesuai peraturan perundang-undangan termasuk dalam pelaksanaan pembebasan lahan yang melibatkan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi hingga mendapatkan kesepakatan bersama yang dalam terminologi saat ini dikenal dengan FPIC.

Untuk informasi lebih lanjut :

Fenny A. Sofyan

Vice President of Investor Relations & Public Affairs

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2024/06/25/tanggapan-astra-agro-atas-laporan-friends-of-earth-dan-walhi/feed/ 0 15818
Astra Agro Publikasi Laporan Independen Pihak Ketiga Sebagai Respon dari Tuduhan Masyarakat Sipil https://www.astra-agro.co.id/id/2023/11/27/astra-agro-publikasi-laporan-indepen-pihak-ketiga-sebagai-respon-dari-tuduhan-masyarakat-sipil/ https://www.astra-agro.co.id/id/2023/11/27/astra-agro-publikasi-laporan-indepen-pihak-ketiga-sebagai-respon-dari-tuduhan-masyarakat-sipil/#respond Mon, 27 Nov 2023 09:59:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=13682 Astra Agro (AALI), yang merupakan anak perusahaan Astra International, telah mempublikasikan laporan lengkap dari pihak ketiga yang independen untuk menanggapi tuduhan dari masyarakat sipil terkait dengan tiga anak perusahaan yang mengoperasikan perkebunan di Sulawesi.

Keluhan-keluhan tersebut berkaitan dengan laporan awal yang diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) koalisi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Friends of the Earth (FoE) pada tahun 2022. Pada bulan Maret 2023, AALI menunjuk EcoNusantara (ENS) untuk melakukan tinjauan menyeluruh dan independen. Selama proses berlangsung, pengumpulan data dan fakta di lapangan dapat diakses oleh para pemangku kepentingan melalui pembaruan dua mingguan yang dipublikasikan di situs website perusahaan (Tautan halaman pernyataan).

AALI menghargai upaya ENS dalam mengumpulkan data dan fakta di lapangan selama delapan bulan. AALI juga memahami bahwa kegiatan tersebut meliputi proses yang kompleks dan penuh dengan tantangan. Laporan ini menyoroti kompleksitas penguasaan lahan yang tidak hanya melibatkan interaksi antara perusahaan dan masyarakat, tetapi juga antarmasyarakat. Rincian dari laporan komprehensif tersebut dapat diakses melalui situs website perusahaan (Klik tautan laporan ENS di sini).

Selama masa investigasi, ENS dan AALI menegaskan keterbukaan terhadap partisipasi semua pemangku kepentingan, dan secara khusus akan menerima bukti tambahan yang berkaitan dengan keluhan dan klaim dari masyarakat, individu, dan masyarakat sipil.

Chief Executive Officer (CEO) ENS, Zulfahmi mengungkapkan dalam melakukan penilaian independen yang kompleks seperti ini, pihaknya selalu mendorong para pemangku kepentingan termasuk masyarakat sipil untuk bekerja sama secara transparan dalam mendapatkan fakta-fakta yang sebenarnya di lapangan. Meskipun begitu, ENS menghormati keputusan masing-masing pihak selama proses verifikasi. Zulfahmi menegaskan bahwa secara konsisten pintu ENS – dan pintu AALI – tetap terbuka untuk bukti-bukti yang ada. ENS percaya bahwa maju bersama dalam menyelesaikan masalah di lapangan merupakan hal utama yang perlu dilakukan para pemangku kepentingan.

“Kami juga menyadari bahwa tidak ada laporan yang dapat memuaskan semua pihak. Namun sekali lagi, kami yakin bahwa AALI tetap terbuka untuk melihat informasi dan bukti-bukti yang jelas yang dimiliki oleh para pemangku kepentingan, dan berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dalam menyelesaikan masalah yang timbul,” tutur Zulfahmi.

Sementara itu CEO AALI, Santosa mengatakan bahwa AALI melihat hasil dari verifikasi ENS merupakan langkah maju yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan karena menyediakan penilaian yang komprehensif untuk menanggapi tuduhan tersebut. AALI percaya bahwa laporan ini akan dapat memberikan gambaran bagi para pemangku kepentingan untuk lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Lebih lanjut, Santosa menjelaskan bahwa AALI saat ini memfokuskan upaya dan waktunya untuk mengasimilasi dan menyampaikan usulan Rencana Aksi untuk mengimplementasikan rekomendasi yang terdapat dalam laporan tersebut.

“Kami mengundang dan mendorong pihak-pihak yang tertarik atau peduli terhadap penyelesaian masalah atau ingin membantu masyarakat untuk menjadi bagian dari proses ini. Untuk terus memberikan informasi terbaru kepada para pemangku kepentingan mengenai kegiatan yang sedang berlangsung, kami bermaksud untuk terus mempublikasikan informasi terbaru mengenai proses ini secara berkala,” tutup Santosa. (*)

Untuk informasi lebih lanjut :

Fenny Sofyan (AALI), email : fasofyan@astra-agro.co.id

Zulfahmi (ENS), email : zulfahmi@econusantara.org

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2023/11/27/astra-agro-publikasi-laporan-indepen-pihak-ketiga-sebagai-respon-dari-tuduhan-masyarakat-sipil/feed/ 0 13682
SMP Astra Agro Lestari Dianugerahi Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2022 https://www.astra-agro.co.id/id/2022/12/02/smp-astra-agro-lestari-dianugerahi-penghargaan-sekolah-adiwiyata-mandiri-tahun-2022/ https://www.astra-agro.co.id/id/2022/12/02/smp-astra-agro-lestari-dianugerahi-penghargaan-sekolah-adiwiyata-mandiri-tahun-2022/#respond Fri, 02 Dec 2022 07:16:50 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=11068 Jakarta – SMP Astra Agro Lestari (Astra) Sekolah Binaan PT Astra Agro Lestari Tbk dianugerahi penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2022 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi pada Kamis (1/12).

Sekolah yang berlokasi di Desa Pandusenjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah tersebut memperoleh penghargaan berkat komitmennya menciptakan sekolah yang ramah lingkungan dan inovasi pemanfaatan pengolahan limbah sawit.

Penyerahan penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2022 yang dilaksanakan di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti tersebut di gelar secara hybrid.

Dari total 1,167 Sekolah di Indonesia yang turut dalam ajang Adiwiyata Nasional Tahun 2022, ditetapkan 94 Sekolah meraih Adiwiyata Mandiri Tahun 2022 dan 305 Sekolah meraih Adiwiyata Nasional Tahun 2022

Dalam sambutannya, Dr Iwan Syahril, Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi menyatakan sekolah harus mampu bersama-sama bergotong-royong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Selamat kepada sekolah dan dinas terkait atas penghargaan yang didapatkan. Jangan mudah puas dengan apa yang diperoleh. Mempertahankan lebih berat dari pada mendapatkan,” ujar Dr Iwan Syahril, Ph.D.

Adapun indikator penilaian penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2022 yaitu penerapan perilaku peduli ramah lingkungan, menciptakan lingkungan sekolah sebagai sarana belajar, penghematan energi, merawat dan melestarikan tanaman endemik, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan ramah lingkungan.

Sementara itu, Ahmad Rofik, Kepala Sekolah SMP Astra yang mewakili perusahaan menerima penghargaan menuturkan penghargaan Adiwiyata Nasional ini berkat komitmen dan konsistensi pihak sekolah dalam menerapkan sekolah yang ramah lingkungan.

“Perjuangan dan kekompakan tim dalam menjaga konsistensi penerapan perilaku ramah lingkungan di sekolah membuahkan hasil,” ungkap Rofik.

Menurutnya, hal ini juga tidak terlepas dari peran Yayasan Astra Agro Lestari yang memberikan dukungan penuh terhadap program pengimbasan Sekolah Adiwiyata di Sekolah Desa Ring 1 Perusahaan.

Lebih jauh, Rofik mengatakan selain komitmen penerapan perilaku ramah lingkungan, pihaknya juga melakukan inovasi pemanfaatan pengolahan limbah sawit berupa biobaterai, briket, dan biopolybag. Ketiganya merupakan kreasi siswanya dalam mengamati permasalahan dan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar sekolah.

“Melalui pengamatan lingkungan sekitar, kami menggali potensi yang ada di lingkungan sekolah,” tegas Rofik.

Rofik menjelaskan inovasi biobaterai merupakan inovasi siswa SMP Astra Agro Lestari dalam memanfaatkan limbah baterai yang habis dipakai. Dalam hal ini, siswa sudah mampu membaca permasalahan lingkungan dan berupaya mencari solusinya melalui inovasi biobaterai.

Begitu pula inovasi briket dari cangkang sawit, siswa yang melihat limbah dari kelapa sawit menyadari bahwa cangkang sawit ternyata masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak.

Sedangkan inovasi lainnya, yaitu biopolybag dengan bahan baku daun kelapa sawit memiliki manfaat sebagai media menyemai benih berbahan baku organik yang ramah lingkungan karena bahannya mudah terurai atau biodegradable sehingga tidak mengotori tanah.

Rofik berharap penghargaan Adiwiyata Mandiri 2022 ini bisa menjadi motivasi SMP Astra dalam menciptakan lingkungan dan budaya sekolah yang konsisten mendukung terciptanya pusat penelitian ilmiah bagi siswa agar menjadi inspirasi positif bagi sekolah-sekolah lain di Kotawaringin Barat. (*)

Ahmad Rofik, Kepala Sekolah SMP Astra Agro Lestari saat menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2022
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2022/12/02/smp-astra-agro-lestari-dianugerahi-penghargaan-sekolah-adiwiyata-mandiri-tahun-2022/feed/ 0 11068
Astra Agro dan Pertamina Sepakati Kerja Sama Proyek Penurunan Emisi https://www.astra-agro.co.id/id/2022/09/01/astra-agro-dan-pertamina-sepakati-kerja-sama-proyek-penurunan-emisi/ https://www.astra-agro.co.id/id/2022/09/01/astra-agro-dan-pertamina-sepakati-kerja-sama-proyek-penurunan-emisi/#respond Thu, 01 Sep 2022 06:52:37 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=10429 Jakarta, 1 September 2022: Astra Agro Lestari semakin menunjukkan komitmennya untuk menerapkan prinsip-prinsip sustainability. Pada acara G20 Parallel Event yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, 30 Agustus lalu, perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Astra ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pertamina.

“Astra Agro memiliki komitmen untuk mendukung program pencegahan perubahan iklim dan dekarbonisasi Pemerintah Indonesia agar mencapai target pengurangan emisi sesuai dengan Nationally Determined Contribution (NDC) pemerintah Indonesia,” ujar Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, M. Hadi Sugeng, usai menandatangani nota kesepahaman.

Seperti diketahui, program sustainability Astra Agro, menurut Hadi, salah satunya adalah berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai upaya untuk pengurangan Emisi Green House Gas (GHG) dalam proses bisnisnya.

Untuk mencapai target dekarbonisasi yang telah ditetapkan, Astra Agro Lestari bersama Pertamina bekerjasama untuk pengembangan proyek rendah emisi dengan utilisasi limbah kelapa sawit (empty fruit bunch dan palm oil mill effluent) untuk menjadi produk Bioethanol dan Biomethane yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti (substitusi) bahan bakar fosil dan mendukung kemandirian energi nasional

“Kami berharap dengan MoU ini dapat memberikan hasil kajian dan studi yang komprehensif terkait proyek pengembangan Bioethanol dari empty fruit bunch (EFB) kelapa sawit dan Biomethane dari palm oil mill effluent,” kata M. Hadi Sugeng. Hal tersebut, menurutnya, menjadi pondasi potensi kerjasama bisnis dalam pengembangan renewable energy di masa depan yang secara langsung dapat mendukung upaya dekarbonisasi Astra Agro Lestari serta mendukung kemandirian energi nasional.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2022/09/01/astra-agro-dan-pertamina-sepakati-kerja-sama-proyek-penurunan-emisi/feed/ 0 10429
Astra Agro Raih Nusantara CSR Award 2021 https://www.astra-agro.co.id/id/2021/09/16/astra-agro-raih-nusantara-csr-award-2021/ https://www.astra-agro.co.id/id/2021/09/16/astra-agro-raih-nusantara-csr-award-2021/#respond Thu, 16 Sep 2021 01:15:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=8955 Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali mendapatkan penghargaan berkat program-program corporate social responsibility (CSR) yang dijalankannya. Pada event Nusantara CSR Award 2021 yang digelar secara hybrid pada Rabu (15/9), perusahaan perkebunan kelapa sawit ini meraih penghargaan sebagai perusahaan yang berhasil menjalankan Penanggulangan Dampak Covid-19.

Di acara bertema “Merdeka dari Covid-19 dengan Kolaborasi” tersebut Astra Agro memperoleh penghargaan dalam empat kategori yang berbeda yaitu Peningkatan Mutu Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi Komunitas, Peningkatan Mutu Kesehatan, dan Pelibatan Komunitas dalam Menangani Sampah.

“Terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah berperan penting dalam menanggulangi Covid-19 bersama masyarakat,” ungkap La Taofi selaku Chairman The La Tofi School of CSR sekaligus tim penilai Nusantara CSR Award 2021 dalam sambutanya.

Menurutnya, kontribusi perusahaan dalam membantu memitigasi penanggulangan covid ini sangat luar biasa hasil maupun dampaknya. Selain itu, progam-program yang dijalankan oleh perusahaan ini juga turut melahirkan inovasi baru di tengah pandemi Covid-19.

Astra Agro memang memegang teguh pelaksanaan program CSR melalui empat pilar yakni ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Program-program tersebut kini dijalankan melalui kegiatan dengan tema-tema; Astra Kreatif (bidang pengembangan ekonomi masyarakat), Astra Sehat (bidang pengembangan kesehatan masyarakat), Astra Cerdas (bidang pengembangan pendidikan masyarakat), dan Astra Hijau (bidang pengembangan lingkungan). Semua diharapkan dapat menyeimbangkan nilai ekonomi dan nilai sosial secara bersamaan dengan tujuan dapat memberikan solusi terhadap persoalan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kriteria penilaian Nusantara CSR Award 2021 didasarkan pada program-program yang berdampak positif yang mengacu pada kesuksesan program dalam membantu mengatasi masalah sesuai dengan kebutuhan sosial, inovasi, serta mudah untuk diterapkan bagi masyarakat.

Adapun tim penilai dalam event ini dilakukan oleh La Tofi, Chairman The School of CSR, Prof Ibnu Hamad, Guru Besar Komunikasi Universitas Indonesia, Jo Kumala Dewi, Direktur Kemitraan Lingkungan Kementerian KLHK, Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah KADIN, dan Agus Suharyono, Asdep Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi.

“Terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Astra Agro. Semoga penghargaan ini lebih memotivasi Astra Agro untuk meningkatkan kinerja program pemberdayaan masyarakat,” ungkap Fajar Santoso Social Engagement, PT Astra Agro Lestari Tbk yang mewakili Astra Agro menerima penghargaan tersebut secara virtual.

Menurut Fajar, pelaksanaan program CSR ini sejalan dengan misi perusahaan yaitu menjadi panutan dan berkontribusi untuk pembangunan serta kesejahteraan bangsa.

“Melalui empat program pilar CSR, meski dalam masa pandemi Astra Agro tetap konsisten melaksanakan kegiatan CSR,” ujarnya sambil menegaskan semakin pentingnya kegiatan-kegiatan CSR untuk membantu masyarakat menekan angka penyebaran virus Covid-19.

“Program-program CSR yang kami laksanakan merupakan komitmen Astra Agro dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goal’s (SDG’s) di wilayah operasional,” tegasnya (*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2021/09/16/astra-agro-raih-nusantara-csr-award-2021/feed/ 0 8955